Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Jateng Tidak Ada Gubernurnya, Akhirnya Achmad Luthfi Datangi Korban Banjir Bandang Pemalang

badge-check


					Setelah netizen ngamuk-ngamuk di medsos bahwa Jawa Tengah Tidak Punya Gubernur, akhirnya Jumat 30 Januari 2026, muncul melakukan pnjungan ke beberapa wilayah lokasi korban banjir bandang di Pemalang. Foto: antara Perbesar

Setelah netizen ngamuk-ngamuk di medsos bahwa Jawa Tengah Tidak Punya Gubernur, akhirnya Jumat 30 Januari 2026, muncul melakukan pnjungan ke beberapa wilayah lokasi korban banjir bandang di Pemalang. Foto: antara

Penulis: Sri Muryanto  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PEMALANG– Banjir bandang dan longsor di lereng Gunung Slamet terjadi akibat hujan ekstrem akhir Januari 2026, yang memicu luapan sungai di wilayah Tegal, Brebes, Pemalang, Banyumas, dan Purbalingga.

Hujan deras 100-150 mm/hari sejak 23-24 Januari 2026 membanjiri lereng curam Gunung Slamet, menyebabkan longsor dan banjir bandang yang merusak rumah, wisata Guci, tambak ikan, serta membawa lumpur, kayu, dan batu ke hilir. Faktor pendukung meliputi tanah latosol gembur, kerapatan aliran DAS tinggi, dan kemiringan lereng >64%.

Pemprov Jateng (DLHK dan ESDM) menegaskan hujan ekstrem sebagai pemicu utama, ditambah kondisi geologi alami, bukan tambang—meski WALHI menyoroti deforestasi dan alih fungsi lahan. Rehabilitasi hutan sedang dilakukan untuk mencegah dampak lanjutan seperti erosi.

Warga mengkritik Pemprov Jateng respons lambat, dengan media sosial ramai menuduh “tidak ada gubernurnya” saat bencana melanda Pemalang hingga Purbalingga, menyoroti minimnya kehadiran Ahmad Luthfi. BPBD memperingatkan risiko lanjutan seperti longsor susulan.

Gubernur Datang

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bereaksi dengan melakukan kunjungan langsung ke lokasi bencana longsor dan banjir bandang di lereng Gunung Slamet pada 30 Januari 2026, khususnya di Pemalang.

Ia memastikan penanganan bencana telah tertangani baik, termasuk pendataan korban, kerugian, dan relokasi 80 rumah warga terdampak di Pemalang serta percepatan di Purbalingga. Luthfi juga berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan untuk mengusulkan Gunung Slamet sebagai taman nasional guna mitigasi jangka panjang.

Gubernur menekankan rehabilitasi hutan, perbaikan lahan pertanian, dukungan kesehatan, dan pendidikan anak terdampak, sambil mengevaluasi dampak tambang ilegal meski dinyatakan bukan penyebab utama. Respons ini muncul setelah kritik warga soal keterlambatan kehadirannya.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan janji bantuan konkret kepada korban longsor dan banjir bandang di lereng Gunung Slamet.

Ia menyerahkan bantuan simbolis senilai hampir Rp700 juta, mencakup logistik makanan, non-makanan, pakaian, mainan anak, perumahan, dan kebutuhan dasar lainnya, melalui BPBD Jateng.

Selain itu, bantuan logistik tambahan seperti beras, obat-obatan, dan dana stimulan telah disalurkan untuk meringankan beban korban di Pemalang dan Purbalingga.

Gubernur menjanjikan pendataan rinci korban untuk dasar penyaluran bantuan lebih lanjut, klaim asuransi lahan pertanian tergenang, sekolah darurat, layanan kesehatan, serta percepatan relokasi ratusan rumah ke huntara dan huntap.

Total bantuan provinsi mencapai Rp950,3 juta plus dana Baznas Rp225 juta untuk sandang, pangan, dan obat-obatan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menteri PKP Pastikan Tak Ada Kenaikan Bunga KPR Subsidi Meski BI-Rate Naik

19 Juni 2026 - 21:37 WIB

Listrik Sebagian Jawa Padam Lagi, PLN Singgung Kendala Pembangkit

19 Juni 2026 - 21:18 WIB

Diskon Tarif 30% Kereta Ekonomi Berlaku Mulai Besok

19 Juni 2026 - 20:58 WIB

Kasus Korupsi di BGN, Pengacara Krisna Murti: Sony Sanjaya Prosedural, selalu Lapor dan Dibawah Pengawasan NSD

19 Juni 2026 - 17:05 WIB

Bantuan 9 Paket Senilai Rp1,48 M untuk Pengembangan Ayam Petelur Jombang

19 Juni 2026 - 13:29 WIB

Menelisik Akar Terorisme (21): Penjahat Jadi Simbol Perlawanan Rakyat

19 Juni 2026 - 12:43 WIB

Polisi Tahan Oknum Guru SMK di Pare, Pakai Akun Cewek untuk Berbuat Cabul kepada Siswanya

19 Juni 2026 - 05:40 WIB

Kiai Said dan Kiai Imjaz Serukan Pesantren Sudah Saatnya Menjadi Top of the Mind Masa Depan

19 Juni 2026 - 05:14 WIB

Tour de Mawil-4, 50 Aktivis Lingkungan Bersihkan Pesisir Taman Penyu Tatar Sepang Sumbawa Barat

18 Juni 2026 - 21:01 WIB

Trending di News