Menu

Mode Gelap

Headline

Impor Gula Ilegal, Kejaksaan Agung Sebut 9 Tersangka Plus Uang Sitaan Rp 565 Miliar

badge-check


					Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Abdul Qohar, menggelar konferensi memperlihatkan barang buykti uang kembalian dari para importer gula ilegal sebanyak Rp 565,3 miliar di kantor Kejaksaan Agung, Selasa 25 Februari 2025. Instagram@kejaksaan.ri Perbesar

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Abdul Qohar, menggelar konferensi memperlihatkan barang buykti uang kembalian dari para importer gula ilegal sebanyak Rp 565,3 miliar di kantor Kejaksaan Agung, Selasa 25 Februari 2025. [email protected]

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan konferensi pers pada Selasa, 25 Februari 2025, kantor Kejaksaan Agung, Jakarta,  untuk mengumumkan penyitaan uang sebesar Rp 565,3 miliar dalam kasus dugaan korupsi terkait importasi gula.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Abdul Qohar, menyampaikan bahwa uang tersebut merupakan pengembalian dari sembilan tersangka yang terlibat dalam kasus ini. Meskipun pengembalian dilakukan secara sukarela, proses hukum tetap akan dilanjutkan sesuai ketentuan yang berlaku

Uang tersebut disita sebagai barang bukti dan merupakan pengembalian yang dilakukan secara sukarela oleh para tersangka, yang merupakan petinggi perusahaan gula swasta.

Dari sembilan tersangka, dua di antaranya adalah mantan pejabat pemerintah, termasuk mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong. Mereka diduga terlibat dalam penerbitan izin impor gula yang tidak sesuai prosedur.

Inilah daftar sembilan perusahaan pelaku impor ilegal gula yang mengembalikan uang kerugian negara, Selasa, 25 Februari 2025. [email protected]

Berdasarkan audit oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), total kerugian negara akibat kasus ini diperkirakan mencapai Rp 578,1 miliar. Meskipun sembilan tersangka telah mengembalikan sebagian besar uang yang disita, proses hukum tetap berlanjut dan tidak menghapuskan dugaan pidana mereka.

Rincian Pengembalian: Uang yang dikembalikan berasal dari berbagai perusahaan, dengan rincian sebagai berikut:

  • PT Angels Products: Rp 150,8 miliar
  • PT Andalan Furnindo: Rp 60,9 miliar
  • PT Sentra Usahatama Jaya: Rp 41,3 miliar
  • PT Medan Sugar Industry: Rp 77,2 miliar
  • PT Makassar Tene: Rp 39,2 miliar
  • PT Duta Sugar Internasional: Rp 41,2 miliar
  • PT Kebun Tebu Mas: Rp 47,8 miliar
  • PT Berkah Manis Makmur: Rp 74,5 miliar
  • PT Permata Dunia Sukses Utama: Rp 32 miliar124.

Uang yang disita saat ini disimpan di rekening khusus di Bank Mandiri dan akan digunakan untuk memulihkan kerugian negara akibat tindakan korupsi ini.

Kejagung menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan penyidikan dan memastikan semua pihak yang terlibat bertanggung jawab sesuai hukum yang berlaku.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Italia-Malaysia Kuncurkan Dana Rp 253 Triliun Garap Ladang Gas Kutei Kaltim

7 Maret 2026 - 04:23 WIB

Dianggap Menghambat Proses Hukum, Polda Metro Jaya Menahan Dokter Richard Lee

7 Maret 2026 - 01:25 WIB

Saat Jibaku Evakuasi Warga, Kantor Damkarmat Kota Batu Ambruk Diterjang Angin Kencang

7 Maret 2026 - 00:56 WIB

Wewaler Ki Aroem: 2026 Weton Selasa Pon “Bakal Tinemu Mulyo”

7 Maret 2026 - 00:38 WIB

Satserse Gresik Menyita 2 Kg Bubuk Mercon di Kafe, Pelanggaran Simpan Bahan Peledak

6 Maret 2026 - 23:59 WIB

Ritel Keluhkan Impor Barang Telat Datang: Momentum Lebaran Hilang

6 Maret 2026 - 21:48 WIB

Jelang Lebaran, Permintaan Kredit Mobil Bekas Multifinance Makin Kencang

6 Maret 2026 - 21:40 WIB

Mal Geber Diskon 70-80%, Target Transaksi Tembus Rp 53 T

6 Maret 2026 - 21:29 WIB

Warga Megaluh Jombang Berbondong-bondong ke Pasar Murah EPIK Mobile

6 Maret 2026 - 19:12 WIB

Trending di News