Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

22 Damkar Dikerahkan Atasi Kebakaran Apartemen Mediterania Tanjung Duren, Lima Orang Luka-luka 80 Lebih Dievaluasi

badge-check


					Kebakaran melanda apartemen Mediterania Tanjung Duren, Jakarta Barat, Kamis pagi 07.30,, 30 April 2026. Foto: Istagrgam@jktkreativemedia Perbesar

Kebakaran melanda apartemen Mediterania Tanjung Duren, Jakarta Barat, Kamis pagi 07.30,, 30 April 2026. Foto: Istagrgam@jktkreativemedia

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Kebakaran hebat melanda Apartemen Mediterania Garden Residences 2 di Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Kamis, 30 April 2026 pagi, memicu evakuasi massal ratusan penghuni akibat asap tebal. Insiden ini diduga berawal dari korsleting listrik pada panel listrik di basement Tower C.

Kebakaran pertama terdeteksi sekitar pukul 07.15 WIB, dengan laporan resmi masuk ke Damkar DKI pukul 07.31 WIB; unit pertama tiba hanya lima menit kemudian dan pemadaman dimulai pukul 07.40 WIB.

Sebanyak 22 unit Damkar dikerahkan, api berhasil dipadamkan setelah sekitar empat jam, meski proses pendinginan dan evakuasi asap berlangsung lebih lama. Penghuni panik berhamburan keluar, sementara petugas menggunakan tangga besi untuk menyelamatkan yang terjebak.

Sekitar 82 penghuni berhasil dievakuasi, termasuk 25 orang yang sempat terjebak di lantai atas akibat asap pekat. Lima hingga belasan korban luka ringan seperti sesak napas dan patah tulang dilarikan ke rumah sakit; tidak ada laporan korban jiwa hingga update terbaru. Saat ini, petugas masih menyisir area untuk memastikan tidak ada yang tertinggal.

Diduga korsleting di panel listrik basement memicu api yang cepat menyebar, dengan alarm keamanan apartemen langsung berbunyi. Hingga siang hari (sekitar pukul 13.00 WIB), api sudah padam, tapi asap masih dievakuasi dari lorong-lorong; kondisi stabil tanpa ancaman lanjutan.

Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa. Sebanyak 5 hingga 19 orang mengalami sesak napas, patah tulang, luka bakar ringan, atau kekurangan oksigen; semuanya dievakuasi ke rumah sakit terdekat seperti RS Royal.

Korban luak termasuk Theressia (59 thn) dan Jefri (68 thn) butuh oksigen; Vilari (29 thn) dari lantai 12; Tam (95 thn) dari lantai 16 FF; serta remaja seperti Jesica (23 thn) dan Michel (19 thn). Total 82 penghuni dievakuasi, sebagian besar selamat tanpa cedera serius; proses perawatan masih berlangsung.

Pro
Limite d’aperçus gratu
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PT Pegadaian XII Surabaya Resmikan Jembatan Gantung di Temas Batu dan 100 Mushaf dan Paket Siswa

17 Juni 2026 - 19:42 WIB

Menelisik Akar Teroris (20): Para Penjahat dan Gerilyawan

17 Juni 2026 - 18:59 WIB

2027 Polri Minta Tambah Anggaran Rp61 Triliun Menjadi Rp184 Triliun

17 Juni 2026 - 17:17 WIB

Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji Hadiri Doa Bersama Sambut Tahun Baru Hijriah 1448

17 Juni 2026 - 13:46 WIB

Komisi D DPRD Jombang Hearing Rencana PHK 1.000 Orang PT SGS, Karyawan Minta Buka Data

17 Juni 2026 - 12:35 WIB

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist
Trending di News