Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

5 Jurnalis dan 2 Kru Kapal Belum Ditemukan, Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau Sejak 7 September 2026

badge-check


					SAR kerahkan 24 kapal, helikopter, serta puluhan nekayan sukarwka untuk.mencari lima jurnalis dan duacawak perahu, saat liputan erupsi gunung Anak Krajatau, sejak 7 September 2026. Foto: MetroTV Perbesar

SAR kerahkan 24 kapal, helikopter, serta puluhan nekayan sukarwka untuk.mencari lima jurnalis dan duacawak perahu, saat liputan erupsi gunung Anak Krajatau, sejak 7 September 2026. Foto: MetroTV

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PANDEGELANG— Kepanikan dan kesedihan mendalam menyelimuti keluarga tujuh orang yang hilang di perairan Selat Sunda saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Kapal yang membawa lima jurnalis dan dua awak kapal dilaporkan terakhir berkomunikasi pada Senin, 7 September 2026, pukul 15.04 WIB.

Hingga hari ketiga pencarian, Rabu 9 September 2016, kapal dan seluruh penumpang belum ditemukan.

Daftar Pencarian

Lima Jurnalis:

1. Aditya Setiawan — Metro TV
2. Rina Marlina — Metro TV
3. Dedi Kurniawan — iNews
4. Siti Aminah — Radar Lampung
5. Budi Santoso — Wartawan Lepas / Kontributor

Dua Awak Kapal:

1. Suryadi, 52 tahun — Nakhoda kapal, warga Desa Ketapang, Lampung Selatan
2. Udin Suryana, 28 tahun — Awak kapal, anak dari Suryadi

Kapal yang digunakan adalah kapal penumpang kecil bermotor bernomor lambung KT-0412-LS, milik Suryadi.

Rombongan berangkat dari Pelabuhan Ketapang, Lampung Selatan pada Senin siang menuju perairan sekitar Anak Krakatau untuk meliput aktivitas vulkanik yang sedang meningkat.

Pencarian dikoordinasikan oleh Kantor SAR Nasional Lampung Selatan, didukung oleh Basarnas Tanjung Karang, TNI AL (Lanal Banten dan Lanal Lampung), Polairud, Dinas Perhubungan Pelabuhan Merak–Bakauheni, serta puluhan nelayan sukarelawan.

Kerahkan 24 Kapal dan Helikopter

Kepala Kantor SAR Lampung Selatan, I Gusti Ngurah Astawa, S.Sos., M.M., memberikan keterangan resmi setiap harinya pukul 12.00 dan 18.00 WIB di posko pencarian.

“Senin pukul 15.04 WIB adalah kontak terakhir. Posisi mereka sekitar dua kilometer sebelah barat Pulau Anak Krakatau. Sejak saat itu, sinyal hilang total.” Tegasnya.

“Kami mengerahkan 24 unit kapal — 11 kapal resmi dan 13 kapal nelayan sukarelawan — serta satu helikopter untuk pencarian udara. Radius pencarian kami perlebar hingga 20 kilometer dari titik terakhir, mencakup perairan sekitar Anak Krakatau, Pulau Sebesi, hingga jalur pelayaran utama Merak–Bakauheni.” Tutur Gusti Ngurah.

 

Temukan Jaket & Pelampung

Pada Selasa, tim pencari menemukan barang-barang yang mengapung — jaket keselamatan, sepatu, dan dokumen identitas salah satu jurnalis — namun kapal dan penumpangnya belum ditemukan.

“Kendala terbesar adalah kondisi laut yang bergejolak. Ombak mencapai 1,5 hingga dua meter, jarak pandang terbatas akibat aktivitas vulkanik dan cuaca. Meski berat, operasi pencarian berjalan 24 jam nonstop. Kami tidak akan berhenti selama masih ada harapan menemukan mereka,” tegas I Gusti Ngurah Astawa pada Rabu sore, 9 September 2026.

Keluarga korban yang berkumpul di posko pencarian memohon agar informasi diberikan secara terbuka dan berkala.

“Beri tahu kami apa adanya, jangan ditunda. Anak-anak, suami, dan ayah kami sedang dicari — kami berhak tahu setiap perkembangan,” ujar salah satu keluarga yang tak mampu menahan tangis.

Tujuh orang yang pergi untuk memberi tahu publik tentang bahaya, kini menjadi bagian dari bahaya itu sendiri.

Doa dan harapan menyertai mereka, serta keluarga yang menunggu dengan cemas di darat. Semoga mereka segera ditemukan dalam keadaan selamat.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dipanggil ke KPK, Nusron Wahid Malah Pergi Malaysia Ada Apa?

17 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Soto Ayam Golkar Rp10.000 Laris Manis, Agus Karim 8 Tahun Menggelar Jumat Legi Berkah Makan Gratis

17 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Praktek Goreng Saham, OJK Jatuhkan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun kepada DSSA, BREN dan CUAN

17 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Penutupan Jombang Fest, Bupati Warsubi Bagikan Penghargaan Juara dan Santunan untuk Yatim Piatu

16 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Bupati Warsubi dan Danrem 082 Tinjau Operasi 8 Gerai KDKMP di Mojoagung dan Mojowarno

16 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Tibatiba Angin Berbalik Arah, Empat Relawan Tewas Terbakar Saat Padamkan Kebakaran Hutan Bromo

16 Oktober 2026 - 14:15 WIB

OTT ke 23 KPK Ringkus Bupati Klaten, Wajar Ismoyo: Warga Masyarakat Saya Mohon Maaf

16 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Terlibat Kasus OTT ATR/BTN Bogor, Hercules Serahkan Rp800 Juta kepada KPK

16 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Lantik Empat Wamen Baru, Kabinet Prabowo 112 Orang tapi Kabinet Dwikora Bung Karno Sebanyak132 Orang

15 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Trending di News