Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Warga Kebraon Antusias Ikuti Program Sertifikat Halal Gratis, Gensana Siap Kembangkan UMKM

badge-check


					Warga Kebraon Antusias Ikuti Program Sertifikat Halal Gratis, Gensana Siap Kembangkan UMKM Perbesar

Penulis: Laurensia | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM. SURABAYA– Warga Kebraon Surabaya melaksanakan Sosialisasi Program Sehati yang merupakan program sertifikasi halal gratis yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama.

Selain Sertifikasi Halal Gratis pelaku usaha sekaligus dibantu dalam pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Ketua RT 1 RW 3 Kebraon, Surabaya, Imran, sebagai penyelenggara acara sosialisasi Sehati, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi ekonomi warga.

“Kegiatan ini untuk mengangkat ekonomi warga RT 1. Banyak UMKM di sini yang belum terwadahi, mereka bingung bagaimana mengurus sertifikat halal untuk makanan atau minuman. Karena itu kami bersama Pak Indra dan Bu Evi membuat acara ini,” ujarnya, 22 Juni 2025, pagi.

Di lingkungan tersebut, ada sekitar 45 pelaku UMKM. Dari jumlah itu, 24 di antaranya belum memiliki sertifikat halal, sementara sisanya sudah mengurus sejak dua tahun lalu. Usaha mereka cukup beragam, mulai dari yang membuka lapak di depan rumah, di kawasan Griya Kebraon, hingga di Marinir Sport Center.

Indra Wahyudi, sebagai penggerak UMKM di wilayah Surabaya, menambahkan bahwa dengan sertifikat halal, penjualan produk diharapkan bisa meningkat hingga 200 persen.

“Orang tidak khawatir saat membeli produk, karena sertifikat ini asli dan bisa dicek di BPJPH, bukan abal-abal. Ini akan meningkatkan daya saing produk,” ujarnya.

Selain itu, sertifikat halal juga menjadi syarat penting untuk menjual produk secara online maupun di pasar modern. “Nanti juga akan diuruskan NIB, sehingga usaha benar-benar diakui oleh pemerintah,” tambah Indra.

Menurut Indra, sejumlah manfaat dari memiliki NIB dan sertifikat halal antara lain:

1. Legalitas dan pengakuan usaha yang memperkuat posisi hukum usaha.

2. Meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing produk, terutama bagi konsumen Muslim.

3. Memperluas pasar, baik di e-commerce, pasar modern, hingga ekspor.

4. Akses pembiayaan dan kemitraan, mempermudah kerja sama bisnis dan pengajuan kredit.

5. Daya saing produk meningkat, sehingga nilai jual lebih tinggi.

Sementara itu, Evi Rahmawati SE, pendamping Sehati dari Al Hidayah, menjelaskan bahwa pada 2025 pemerintah membuka kuota satu juta sertifikat halal gratis.

“Saat ini baru sekitar 300 ribu yang terpakai, jadi masih ada sekitar 700 ribuan kuota yang tersedia,” kata Evi.

Ia juga menyampaikan, ada perubahan dalam persyaratan pengajuan. “Persyaratannya hampir sama seperti sebelumnya KTP, daftar produk, bahan yang dipakai, proses produksi, dan yang sekarang lebih detail, yakni foto produk harus diambil di tempat produksi atau usaha,” jelasnya.

Kaos Biru, Indra Wahyudi, Kiri Bawah, Imran, Kanan Bawah Evi

Menariknya, pada kegiatan ini juga diikut komunitas relawan anti narkoba, yang tidak sekadar mengikuti sosialisasi, namun juga berencana mengembangkan kegiatan positif melalui pembentukan UMKM yang melibatkan para penyintas atau mantan pengguna narkoba.

“Dengan membuka peluang usaha, kami ingin membantu mereka agar bisa mandiri, produktif, dan kembali diterima di masyarakat, sekaligus mencegah potensi kambuh,” ujar Lauren yang merupakan Ketua DPC Gensana (Generasi Anti Narkoba) Surabaya.

Program Sehati pun membuka banyak peluang, bukan hanya bagi UMKM, tetapi juga bagi komunitas yang ingin bangkit dan berkontribusi di masyarakat.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sopir Mengantuk Tabrak Truk di KM 687 Sumo: 4 Penumpang Tewas, 7 lukaluka

12 September 2026 - 12:54 WIB

Petani Lapor Sulit Mendapat Pupuk Subsidi, Menteri Amran Langsung Copot Manajer Gudang Banggai

11 September 2026 - 19:29 WIB

Investasi Jatim Turun 2,6%, Apindo Soroti Kepastian Berusaha

11 September 2026 - 18:59 WIB

Keracunan Massal Pindah ke Lombok Tengah: 352 Siswa di Lima SDN dan MTs Bukitliang

11 September 2026 - 17:14 WIB

Lamaran Ditolak, Mantan Pacar Bunuh Dua Remaja Kakak Beradik 5 Tahun Baru Terkuak

11 September 2026 - 11:34 WIB

Zulhas: MBG, Kita Akui Gagal! Sabar, Kita Perbaiki Manajemennya

11 September 2026 - 10:54 WIB

Sayembara Bukti Ijazah Gibran Berhadiah Rp10,28 M Ditutup, Denny Indrayana: Dilanjut Gugatan ke MK

11 September 2026 - 09:58 WIB

SAR Gabungan Temukan Jaket Pelampung dan Botol, Belum Dipastikan Milik 5 Jurnalis dan 3 Kru Liputan Anak Krakatau

10 September 2026 - 21:46 WIB

Tim SAR Gabungan temulan satu jaket pelampung dan botol putih, tetapi belum bisa dipastikan yang dikenakan para jurnalis, Rabu 10 September 2026. Foto: okezone

Salah Injak Pedal: Alphard Santap 3 Mobil, 11 Motor, dan Rombong Bakso di Sukolilo

10 September 2026 - 03:46 WIB

Trending di News