Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Life Style

Mat Solar Wafat, Ada 9 Macam Komplikasi Stroke, Hingga Cara Mencegah

badge-check


					Mat Solar Foto: Istw Perbesar

Mat Solar Foto: Istw

Penulis : Jayadi | Editor : Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM-JAKARTA: Berita mengenai meninggalnya Mat Solar telah dikonfirmasi oleh sahabatnya, Rieke Diah Pitaloka, melalui unggahan di Instagram. Menurut informasi yang dibagikan, almarhum akan dimakamkan di TPU Haji Daiman, Cimanggis, Ciputat, pada hari Selasa (18/3/2025) pukul 09.00 WIB atau 10.00 WIB.

Lalu, penyakit apa yang diderita oleh almarhum?
Pemeran utama Bajaj Bajuri tersebut meninggal dunia pada usia 62 tahun. Diketahui bahwa ia telah berjuang melawan penyakit stroke sejak tahun 2017.

Kondisi kesehatannya yang semakin memburuk membuatnya kesulitan untuk berbicara dan mengalami masalah penglihatan, meskipun pendengarannya masih berfungsi dengan baik.

Selama bertahun-tahun, Mat Solar rutin menjalani berbagai pengobatan, termasuk fisioterapi. Almarhum juga melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk mengatasi penyakitnya.

Baca juga

Mengonsumsi Buah Mangga Dapat Kurangi Risiko Obesitas

5 Kebiasan Penyebab Otak Busuk dan 7 Cara Mencegahnya

Stop Alkohol Mendadak Justru Meningkatkan Risiko Serangan Jantung dan Stroke

Meskipun terapi yang dijalaninya sempat memberikan perbaikan sementara, stroke yang dialami Mat Solar tetap menyebabkan kelumpuhan pada tangan dan kaki kirinya.

Berikut ini komplikasi Stroke dan Cara Mengatasinya, dikutip dari Healtline

Stroke terjadi ketika aliran darah ke bagian tertentu di otak terganggu. Komplikasi yang muncul bergantung pada area otak yang terkena dan durasi gangguan aliran darah. Karena otak mengendalikan hampir semua fungsi tubuh, stroke dapat menyebabkan berbagai masalah.

1. Kelemahan Otot dan Kelumpuhan

Stroke sering menyebabkan kelemahan otot atau kelumpuhan di satu sisi tubuh (hemiparesis), yang dapat memengaruhi keseimbangan, berjalan, atau penggunaan tangan.

Penanganan:
– Stimulasi kortikal (menggunakan elektroda untuk merangsang otak selama rehabilitasi)
– Stimulasi listrik
– Terapi constraint-induced untuk memaksa otot yang terkena tetap digunakan
– Alat bantu seperti tongkat, alat penyangga, atau walker

2. Kesulitan Berbicara

Jika stroke terjadi di sisi kiri otak, dapat mengganggu pusat bahasa dan menyebabkan afasia (kesulitan berbicara, menulis, atau memahami bahasa). Kadang, masalah ini disebabkan oleh kerusakan pada lidah atau pita suara.

Penanganan: Terapi wicara dan bahasa

3. Gangguan Penglihatan

Sekitar 65% penyintas stroke mengalami gangguan penglihatan seperti:
– Kehilangan penglihatan sebagian
– Mata kering
– Gangguan gerakan mata (nystagmus, mata juling, penglihatan ganda)
– Kesulitan memproses informasi visual di sisi tubuh yang terkena stroke
Penanganan:
– Terapi penglihatan (latihan pemindaian)

Penanganan: Prisma pada kacamata untuk mengubah sudut pandang. Terapi fisik dan okupasi

4. Kesulitan Menelan

Sekitar 50% penyintas stroke mengalami disfagia (kesulitan menelan), yang bisa menyebabkan malnutrisi atau aspirasi (makanan/minuman masuk ke paru-paru), meningkatkan risiko pneumonia.

Penanganan: Terapi wicara dan bahasa untuk meningkatkan kemampuan menelan

5. Gangguan Memori dan Kognitif

Stroke dapat menyebabkan:

– Gangguan memori informasi (kesulitan mengingat fakta dan keterampilan)
– Gangguan memori verbal (kesulitan mengingat nama atau kata)
– Gangguan memori visual (kesulitan mengenali wajah atau objek)
– Stroke juga meningkatkan risiko demensia vaskular
– Masalah perhatian dan pengambilan keputusan

Penanganan: Beberapa gangguan ini bisa membaik dalam beberapa bulan pertama dengan rehabilitasi, tetapi sebagian bisa bersifat permanen.

6. Gangguan Psikologis

Banyak penyintas stroke mengalami depresi, kecemasan, atau perasaan putus asa, terutama saat menyadari dampak jangka panjang stroke.
Penanganan:

Konseling kesehatan mental, Bergabung dengan kelompok dukungan stroke

7. Pneumonia

Stroke dapat memengaruhi fungsi paru-paru dan meningkatkan risiko pneumonia, terutama jika pasien sulit menelan.

Penanganan: Antibiotik, Beta-blocker, Vitamin E, Statin atau cilostazol

8. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Sekitar 1 dari 5 penyintas stroke mengalami ISK, sering kali akibat penggunaan kateter yang berkepanjangan.

Penanganan: Antibiotik

9. Masalah Buang Air Besar dan Kecil

Stroke dapat menyebabkan: Konstipasi, Diare, Inkontinensia urine.

Penanganan dini terhadap masalah ini dapat meningkatkan kualitas hidup pasien.

Mencegah Komplikasi Stroke

Tidak ada cara pasti untuk mengetahui komplikasi apa yang akan terjadi setelah stroke. Namun, rehabilitasi stroke dapat membantu mengurangi dampak komplikasi dan mempercepat pemulihan. Menjaga kesehatan jantung juga penting untuk mengurangi risiko stroke berulang.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gunung Anak Krakatau Meletus Lagi: Semburkan Lava Pijar 15 Km

5 September 2026 - 22:22 WIB

Diseminasi 673 Vegetasi dalam Pranata Mangsa Suku Tengger di Candi Kidal Tumpang

5 September 2026 - 20:31 WIB

Menelisik Akar Terorisme (53): Kaum Thug Menganut Dewi Kali

5 September 2026 - 19:58 WIB

Mozza Setahun Hilang Jasadnya Ditanam di Lereng Tol, Pelaku Mahendra Anggara Ditangkap di Blora

5 September 2026 - 19:01 WIB

Gus Alex ‘Gigit’ 24 Anggota DPR: Minta Oleholeh 3.000 Riyal/ Orang Saat Kunker di Makkah

4 September 2026 - 18:00 WIB

William Gunawan Minta Bantuan Presiden Prabowo: Emas 2.2 Kg Senilai Rp6.6 Miliar Hilang di Bank BJB

3 September 2026 - 21:31 WIB

Menelisik Akar Terorisme (52): Potong Tangan dan Hidung

3 September 2026 - 20:57 WIB

Insiden Keracunan MBG di SMPN Kabuh Jombang: 256 Siswa dan 4 Guru Dirawat, Santap Udang Saus Padang

3 September 2026 - 20:24 WIB

Pisang Cavendish Lumajang Siap Ekspor, Hong Kong dan Malaysia Jadi Sasaran

3 September 2026 - 19:03 WIB

Trending di News