Menu

Mode Gelap

Life Style

Resep Minuman Kunyit untuk Kontrol Diabetes Secara Alami

badge-check


					Susu kunyit dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin Perbesar

Susu kunyit dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin

Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Diabetes semakin menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia. Namun, ada cara alami yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah, yaitu dengan memanfaatkan khasiat kunyit. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Diabetes Care pada 2019, rempah-rempah berwarna kuning ini kaya akan kurkumin, antioksidan ampuh yang terbukti efektif membantu menstabilkan gula darah.

Berikut resep minuman kunyit yang mudah dibuat di rumah dan bisa menjadi solusi alami untuk membantu mengelola diabetes.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Nutritional Biochemistry pada 2020 menunjukkan manfaat kunyit dalam membantu mengontrol diabetes. Dr. Sarah Johnson, ahli gizi dari Universitas Harvard, menjelaskan bahwa kurkumin dalam kunyit memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan, yang membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi resistensi insulin.

Namun, penting diingat bahwa konsumsi kunyit bukanlah pengganti pengobatan medis. Dr. Johnson menekankan pentingnya selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi kunyit sebagai pengobatan alternatif untuk diabetes.

Berikut adalah resep minuman kunyit untuk membantu mengontrol kadar gula darah:

Susu Kunyit:

Bahan: 200ml susu rendah lemak atau skim, 1/2 sendok teh bubuk kunyit, sedikit lada hitam

Cara membuat: Rebus susu, tambahkan bubuk kunyit dan lada hitam, aduk rata, dan minum selagi hangat.

Manfaat: Susu kunyit dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Kurkumin, senyawa aktif dalam kunyit, telah terbukti memiliki efek antidiabetes dengan meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan resistensi insulin. Kombinasi dengan susu rendah lemak atau skim memberikan protein tambahan tanpa menambah kalori berlebih.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Diabetes Care menunjukkan bahwa konsumsi kurkumin dapat membantu mencegah perkembangan diabetes tipe 2 pada individu dengan prediabetes (Chuengsamarn et al., 2012).

Kunyit dan Lada Hitam:

Bahan: 1/2 sendok teh bubuk kunyit, sedikit lada hitam, air hangat atau susu

Cara membuat: Campurkan bubuk kunyit dan lada hitam, tambahkan air hangat atau susu, minum sekali sehari.

Manfaat: Piperin dalam lada hitam meningkatkan penyerapan kurkumin hingga 2000%. Ini berarti manfaat antidiabetes dari kurkumin dapat lebih optimal. Kombinasi ini juga memiliki efek anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi komplikasi diabetes.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Planta Medica menunjukkan bahwa piperin dapat meningkatkan bioavailabilitas kurkumin secara signifikan (Shoba et al., 1998).

Kunyit, Kayu Manis & Jahe:

Bahan: 500ml air, 3 ruas kunyit, 2 ruas jahe, 1 batang kayu manis (3-4cm)

Cara membuat: Parut kunyit dan jahe, rebus bersama air dan kayu manis, saring dan minum hangat.

Manfaat: Kombinasi ini membantu menstabilkan gula darah melalui berbagai mekanisme. Kunyit meningkatkan sensitivitas insulin, kayu manis membantu menurunkan kadar gula darah dengan meningkatkan metabolisme glukosa, sementara jahe memiliki efek anti-inflamasi dan dapat membantu meningkatkan penyerapan glukosa oleh sel.

Mmeta-analisis yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Food menunjukkan bahwa suplementasi kayu manis dapat secara signifikan menurunkan kadar gula darah puasa dan HbA1c pada pasien diabetes tipe 2 (Allen et al., 2013).

Penting untuk dicatat bahwa meskipun minuman-minuman ini dapat membantu mengontrol kadar gula darah, mereka sebaiknya digunakan sebagai pelengkap, bukan pengganti, dari perawatan diabetes yang diresepkan oleh dokter. Selalu konsultasikan dengan profesional kesehatan sebelum membuat perubahan signifikan pada diet atau rutinitas pengobatan Anda.***

Sebuah meta-analisis yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Food menunjukkan bahwa suplementasi kayu manis dapat secara signifikan menurunkan kadar gula darah puasa dan HbA1c pada pasien diabetes tipe 2 (Allen et al., 2013).

Penting untuk dicatat bahwa meskipun minuman-minuman ini dapat membantu mengontrol kadar gula darah, mereka sebaiknya digunakan sebagai pelengkap, bukan pengganti, dari perawatan diabetes yang diresepkan oleh dokter. Selalu konsultasikan dengan profesional kesehatan sebelum membuat perubahan signifikan pada diet atau rutinitas pengobatan Anda.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Syuting Film ‘Suzzanna’, Luna Maya Nyaris Tenggelam saat Jalani Adegan Ekstrem

5 Maret 2026 - 20:50 WIB

Penyebab dan Penjelasannya Perut Perih saat Puasa

4 Maret 2026 - 13:54 WIB

Blackpink Pecahkan Rekor lewat ‘Deadline’, Raih 1,4 Juta Penjualan di Hari Pertama

3 Maret 2026 - 20:46 WIB

Cara Bikin Setup Nanas Cocok untuk Buka Puasa

2 Maret 2026 - 14:47 WIB

13 Tahun Ramalan Cak Nun Jadi Kenyataan: AS-Israel Menyerang Iran!

1 Maret 2026 - 18:02 WIB

Yerin Ha Perjuangkan Representasi Asia di Hollywood

1 Maret 2026 - 16:15 WIB

Punya Kandungan Omega 3 yang Tinggi, Ini Manfaat Ikan Teri untuk Kesehatan

27 Februari 2026 - 21:07 WIB

Sego Berkat Gunungkidul Menuju Warisan Budaya Tak Benda 2026

25 Februari 2026 - 12:46 WIB

Sueger pool.. Buka Puasa dengan Es Mangga

24 Februari 2026 - 13:34 WIB

Trending di Life Style