Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Alfamart (AMRT) Buka Suara Soal Wacana Pembatasan Minimarket

badge-check


					Gerai Alfamart Perbesar

Gerai Alfamart

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Emiten pengelola gerai Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) menyatakan tetap mengikuti kebijakan pemerintah terkait ekspansi minimarket, sembari menjaga prinsip pelayanan dan efisiensi.

Corporate Affairs Director Sumber Alfaria Trijaya Solihin menyampaikan selama pemerintah sudah mengeluarkan aturan resmi, maka pihaknya akan mengikuti ketentuan yang berlaku. Begitu pun sebaliknya, selama pemerintah masih mengizinkan, AMRT juga akan tetap ekspansi.

“Jadi kita perusahaan yang selalu taat terhadap aturan di satu daerah dimana kami mau ekspansi atau buka gerai,” kata dia saat dihubungi Kontan, Rabu (25/2/2026).

Solihin menjelaskan saat menggelar ekspansi, AMRT tidak fokus menyasar desa. Namun selama ada daerah atau wilayah yang belum dijamah maka AMRT akan masuk ke daerah yang potensial.

“Kami akan silahturahmi untuk memperkenalkan diri bahwa kami ingin melakukan ekspansi. Kalau diizinkan lingkungan sekitar dan pemerintah, kami akan buka,” ucap Solihin.

Solihin bilang AMRT akan tetap memegang prinsip bisnis ritel, yang pada hakitatnya ada dua, yakni pelayanan dan efisiensi. Bagaimana memberikan pelayanan yang disenangi oleh para konsumen.

“Dan bagaimana kami terus meningkatkan efisiensi, agar perusahaan tidak terbebani inefisiensi biaya dalam ukuran biaya yang tidak diperlukan. Itu saja prinsip bisnis ritel,” tuturnya.

Walaupun baru menggelar ekspansi ke Bangladesh, Solihin menegaskan pasar Indonesia masih punya potensi. Meski enggan menyebut secara rinci, Solihin bilang AMRT tengah menjajaki negara baru untuk perluasan bisnis.

Sebelumnya, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto telah menyampaikan bahwa, jika Kopdes Merah Putih sudah berjalan maka penyebaran bisnis minimarket harus disetop.

Dia bilang, minimarket sudah terlalu merajalela, dan bahkan bisa menjadi ancaman untuk Kopdes Merah Putih. Menurutnya, kekayaan dari pemilik minimarket sudah cukup besar karena dibiarkan merajalela selama ini. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ojol Minta Potongan Komisi 8% Diperluas ke Layanan Delivery

3 Juli 2026 - 18:44 WIB

Kadin Jatim: Perlu Pembahasan Komprehensif RPMK Tembakau

2 Juli 2026 - 19:55 WIB

Ditemukan Gudang Narkotika di Gresik Sindikat Internasional

2 Juli 2026 - 19:10 WIB

BPOM Temukan 12 Obat Bahan Alam Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat

1 Juli 2026 - 20:04 WIB

Pertamax Turbo Turun Harga Per 1 Juli 2026, Simak Daftar Harga

1 Juli 2026 - 19:41 WIB

Operasi Gabungan Satpol PP dan Bea Cukai Gresik Berhasil Amankan Ribuan Batang Rokok Ilegal

30 Juni 2026 - 22:33 WIB

Tarif Listrik Juli-Agustus-September Tak Naik

30 Juni 2026 - 21:23 WIB

Tumpeng Nasi Krawu KWG Berhasil Masuk Rekor Dunia

30 Juni 2026 - 06:05 WIB

Peternak Unjuk Rasa dan Bagi Telur Gratis di Gedung DPRD Jatim

29 Juni 2026 - 20:18 WIB

Trending di Nasional