Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

1.000 Warga Malang Kawal Aksi Mahasiswa agar Tetap Damai dan Kondusif

badge-check


					Aksi demo mahasiswa dikawal 1000 warga di Malang (Ist) Perbesar

Aksi demo mahasiswa dikawal 1000 warga di Malang (Ist)

Penulis: Sapteng M Nunggal | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, MALANG-Aksi unjuk rasa yang digelar Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Cabang Malang berlangsung damai di depan gedung DPRD Kota Malang, Senin (1/9/2025). Menariknya, sekitar 1.000 warga Malang ikut serta mengawal jalannya demonstrasi untuk memastikan tidak terjadi aksi anarkis.

Unjuk rasa dimulai dengan long march menuju gerbang utara gedung DPRD. Sebanyak 15 mahasiswa tiba di lokasi sekitar pukul 14.30 WIB sambil menyuarakan tiga tuntutan utama, yakni:
1. Mendesak Menteri Keuangan Sri Mulyani bertanggung jawab atas kenaikan pajak sekaligus mengundurkan diri.
2. Mendorong percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset sebagai prioritas legislasi 2025.
3. Membebaskan massa aksi di seluruh Indonesia tanpa syarat dalam waktu 1×24 jam.

Dukungan warga terhadap aksi damai ini datang dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Madura Asli, Sakera Mania, Branjang Kawat, Madas Cabang Malang, serta komunitas Stewart Arema.

Koordinator lapangan Madura Asli dan Sakera Mania, Ashadi menyebut kehadiran warga bertujuan menjaga ketertiban dan mencegah provokasi. “Mewakili warga Madura yang cinta damai di Kota Malang, kami sukarela mengawal aksi ini agar tidak ada pengerusakan maupun upaya memecah belah,” ujarnya.

Presidium Aremania Utas Ali Rifky juga menegaskan pentingnya menjaga nama baik Kota Malang. “Warga Malang taat aturan dan cinta damai. Kami ingin pastikan Malang kondusif tanpa ancaman dari pihak luar,” tandasnya.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono memberikan apresiasi atas partisipasi warga yang turut menjaga keamanan. “Ini luar biasa. Sekitar 1.000 warga datang tanpa diundang untuk mengawal aksi agar tidak ada penyusup atau provokasi,” katanya.

Nanang berharap aksi damai di Kota Malang menjadi contoh bagi daerah lain dalam menyampaikan aspirasi dengan aman, tertib, dan tetap menjaga kondusifitas wilayah. “Ini membuktikan warga Malang mencintai kotanya serta menginginkan Malang tetap damai dan tenang,” pungkasnya.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Pertamax Oktober Tetap Rp 15.950, Wamen ESDM Bilang Begini

2 Oktober 2026 - 20:07 WIB

TPK Hotel di Kota Malang Turun Jadi 42,68% pada Agustus

2 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Pemprov Jatim Gelar Pemutihan Pajak sampai Akhir November 2026

1 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Tiga Anggota DPRD di Jatim Ditangkap Polrestabes Surabaya karena Narkoba

30 September 2026 - 19:20 WIB

YLKI Dorong Label Peringatan Gula, Garam, Lemak , Usai Putusan MK

30 September 2026 - 18:59 WIB

Penerbangan Singapura Tersebar ke 17 Kota RI, Ekonomi Daerah Luar Jawa Panen Devisa

30 September 2026 - 18:38 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Rp109.000 per Kg, Telur Ayam di Rp29.500 per Kg

29 September 2026 - 21:08 WIB

Urai Macet Ketapang-Gilimanuk, Jatim Revitalisasi Dermaga Bulusan Rp6 Miliar

29 September 2026 - 20:14 WIB

Paradoks Durian RI: Menang Berat Buah, Keok Nilai Rupiah

28 September 2026 - 19:08 WIB

Trending di Nasional