Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Zulhas: MBG, Kita Akui Gagal! Sabar, Kita Perbaiki Manajemennya

badge-check


					Menko Zulkifli Hassan akui program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) gagal, bukan soal kebijaksanaannya, tetapi pada tingkat manajemen pelaksanaanya. Foto: Instagram@infoTV Perbesar

Menko Zulkifli Hassan akui program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) gagal, bukan soal kebijaksanaannya, tetapi pada tingkat manajemen pelaksanaanya. Foto: Instagram@infoTV

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM,  BANDAR LAMPUNG — Untuk pertama kalinya sejak program Makan Bergizi Gratis berjalan, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melontarkan pengakuan paling keras dan jujur di hadapan publik: “Apa yang gagal? MBG. MBG kita akui gagal.”

Pernyataan ini disampaikan dalam pidato utama Seminar Koperasi Desa Merah Putih di Bandar Lampung dan langsung memicu perbincangan nasional, Jumat pekan lalu, 4 September 2026.

Isi Pernyataan

Zulhas tidak berkelit dari rentetan masalah yang membayangi program andalan pemerintahan ini.

“Anggaran besar, sudah hampir dua tahun berjalan, masalah tidak berhenti — termasuk yang terakhir, keracunan massal,” tegasnya.

Namun ia segera meluruskan: kegagalan yang dimaksud bukan pada tujuan program memberi makan bergizi gratis kepada puluhan juta anak, melainkan pada manajemen, sistem distribusi, dan pengawasan di lapangan.

“Dapur bagus, semua bagus. Tapi budaya kerjanya yang bermasalah. Masak jam 6 pagi, dikirimnya jam 11 siang — itulah yang menyebabkan keracunan,” jelas Zulhas.

Ia menegaskan kelalaian manusia, bukan konsep program, sebagai akar masalah.

Pembenahan

Meski mengakui kegagalan pelaksanaan, Zulhas menegaskan program tidak akan dihentikan. Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk manajemen baru untuk memimpin perbaikan total.

“Manajemen yang bermasalah sudah diproses. Pak Presiden nunjuk yang baru — anak muda, fresh, pintar, hebat,” ungkapnya.

249 KS SPPG Dipecat

Sebelumnya, per 27 Agustus 2026, sebanyak 249 Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah diberhentikan karena pelanggaran berat, termasuk kelalaian yang menyebabkan keracunan makanan.

Zulhas juga mengancam sanksi tegas berupa pemecatan bagi petugas yang lalai atau sengaja mengirim makanan tidak layak.

“Tidak boleh ada toleransi. Tegas — dipecat. Kalau yang sengaja, ya ditindak,” ancamnya di JCC Senayan, Jakarta, pada kesempatan terpisah di hari yang sama.

Masyarakat Diimbau Bersabar

Zulhas meminta masyarakat memberi waktu satu hingga dua bulan untuk membereskan tata kelola secara bertahap.

“Kasihlah waktu kita satu-dua bulan ini. Kita akan bereskan pelan-pelan. Program sebesar ini tidak bisa instan, tapi harus diperbaiki,” pungkasnya.

Hingga saat ini, gelombang kasus keracunan massal di berbagai daerah masih terus dilaporkan.

Pengakuan Zulhas menjadi sinyal terkuat bahwa pemerintah mengakui krisis di lapangan dan bertekad membenahi dari akar, meski perjalanan menuju perbaikan baru saja dimulai.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Truk Angkut 14 Sapi Tabrak Dua Truk, hingga Terguling di Perak Jombang

28 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Kinerja Disdikbud 2026, Wor Windari: Rerata Lama Sekolah di Jombang 9,15 Tahun Lampaui Program Nasional

28 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Meriahkan Operasi Patuh Semeru 2026 Satlantas Polres Gresik Bagikan Cokelat

28 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Pemkab Gresik Lakukan Seleksi Sertifikasi BNSP Pelaku Kuliner

28 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Terjaring Operasi Patuh di Lumajang, Pelajar Nekat Terobos Hingga Menabrak Jatuh Wanita Polantas

27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Jombang Terjadi Hujan Cukup Deras , Wiko Diaz: Ini Hujan Rekayasa Pemprov Jatim untuk Atasi Karhutla

27 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Perempuan Mati Mendadak Dalam Posisi Tertidur

27 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Kasus Pembunuh Istri Siri dan Anaknya, Polisi Ringkus Dwi Bagus Sembunyi di Desa Mejoyolosari, Gudo Jombang

27 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Ketua DPRD Hadi Atmaji dan Rombongan Hadir Nonton de’Massiv Penutupan Peringatan Hari Jadi Jombang

27 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Trending di News