Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Dampak Banjir Bandang di Tapanuli Tengah, Warga Bertahan Hidup dengan Makan Durian

badge-check


					Menyoroti evakuasi korban banjir-longsor yang melanda wilayah Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut). (Instagram.com/@masinton) Perbesar

Menyoroti evakuasi korban banjir-longsor yang melanda wilayah Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut). (Instagram.com/@masinton)

Penulis: Gandung Kardiyono Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, TAPANULI TENGAH – Tim SAR gabungan menemukan 3 orang korban longsor yang terjadi di KM 13 Kalangan Indah, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Rabu (3/12/2025) malam.

Kepala Kantor SAR Nias, Putu Arga Sujarwadi menuturkan ketiganya, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Pada hari kesembilan banjir Sibolga dan Tapanuli sekitarnya, tim SAR gabungan berhasil menemukan 3 orang korban di daerah KM 13 Kalangan Indah,” kata Arga.

Putu memerinci, tiga korban yang ditemukan itu adalah Yalima Zega (50), Ibzaro Zai (52), dan Iren Frida Jois (16).

“Korban ditemukan dalam keadaan tertimbun tanah longsor,” jelasnya.

Setelah ditemukan, para korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan.

Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu sempat mengabarkan sejumlah warganya yang bertahan hidup dengan memakan durian di daerah yang terisolir.

“Masyarakat di desa terisolir bertahan hidup dgn makan durian,” tulis Masinton Pasaribu di Instagram pribadinya @masinton, pada Rabu, 3 Desember 2025.

Hingga hari ke-8 sejak banjir bandang, Masinton menyebut sejumlah wilayah di Tapteng masih gelap lantaran minimnya pasokan listrik.

“Stok beras menipis, antrian panjang di pom bensin, stok gas elpiji menipis,” imbuhnya.**

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kadin Jatim: Perlu Pembahasan Komprehensif RPMK Tembakau

2 Juli 2026 - 19:55 WIB

Ditemukan Gudang Narkotika di Gresik Sindikat Internasional

2 Juli 2026 - 19:10 WIB

BPOM Temukan 12 Obat Bahan Alam Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat

1 Juli 2026 - 20:04 WIB

Pertamax Turbo Turun Harga Per 1 Juli 2026, Simak Daftar Harga

1 Juli 2026 - 19:41 WIB

Operasi Gabungan Satpol PP dan Bea Cukai Gresik Berhasil Amankan Ribuan Batang Rokok Ilegal

30 Juni 2026 - 22:33 WIB

Tarif Listrik Juli-Agustus-September Tak Naik

30 Juni 2026 - 21:23 WIB

Tumpeng Nasi Krawu KWG Berhasil Masuk Rekor Dunia

30 Juni 2026 - 06:05 WIB

Peternak Unjuk Rasa dan Bagi Telur Gratis di Gedung DPRD Jatim

29 Juni 2026 - 20:18 WIB

Modus Baru Judi Online saat Pesta Piala Dunia 2026

29 Juni 2026 - 20:01 WIB

Trending di Nasional