Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

8 Bandara Kembali Dibuka, BMKG Pastikan Negatif Abu Vulkanik

badge-check


					IST Perbesar

IST

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi delapan bandar udara kembali membuka operasional penerbangan setelah hasil pengujian paper test menunjukkan negatif paparan abu vulkanik.

Berdasarkan pemantauan pada Selasa (8/9), verifikasi di lapangan memastikan ruang udara dan area landasan di sejumlah bandara dinyatakan aman dari sebaran material abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK).

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengatakan BMKG melakukan pengujian paper test secara berkala di sejumlah titik untuk melengkapi pemantauan melalui citra satelit dan data meteorologi penerbangan.

Pengujian tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi lingkungan bandara sebelum pengelola kembali membuka operasional penerbangan.

“Hasil pengamatan paper test per pukul 06.00 WIB menyatakan bahwa delapan bandara yang sebelumnya ditutup operasionalnya dinyatakan negatif dari paparan abu vulkanik. BMKG tetap memantau pergerakan abu secara real-time agar seluruh penerbangan berjalan aman,” kata Faisal, Selasa (8/9).

Pengujian tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi lingkungan bandara sebelum pengelola kembali membuka operasional penerbangan.

“Hasil pengamatan paper test per pukul 06.00 WIB menyatakan bahwa delapan bandara yang sebelumnya ditutup operasionalnya dinyatakan negatif dari paparan abu vulkanik. BMKG tetap memantau pergerakan abu secara real-time agar seluruh penerbangan berjalan aman,” kata Faisal, Selasa (8/9).

Pengujian tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi lingkungan bandara sebelum pengelola kembali membuka operasional penerbangan.

“Hasil pengamatan paper test per pukul 06.00 WIB menyatakan bahwa delapan bandara yang sebelumnya ditutup operasionalnya dinyatakan negatif dari paparan abu vulkanik. BMKG tetap memantau pergerakan abu secara real-time agar seluruh penerbangan berjalan aman,” kata Faisal, Selasa (8/9).

Menindaklanjuti kondisi keamanan udara tersebut, Perum LPPNPI atau AirNav Indonesia menerbitkan Notice to Airmen (NOTAM) yang menyatakan sejumlah bandara dapat kembali beroperasi.

Bandar Udara Soekarno-Hatta di Tangerang menjadi bandara pertama yang kembali dibuka, yakni sejak pukul 00.30 WIB. Kemudian Bandar Udara Halim Perdanakusuma di Jakarta pada pukul 00.40 WIB dan Husein Sastranegara di Bandung pada pukul 00.42 WIB.

Selanjutnya, Bandar Udara Budiarto Curug di Tangerang kembali beroperasi mulai pukul 01.25 WIB dan Pondok Cabe di Tangerang Selatan pada pukul 01.28 WIB.

Kemudian, Bandar Udara Muhammad Taufik Kiemas di Sumatra Selatan dibuka kembali pada pukul 09.31 WIB, Radin Inten II di Lampung pada pukul 09.45 WIB, serta Salakanagara Tanjung Lesung di Banten pada pukul 09.50 WIB.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Beras SPHP Ganti Nama Jadi Beras Kita

8 September 2026 - 18:46 WIB

KAI Tambah Tiga Perjalanan Kereta Menuju Jakarta

7 September 2026 - 20:10 WIB

Purbaya Masih Bimbang Terapkan Cukai Minuman Berpemanis di 2027

7 September 2026 - 19:49 WIB

Beras RI Kalah Murah dari Thailand-Vietnam, Mentan: Subsidi Kita Kecil

7 September 2026 - 19:37 WIB

Indonesia Dikepung Erupsi: Gunung Semeru dan Anak Krakatau Meletus Bersamaan Hari Ini

6 September 2026 - 19:16 WIB

Garuda Hentikan Layanan Penerbangan hingga Senin Siang

6 September 2026 - 19:01 WIB

Ada Promo Bright Gas Diskon Rp 25 Ribu, Begini Cara Dapatnya

4 September 2026 - 19:56 WIB

Praktik Curang Produsen Diduga Jadi Penyebab Naiknya Harga Beras

4 September 2026 - 19:45 WIB

Taman Wisata Alam Kawah Ijen Ditutup Sementara Imbas Karhutla

4 September 2026 - 19:33 WIB

Trending di Nasional