Penulis: Arief H. Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JOMBANG —Kebakaran lahan perkebunan terjadi di wilayah Kecamatan Diwek, tepatnya di area Bulurejo, Kabupaten Jombang pada Jumat siang, 6 November 2026.
Berdasarkan laporan awal dari akun resmi kabarjombangofficial, api awalnya dianggap kecil oleh warga, namun cepat menyebar ke lahan perkebunan milik warga sekitar.
Warga setempat awalnya berusaha memadamkan api secara mandiri, namun api semakin membesar dan sulit dikendalikan karena angin yang bertiup cukup kencang.
Melihat kondisi tersebut, warga segera melaporkan kejadian ke Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Diwek.
Tim Damkar yang membawa mobil pemadam nomor operasi 20‑Ngoro segera berangkat ke lokasi kejadian.
Kepala Seksi Operasional Damkar Kabupaten Jombang, Agus Santoso, menyampaikan bahwa petugas tiba di lokasi sekitar pukul 15.40 WIB.
“Ini adalah kebakaran lahan perkebunan, bukan pemukiman warga. Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 1.200 meter persegi,” ujarnya.
Petugas membagi tugas menjadi dua kelompok: satu kelompok memadamkan api utama, sedangkan kelompok lain membuat jalur penahan agar api tidak merambat ke lahan perkebunan tetangga.
Hingga pukul 17.15 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh tim Damkar bersama bantuan warga sekitar. Tidak ada korban jiwa maupun cedera dalam kejadian ini.
Kerugian yang dialami berupa tanaman perkebunan milik warga yang hangus terbakar; tim masih melakukan perhitungan kerugian sementara.
Pihak Damkar mengimbau warga agar tidak membakar sisa‑sisa tanaman di lahan secara sembarangan, terutama pada musim kemarau dengan udara kering yang membuat api mudah menyebar.
Warga diminta segera melaporkan kebakaran ke nomor darurat pemadam jika melihat asap atau api di sekitar lingkungan masing‑masing.
Pemantauan di lokasi masih dilanjutkan untuk mencegah api berkobar kembali.**






