Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

6000 Penyinstas HIV, Dinkes Malang Maximalkan Mobile VCT dan Konseling HIV

badge-check


					6000 Penyinstas HIV,  Dinkes Malang Maximalkan  Mobile VCT dan Konseling HIV Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, MALANG-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mengoptimalkan layanan mobile voluntary counseling and testing (VCT) untuk mempercepat penanganan kasus HIV. Kepala Dinkes Kota Malang, dr. Husnul Muarif, Jumat, menyebut layanan tersebut bergerak ke titik-titik yang ditentukan melalui koordinasi dengan komunitas.

“Adanya layanan ini, kami berharap penyintas bisa terlayani dengan baik. Karena HIV ini kan pengobatannya selamanya,” ujar dr. Husnul. Selain layanan bergerak, Dinkes juga memperluas cakupan VCT ke seluruh rumah sakit dan puskesmas di Kota Malang.

VCT adalah layanan konseling dan tes HIV yang bersifat sukarela bagi masyarakat, baik untuk pencegahan maupun akses pengobatan. Sebelum tes, warga menjalani sesi konseling dengan tenaga medis agar proses pemeriksaan berjalan informatif dan sesuai kebutuhan pasien. Layanan ini juga diarahkan untuk pengendalian dan penekanan angka kasus HIV di Kota Malang.

Dari laman Antara, Sepanjang 2025, tercatat sekitar 300 kasus HIV terdeteksi di Kota Malang, mayoritas pada kelompok usia produktif.

Menurut dr. Husnul, peningkatan kasus banyak berkaitan dengan faktor gaya hidup, termasuk pada populasi laki-laki seks dengan laki-laki (LSL).

Secara kumulatif, layanan kesehatan di Kota Malang baik di rumah sakit, puskesmas, maupun fasilitas lain pernah menangani hampir 6.000 penyintas HIV.

Komposisi pasien yang mendapat layanan kesehatan di Kota Malang cukup beragam. Sekitar 70 persen berasal dari luar daerah, termasuk mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan.

Sementara 30 persen lainnya merupakan warga asli Kota Malang. “Pasien yang datang ini beragam, banyak juga dari kalangan mahasiswa dengan latar belakang pendidikan yang berbeda-beda,” tambahnya.

Program mobile VCT di Kota Malang, sebagaimana model kolaborasi di Puskesmas Janti, menyasar kelompok berisiko, di antaranya pengguna narkoba suntik (penasun), pelanggan pekerja seks, waria, pasangan berisiko tinggi, LSL, lesbian, dan kelompok rentan lainnya.

Layanan bergerak ini dijalankan tiga kali dalam setahun bekerja sama dengan lembaga pendamping, salah satunya LSM Sadar Hati, yang menaungi komunitas penasun.

Dinkes berharap akselerasi layanan mobile VCT dan perluasan fasilitas deteksi dini dapat menekan angka kasus, sekaligus mempersempit ruang penyebaran HIV di Kota Malang.

STOP HIV/AIDS sejak dini!

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Binhad dan Kuswartono Serahkan Buku kepada Eri Cahyadi: Ir Soekarno Lahir di Ploso Jombang 1 Juni 1902

28 Juni 2026 - 15:13 WIB

LEAF71+Noyron Hasilkan Mesin Jet AI Berkecepatan 28.000/ Jam

28 Juni 2026 - 13:31 WIB

Dr Lee woo Guan: Robot dan Kecanggihan Teknologi Hanya Membantu, Peran Dokter Tetap Nomor Satu

28 Juni 2026 - 12:29 WIB

Menelisik Akar Terorisme (27): Kaum Illuminati dan Revolusi Prancis

27 Juni 2026 - 16:44 WIB

Juragan Percetakan Tuduh Tiga Pegawai Mencuri, 21 Hari Dirantai dan Minta Tebusan Rp50 Juta

27 Juni 2026 - 16:18 WIB

Belanda Umumkan Kode Merah: Suhu 39°C Bikin Aspal Meleleh dan Dehidrasi

27 Juni 2026 - 15:44 WIB

Wartawan Diundang Keluar, Presiden Prabowo Ingin Berdiskusi dari Hati ke Hati Bersama Rektor dan Dosen

27 Juni 2026 - 14:57 WIB

Pemkot Surabaya Launching Buku: Bung Karno, Arek Surabaya!

27 Juni 2026 - 10:29 WIB

Korban Meninggal Latsarmil KDMP Jadi 4 Orang, Kemenhan Lakukan Evaluasi Prosedur

27 Juni 2026 - 09:58 WIB

Trending di News