Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

31 Wisatawan Dinyatakan Positif Narkoba, Kapolres Malang: Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan di Pantai Wediawu

badge-check


					Selain penyerangan menimpa 69 wisatawan kelompok Shopee di pantai Wediawu, Malang Selatan, Selasa dinihari, pelaku juga merusak dan vandalime kendaraan korban. Foto: instgaram@tugu.id Perbesar

Selain penyerangan menimpa 69 wisatawan kelompok Shopee di pantai Wediawu, Malang Selatan, Selasa dinihari, pelaku juga merusak dan vandalime kendaraan korban. Foto: [email protected]

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MALANG – Insiden kontroversial terjadi di kawasan wisata Pantai Wediawu, Kabupaten Malang. Sebanyak 69 orang wisatawan yang datang dari luar daerah menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal, Selasa dini hari, 5 Mei 2026.

Namun kejadian ini berujung mengejutkan setelah pihak kepolisian mengumumkan bahwa 31 orang di antaranya dinyatakan positif mengonsumsi narkotika.

Kejadian bermula saat rombongan wisatawan tersebut sedang berada di lokasi pantai. Tiba-tiba mereka didatangi dan diserang secara massal oleh orang tak dikenal.

Akibat kejadian tersebut, tercatat 6 orang wisatawan mengalami luka-luka akibat dipukuli dan dianiaya, sehingga membutuhkan penanganan medis segera.

Tidak hanya fisik korban yang menjadi sasaran, kekerasan juga meluas ke kendaraan yang mereka bawa.

Pihak kepolisian mencatat terdapat 6 unit mobil milik wisatawan itu mengalami kerusakan akibat pembongkaran dan pelemparan oleh massa.

Namun, dalam proses penanganan yang dilakukan oleh pihak berwenang, dilakukan pula tes urine terhadap seluruh korban. Hasilnya pun mengejutkan banyak pihak.

Keterangan Kapolres Malang

Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Malang, Rabu siang (6/5/2026), Kapolres Malang, AKBP Mochamad Zilvan Anshari, membenarkan temuan tersebut.

“Benar, dari total 69 orang yang menjadi korban pengeroyokan di Pantai Wediwu pada Selasa dini hari tadi, kami melakukan pemeriksaan kesehatan dan tes urine. Hasilnya menunjukkan bahwa sebanyak 31 orang dinyatakan positif mengonsumsi narkoba,” ungkap AKBP Zilvan dengan tegas.

Ia menjelaskan jenis zat yang terdeteksi dalam tubuh para korban.

“Hasil laboratorium menunjukkan adanya kandungan metamfetamin (shabu) dan beberapa jenis zat terlarang lainnya. Jadi meskipun mereka adalah korban dari tindak pidana pengeroyokan dengan 6 orang terluka dan 6 mobil rusak, namun secara hukum mereka juga terbukti positif menggunakan narkotika,” tambahnya.

Berjalan Berbarengan

Kapolres menegaskan bahwa saat ini pihaknya sedang menangani dua kasus sekaligus yang terjadi di lokasi dan waktu yang sama.

“Kami memisahkan penanganannya. Untuk kasus pengeroyokan, tim Reskrim sedang mengejar dan mengidentifikasi pelaku yang melakukan penganiayaan serta perusakan kendaraan tersebut. Namun untuk kasus penyalahgunaan narkoba, 31 orang yang positif tersebut akan kami proses sesuai dengan Undang-Undang Narkotika,” jelasnya.

Menurutnya, status sebagai korban kejahatan tidak serta merta menghapus tanggung jawab hukum jika seseorang terbukti melanggar aturan lain, termasuk penggunaan zat terlarang.

“Hak mereka sebagai korban tetap kami lindungi dan kami akan usut tuntas pelaku penyerangan. Tapi fakta medis menunjukkan mereka juga positif narkoba, ini menjadi temuan baru yang harus ditindaklanjuti. Tidak ada toleransi untuk penyalahgunaan narkoba di mana pun dan dalam kondisi apa pun,” tegas Kapolres.

Saat ini, para korban luka sedang menjalani perawatan, namun setelah sembuh mereka yang positif narkoba akan langsung diproses hukum.

Sementara itu, polisi terus memburu pelaku pengeroyokan yang hingga kini masih dalam pengejaran.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (22): Kaum Papist Memuja Berhala Terkutuk

20 Juni 2026 - 18:40 WIB

Viral Kasus Perampokan Rp76 Juta, Pelaku 22 Kali Tikam Korban Kini Sudah Ditangkap Polisi

20 Juni 2026 - 18:08 WIB

Polisi Lumajang Ringkus Dua dari Empat Pelaku Perampokan Uang dan Emas di Senduro

20 Juni 2026 - 17:21 WIB

DPRD Jombang Serap Aspirasi Aksi Demo Aliansi, GMNI dan dan BEM Undar

20 Juni 2026 - 16:09 WIB

Ditetapkan sebagai Tersangka, Roy Suryo Tenang Dokter Tifa Dirujuk ke RS Polri Kramat Jati

20 Juni 2026 - 08:46 WIB

PLN Akui Tidak Sedang Baik-baik Saja: Ini Wilayah Jawa yang Terkena Pemadaman Listrik

20 Juni 2026 - 07:03 WIB

Kondisi pelayanan listrik di Jawa sedang alami gangguan, ada dua pemasok mitra independen PLN yang keluar dari jaringan.

Kasus Korupsi di BGN, Pengacara Krisna Murti: Sony Sanjaya Prosedural, selalu Lapor dan Dibawah Pengawasan NSD

19 Juni 2026 - 17:05 WIB

Bantuan 9 Paket Senilai Rp1,48 M untuk Pengembangan Ayam Petelur Jombang

19 Juni 2026 - 13:29 WIB

Menelisik Akar Terorisme (21): Penjahat Jadi Simbol Perlawanan Rakyat

19 Juni 2026 - 12:43 WIB

Trending di News