Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

YALI Komitmen Angkat Martabat Penyandang Disabilitas

badge-check


					YALI Komitmen Angkat Martabat Penyandang Disabilitas. Foto.Ist Perbesar

YALI Komitmen Angkat Martabat Penyandang Disabilitas. Foto.Ist

Penulis: Agung Sedayu | Editor: Gandung Kardiyono

KREDONEWS.COM, BANYUWANGI – Yayasan Aura Lentera Indonesia (YALI) Banyuwangi menutup tahun 2025 dengan terus mengobarkan tekad dan semangat memperjuangkan harkat dan martabat penyandang disabilitas.

Komitmen YALI itu disuarakan dalam acara bertajuk Refleksi Aura Lentera Akhir Tahun 2025 di Ajeg Resto, Dusun Watu Ulo, Desa Rejosari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Selasa (31/12/2025).

Refleksi akhir tahun YALI jadi ruang evaluasi seluruh aktivitas advokasi, pendampingan, dan pemberdayaan yang telah dilakukan sepanjang tahun 2025.

Acara dibuka M. Safarudi yang akrab disapa Cik Nang, selaku wakil ketua. Dilanjutkan arahan Bung Aguk Darsono, sesepuh sekaligus pengawas YALI.

Aguk menekankan pentingnya konsistensi perjuangan dalam mengangkat harkat dan martabat penyandang disabilitas serta memperjuangkan kesetaraan hak di masyarakat.

Ketua Yayasan Aura Lentera Indonesia, Nurhadi Windoyo, menyatakan, meski berbagai aktivitas yang dilakukan terlihat sederhana,

dampaknya mampu menggerakkan masyarakat Banyuwangi, bahkan Indonesia untuk mulai membangun kehidupan yang inklusif, dimulai dari lingkup keluarga dan pendidikan.

Windoyo, yang penyandang tunanetra sejak usia 16 tahun ini menambahkan, tahun 2025 adalah tonggak penting bagi Aura Lentera.

Karena sejak didirikan tahun 2006, baru 7 Februari 2025, YALI memiliki badan hukum. “Jadi hampir dua dasawarsa kita berjuang sebagai komunitas relawan tanpa badan hukum,” ujar ayah seorang anak lelaki ini.

Itu sebabnya suami Indah Catur Cahyaningtias (Direktur Program YALI 2025-2030), itu minta, setelah YALI punya badan hukum, organisasi sosial ini bisa berjalan jauh lebih profesional.

“Tidak ada pilihan lain. Kita harus profesional. Apalagi organisasi kita ini juga bekerja sama dengan lembaga internasional,” demikian Nurhadi Windoyo.**

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Indonesia Dikepung Erupsi: Gunung Semeru dan Anak Krakatau Meletus Bersamaan Hari Ini

6 September 2026 - 19:16 WIB

Garuda Hentikan Layanan Penerbangan hingga Senin Siang

6 September 2026 - 19:01 WIB

Ada Promo Bright Gas Diskon Rp 25 Ribu, Begini Cara Dapatnya

4 September 2026 - 19:56 WIB

Praktik Curang Produsen Diduga Jadi Penyebab Naiknya Harga Beras

4 September 2026 - 19:45 WIB

Taman Wisata Alam Kawah Ijen Ditutup Sementara Imbas Karhutla

4 September 2026 - 19:33 WIB

Purbaya Pastikan Tak Ada Pengampunan Pajak Selama Masih Jabat

3 September 2026 - 18:37 WIB

RI Posisi ke-4 Kemiskinan Tertinggi Versi Bank Dunia, di Bawah Timor Leste

2 September 2026 - 19:02 WIB

Sertifikasi Halal Berpotensi Buat Harga Kosmetik RI Naik

2 September 2026 - 18:50 WIB

Koleksi Baru KBS, Kura-Kura Aldabra Raksasa Hadir untuk Pertama Kalinya

1 September 2026 - 20:00 WIB

Trending di Nasional