Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Sidak Pelabuhan Tanjung Perak, Purbaya Temukan Barang Impor Rp40 Juta Dihargai US$7

badge-check


					Menteri Purbaya sidak Tanjung Perak Perbesar

Menteri Purbaya sidak Tanjung Perak

Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) Tanjung Perak serta Kantor Balai Laboratorium Bea Cukai (KBLBC) Kelas II Surabaya.

Saat berada di KPPBC TMP Tanjung Perak, Purbaya memantau langsung rangkaian proses pemeriksaan terhadap arus barang impor, dengan melakukan pencocokan dokumen Pemberitahuan Impor Barang (PIB) secara saksama terhadap kondisi fisik barang di lapangan.

Purbaya menyebut, giat tersebut semata-mata dilakukannya untuk memastikan segenap rangkaian prosedur pemeriksaan logistik dapat berjalan sesuai ketentuan, yang tentunya akan mendukung kelancaran arus logistik nasional.

“Saya melihat langsung proses pemeriksaan kontainer, hasilnya lumayan bagus. Tadi juga saya lihat pengoperasian kontainer scanner yang baru dua minggu rupanya dipasang. Walaupun belum sempurna, saya pikir itu akan semakin memperbaiki dan mempercepat pengecekan barang [oleh] pegawai Bea dan Cukai,” ucap Purbaya dalam keterangannya, Selasa (11/11/2025).

Purbaya juga memastikan bahwa setiap data yang didapat dari pemeriksaan kontainer di masing-masing daerah di seluruh tanah air akan terhubung langsung ke kantor pusat Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) di Jakarta guna memperkuat sistem pengawasan nasional terhadap proses bisnis kepabeanan dan arus logistik petikemas.

“Nanti kan [pengawasan] IT based. Saya akan tarik juga [data pemeriksaan kontainer di daerah] ke Jakarta. Sehingga orang Jakarta [kantor pusat] bisa lihat langsung apa yang terjadi di lapangan,” tegas Purbaya.

Tak hanya itu, Purbaya juga membeberkan bahwa dirinya sempat menemukan indikasi praktik under invoicing terhadap barang impor yang tersimpan di kontainer. Praktik under invoicing tersebut dapat menimbulkan kerugian negara karena mengurangi bea masuk dan pajak impor.

Purbaya pun menyoroti temuan barang impor tersebut. Menurutnya, harga barang yang tertera dalam dokumen yang diperiksanya, terlihat jomplang bila dibandingkan dengan harga barang yang sebenarnya di pasaran. Dirinya pun telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan penelurusan terhadap asal-usul barang impor itu beserta dokumen pendukung lainnya yang relevan.

“Waktu periksa kontainer, ada yang menarik tuh, harganya kelihatannya kemurahan juga. Akan kita cek lagi karena barang sebagus itu, masak harganya hanya US$7? Sementara, di marketplace, harganya bisa sampai dengan Rp40-Rp45 juta, tapi akan dicek lagi ya,” tegasnya.

Selanjutnya, mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) juga melanjutkan kunjungan kerjanya ke KBLBC Kelas II Surabaya sebagai salah satu unit pendukung teknis yang bertugas melaksanakan pengujian barang secara laboratoris dan/atau identifikasi barang, serta pengembangan laboratorium berdasarkan peraturan perundang-undangan.

KBLBC Kelas II Surabaya juga diketahui telah dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang responsif gender, guna memastikan seluruh pegawai dapat mengakses, menggunakan, dan merasa nyaman di lingkungan kerja tanpa diskriminasi.

“Laboratorium kita bagus, tadi saya bilang ke teman-teman di laboratorium kalau sudah kurang peralatannya, tolong dikasih tahu. Sehingga kita bisa lengkapin,” tuturnya.

Pada akhir kunjungannya, Purbaya tak lupa memberikan apresiasinya kepada segenap jajaran Bea Cukai untuk dedikasi dan menjunjung sikap profesionalisme dalam menjalankan tugas, terutama di tengah meningkatnya tantangan global.

“Untuk teman-teman Bea dan Cukai, semangat. Anda ada di titik terdepan untuk menjaga keutuhan integritas pasar dalam negeri dari produk-produk ilegal,” pungkas Purbaya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ojol Minta Potongan Komisi 8% Diperluas ke Layanan Delivery

3 Juli 2026 - 18:44 WIB

Kadin Jatim: Perlu Pembahasan Komprehensif RPMK Tembakau

2 Juli 2026 - 19:55 WIB

Ditemukan Gudang Narkotika di Gresik Sindikat Internasional

2 Juli 2026 - 19:10 WIB

BPOM Temukan 12 Obat Bahan Alam Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat

1 Juli 2026 - 20:04 WIB

Pertamax Turbo Turun Harga Per 1 Juli 2026, Simak Daftar Harga

1 Juli 2026 - 19:41 WIB

Operasi Gabungan Satpol PP dan Bea Cukai Gresik Berhasil Amankan Ribuan Batang Rokok Ilegal

30 Juni 2026 - 22:33 WIB

Tarif Listrik Juli-Agustus-September Tak Naik

30 Juni 2026 - 21:23 WIB

Tumpeng Nasi Krawu KWG Berhasil Masuk Rekor Dunia

30 Juni 2026 - 06:05 WIB

Peternak Unjuk Rasa dan Bagi Telur Gratis di Gedung DPRD Jatim

29 Juni 2026 - 20:18 WIB

Trending di Nasional