Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Alasan Hotman Paris Sering Bahas Perselingkuhan yang Dianggap Tabu

badge-check


					Hotman Paris rajin edukasi, Dok:IG Pribadi Perbesar

Hotman Paris rajin edukasi, Dok:IG Pribadi

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Hotman Paris, pengacara kondang, merasa heran dengan reaksi masyarakat Indonesia yang mempertanyakan mengapa dirinya sering membahas perselingkuhan. Ia menilai banyak orang tidak menyadari bahwa persoalan tersebut adalah realita yang terjadi sehari-hari.

“Kalau masyarakat Indonesia, setiap Hotman membuat konten tentang kehamilan, tentang perselingkuhan, selalu sebagian menghujat katanya itu tidak boleh dibicarakan,” ujarnya.

Menurutnya, orang-orang yang menentang pembahasan tersebut hidup dalam kepura-puraan.

“Anda itu tidak hidup dalam dunia realita. Anda itu sebagian munafik. Apakah Anda tidak sadar di sekitar Anda itu terjadi di mana-mana?”

Baca juga: Percakapan Ridwan Kamil dan Lisa Mariana Bocor, Ada yang Janggal

Baca juga: Viral: Ridwan Kamil Sebut Lisa Sudah Hamil Duluan, Sebut Fitnah Bermotif Ekonomi

Hotman lantas memberikan contoh nyata.

“Anda tahu sekian ribu kamar apartemen di Jakarta ini ditinggali oleh pacar-pacar simpanan? Kamu tahu nggak itu?”

Ia juga menyoroti fenomena kumpul kebo yang menurutnya sangat umum terjadi. “Kamu tahu nggak begitu banyak tempat kosan yang juga ditinggali oleh pasangan kumpul kebo? Jadi itu adalah realita hidup.”

Hotman menegaskan bahwa masalah seperti ini bukan hanya terjadi di Indonesia, melainkan di seluruh dunia. Namun, ia mengkritik sikap masyarakat Indonesia yang cenderung menutup mata.

“Makanya ada yang hamil, ada yang seperti belakangan ini, sama suami orang, anaknya sudah tiga tahun. Ya, itu kenyataan di mana-mana.”

Baca juga: Suhu Ideal Kulkas dan Tidak Semua Bisa Disimpan di Kulkas, Contohnya Kentang

Baca juga: Ray Sahetapy Wafat Karena Stroke yang Bisa Dikenali dari Akronim BE FAST:

Fakta mengejutkan, Negara Sugar Daddy

“Tapi di Indonesia, Indonesia adalah negara tertinggi nomor dua sebagai negara sugar daddy. Jadi kalau Anda mengatakan itu tidak boleh dibahas, berarti Anda adalah manusia nyinyir, yang memang mungkin tidak mampu melaksanakan itu, tidak hidup dalam dunia realita, dan agak munafik.” jelas Hotman.

Hotman menantang mereka yang antipati terhadap pembahasannya. “Anda tahu ribuan apartemen ditinggali oleh cewek-cewek simpanan. Kamu bisa atasi juga itu? Jadi itu adalah masalah sosial yang harus dibahas.”

Pentingnya Pemahaman Hukum bagi Korban

Ia menjelaskan bahwa salah satu alasan ia sering membahas perselingkuhan adalah untuk memberikan edukasi hukum.

“Makanya saya sering membahas tentang mengecek DNA. Itu kan perlu aspek hukumnya, perlu pendidikan.”

“Bagaimana cewek itu bisa menuntut haknya? Apakah dia berhak menggugat perdata? Apakah berhak lapor polisi? Apakah dia berhak menuntut DNA? Itu adalah sesuatu pendidikan yang harus diberikan kepada masyarakat.”

Di akhir pernyataannya, ia tidak ragu menyindir para haters. “Ingat, orang nyinyir itu tidak pernah kaya,”

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tuntut Keadilan, 50 Perwakilan Karyawan PT SGS Unjuk Rasa di Disnaker Jombang

17 Juli 2026 - 21:12 WIB

Cinta Laura Beradegan Intim di Series WeTV ‘Sleeping With The Enemy’

17 Juli 2026 - 21:01 WIB

Wibisono: Patut Diduga Langgar Tiga UU Sekaligus, Uang Anggota Rp124 M Dibelikan Tanah oleh Pengurus KPRI Jombang

17 Juli 2026 - 15:05 WIB

Kosmak Ungkap Dugaan Gurita Bisnis Besar yang Libatkan Nama Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

17 Juli 2026 - 10:17 WIB

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Rasa Nano-nano Pacar Bek Argentina Berkebangsaan Inggris

16 Juli 2026 - 20:24 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

Trending di News