Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Rp124 Miliar Macet di KPRI Sejahtera, Bupati Jombang Warsubi Minta Apraisal dari Tim Independen

badge-check

 Bupati Jombang H Marsubi SH, MM. Foto: kredoneww.com/ elok apriyanto Perbesar

Bupati Jombang H Marsubi SH, MM. Foto: kredoneww.com/ elok apriyanto

Penulis: Arief H. Soesatyo  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG – Bupati Jombang, Jawa Timur, Warsubi meminta seluruh aset Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Sejahtera Jombang segera dilakukan penilaian (appraisal).

Tim apraisal independen guna mengetahui kondisi keuangan koperasi secara menyeluruh, berapa nilai kekayaan KPRI dibanding dengan dana milik anggota senilai Rp124 miliar.

Langkah tersebut ditempuh, karena lebih dari 300 anggotanya tidak bisa mencairkan dananya sejak April 2026.

Ketua KPRI Sejahtera Jombang, Hartono yang juga Kepala Badan Pendapatan Daerah Jombang, secara lisan telah mengakuo adanya kemacetan pencairan dana anggota tersebut.

Dipanggil

Warsubi mengatakan Pemkab Jombang telah memanggil jajaran pengurus KPRI Sejahtera, mulai dari pengawas hingga pengurus inti, untuk meminta penjelasan terkait persoalan yang menyebabkan dana simpanan anggota belum dapat dikembalikan.

“Dari penjelasan pengurus, uang yang ada di koperasi sudah tidak ada,” kata Warsubi menjawab wartawan di Jombang, Jumat, 31 Juli 2026.

Menurut dia, pengurus menyampaikan bahwa dana anggota telah dialihkan menjadi berbagai aset, sehingga tidak lagi tersedia dalam bentuk kas.

Atas dasar itu, Pemkab Jombang meminta Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Kabupaten Jombang melakukan pemeriksaan kesehatan koperasi sekaligus appraisal terhadap seluruh aset yang dimiliki KPRI Sejahtera.

“Karena informasi dari pengurus, dana koperasi telah dikelola menjadi aset, maka perlu dilakukan appraisal agar diketahui nilai aset yang sebenarnya,” ujarnya.

Ia menyebut KPRI Sejahtera memiliki lebih dari 300 anggota dengan nilai simpanan yang diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.

Penilaian aset dinilai penting untuk memperoleh gambaran mengenai kemampuan koperasi dalam memenuhi kewajiban kepada para anggotanya.

Namun demikian, Warsubi mengaku belum mengetahui secara pasti jumlah maupun nilai aset koperasi, karena sebagian aset diperoleh sejak bertahun-tahun lalu sehingga perlu dilakukan penilaian kembali berdasarkan nilai pasar saat ini.

“Saya belum mengetahui secara detail jumlah asetnya. Ada aset yang dibeli sudah cukup lama sehingga perlu dinilai ulang,” katanya.

Warsubi juga mengungkapkan sempat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPRI Sejahtera pada Januari 2025.

Saat itu, laporan yang disampaikan kepada peserta RAT menyebutkan kondisi koperasi masih dalam keadaan sehat.

“Pada saat RAT, laporan yang kami terima menyebutkan pengelolaan koperasi berjalan baik. Yang dilaporkan adalah kondisi koperasi, sedangkan unit-unit usaha yang menjalankan bisnis tidak menyampaikan persoalan seperti yang saat ini muncul,” ujarnya.

Terkait dugaan pelanggaran hukum dalam pengelolaan dana anggota KPRI Sejahtera, Warsubi menegaskan Pemkab Jombang menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

“Apabila nanti ditemukan unsur pidana, tentu akan menjadi kewenangan aparat penegak hukum untuk menindaklanjutinya sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Warsubi memungkasi.**

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Antisipasi Banjir Pemkab Gresik Siapkan Rumah Pompa dan Saluran Air

8 Nov 2026 - 13:49 WIB

Antisipasi Banjir Pemkab Gresik Siapkan Rumah Pompa dan Saluran Air

Sarasehan di Plumbon Gambang, Sadar Restuwati Bahas Pertanian dan Kerajinan Rakyat

8 Nov 2026 - 13:27 WIB

Sarasehan di Plumbon Gambang, Sadar Restuwati Bahas Pertanian dan Kerajinan Rakyat

Sejumlah Pejabat Polres Jombang Bergeser Jabatan

7 Nov 2026 - 19:45 WIB

Sejumlah Pejabat Polres Jombang Bergeser Jabatan

Aktivitas TMMD 130, Serda Fajar Lakukan Komsos dengan Petani dan Peternak Klitih Plandaan

7 Nov 2026 - 16:17 WIB

Aktivitas TMMD 130, Serda Fajar Lakukan Komsos dengan Petani dan Peternak Klitih Plandaan

Menelisik Akar Terorisme (74): Klan Bangkit untuk Ketiga Kalinya

7 Nov 2026 - 15:15 WIB

Menelisik Akar Terorisme (74): Klan Bangkit untuk Ketiga Kalinya

Pasca Putusan MA, Sufmi Dasco: DPR RI Belum Ambil Sikap Hak Angket terhadap Wapres Gibran

7 Nov 2026 - 11:53 WIB

Pasca Putusan MA, Sufmi Dasco: DPR RI Belum Ambil Sikap Hak Angket terhadap Wapres Gibran

Haul ke-128 Ponpes Qomaruddin Gresik Wabup Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama

7 Nov 2026 - 10:16 WIB

Haul ke-128 Ponpes Qomaruddin Gresik Wabup Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama

Pasukan Damkar 20 Ngoro Padamkan Kebakaran 1.200 M2 Lahan Tebu di Buluhrejo Diwek

7 Nov 2026 - 09:18 WIB

Pasukan Damkar 20 Ngoro Padamkan Kebakaran 1.200 M2 Lahan Tebu di Buluhrejo Diwek

Smelting Kembali Raih Penghargaan CSR Award 2026 ADINKES, Atas Dedikasi dalam Pencegahan dan Pengendalian Tuberkulosis

6 Nov 2026 - 13:07 WIB

Smelting Kembali Raih Penghargaan CSR Award 2026 ADINKES, Atas Dedikasi dalam Pencegahan dan Pengendalian Tuberkulosis
Trending di Nasional