Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Barron Trump Diisukan Borong Minyak Rp 493 Triliun, 48 Jam sebelum Serangan ke Iran

badge-check


					Barron Trumo, putra presiden Amerika Serikat Donold Trump. Foto: Instagram@barrotrump Perbesar

Barron Trumo, putra presiden Amerika Serikat Donold Trump. Foto: Instagram@barrotrump

Penulis: Jacobus E. Lato  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, AMERIKA- Inilah salah satu siasat bisnis yang dijalankan oleh Barron Trump, anak preside Amerika Serikat Donald Trump. Ia disebut-sebut telah membeli minyak senilai $US 30 juta (senilai RRp493 triliun) hanya 48 jam sebelum pecahnya konflik dengan Iran.

Investasi besar-besaran ini terjadi tepat saat pasar energi global mulai terguncang oleh serangkaian guncangan besar. Waktu pembelian tersebut mendapat sorotan tajam setelah Qatar mengumumkan keadaan darurat dan menghentikan seluruh produksi gas.

Namun berita ini belum memperoleh verifikasi valid, karena tidak melampirkan data- data pembelian seperti yang dimaksud dalam unggahan ini.

Rumor ini muncul di Instagram, Facebook, dan X (Twitter), sering dikaitkan dengan diskusi Reddit tanpa tautan spesifik atau data transaksi. Postingan tersebut berspekulasi soal “pembelian komoditas minyak” Barron, tapi tidak menyertakan sumber primer seperti laporan bursa atau pengungkapan keuangan.

Serangan AS di bawah Presiden Trump ke fasilitas Iran memang memicu volatilitas harga minyak global, dengan laporan lonjakan akibat risiko pasokan dari Teluk Persia. Namun, tidak ada media arus utama yang menyebut keterlibatan Barron Trump dalam transaksi apa pun terkait timing tersebut.

Secara bersamaan, Presiden Putin mengancam akan menghentikan pasokan gas Rusia ke Eropa, sementara IRGC mengklaim kendali penuh atas Selat Hormuz, demikian dikutip dari unggahan Instagram@techtimesofficial, Jumat 6 Maret 2026.

Gangguan pasar ini bertepatan dengan pemberontakan legislatif di Washington, di mana Kongres voting untuk memblokir perintah Presiden Trump untuk melakukan serangan baru. Meskipun demikian, Pentagon tetap melanjutkan permintaan dana sebesar $50 miliar setelah kehilangan hampir $2 miliar peralatan.

Di garis depan, korban manusia terus bertambah setelah serangan AS menenggelamkan kapal perang Iran, meninggalkan 150 orang hilang. Dalam eskalasi lebih lanjut, Rusia bersiap untuk merebut situs nuklir Iran setelah kehilangan kontak dengan kepemimpinan nuklir Tehran.

Seiring dengan kapasitas penyimpanan minyak di Arab Saudi yang mencapai batas maksimal, investasi putra Presiden menyoroti manuver keuangan berisiko tinggi yang terjadi bersamaan dengan perang. Komunitas internasional kini mempertanyakan perpotongan antara kepentingan swasta dan serangan “Big Wave” yang sedang berlangsung.

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Suhu Naik 1,2 Derajat Celcius Akibat Super El Nino, 451 Ribu Nyawa Melayang

25 September 2026 - 21:11 WIB

Ada Ruang Menyerupai Kantor Polres, RS O Smach untuk Ambil Paksa Organ Manusia

25 September 2026 - 18:55 WIB

Menteri Yusril Minta Ombudsman Buka Semuanya, Izinkan Wartawan Masuk ke LP Cibinong

25 September 2026 - 13:11 WIB

Komisi C Soroti Proyek Revitalisasi 128 Gedung SD/ SMP Jombang dengan Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:52 WIB

Marathon KPK Geledah Kanwil ATR/ BPN Jatim, Malang dan Rumah Milik Lampri di Pace Nganjuk

25 September 2026 - 10:46 WIB

Kantor Digeledah, Istri Dirjen ATR/ BTN Krystianti Lampri Cuti Menghilang Secara Misterius

24 September 2026 - 23:50 WIB

Oknum Diknas Minta Jatah 10% dari Dana Revitalisasi 180 Gedung SD/ SMP di Bangkalan Rp38 Miliar

24 September 2026 - 16:56 WIB

Tim Ombudsman Sidak ke LP CIbinong: Temukan Bangunan Mirip Hotel dan Deretan Mobil Mewah!

24 September 2026 - 15:32 WIB

Trending di News