Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Sayembara Bukti Ijazah Gibran Berhadiah Rp10,28 M Ditutup, Denny Indrayana: Dilanjut Gugatan ke MK

badge-check


					Prof Dr Denny Indrayana ajukan judicial review ke MK, tentang ijazah Gibran. Foto:instagram@dennyindrayana99 Perbesar

Prof Dr Denny Indrayana ajukan judicial review ke MK, tentang ijazah Gibran. Foto:instagram@dennyindrayana99

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA — Pakar hukum tata negara Prof Dr Denny Indrayana secara resmi menutup sayembara, 9 September 2026, tentang pembuktian ijazah Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau sederajat milik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Selama lebih dari satu bulan berjalannya sayembara yang dibuka sejak 9 Agustus 2026, tidak ada satu pun pihak yang berhasil menunjukkan dokumen yang dimaksud.

Total komitmen sumbangan masyarakat yang terkumpul mencapai Rp10.280.173.556, berasal dari 306 penyumbang di seluruh Indonesia.

“SAYEMBARA BUKTI DITUTUP! Total sumbangan terakhir mencapai Rp10.280.173.556 dari 306 penyumbang.

Perjuangan berlanjut ke Mahkamah Konstitusi untuk menguji syarat pendidikan Gibran.

Kawal prosesnya. Jangan berhenti bersuara,” tulis Denny melalui akun media sosial resminya.

Sumbangan

Perlu ditegaskan, dana sebesar Rp10,28 miliar tersebut bukanlah uang tunai yang dikumpulkan di rekening Denny Indrayana.

Sistem yang diterapkan murni berupa komitmen tertulis: para penyumbang menyatakan kesanggupan mereka membayar jika ada yang berhasil menunjukkan ijazah yang dimaksud.

Karena tidak ada pemenang, maka tidak ada satu rupiah pun yang ditarik dari para penyumbang.

Identitas para penyumbang juga tidak dipublikasikan demi alasan privasi, namun telah diverifikasi keabsahannya oleh tim Denny Indrayana.

Dari Sayembara ke MK

Denny Indrayana bersama sejumlah elemen masyarakat sipil:  antara lain Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Partai Ummat, dan Forum Purnawirawan Prajurit TNI.

Pada hari yang sama mendaftarkan permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi.

Inti dalil pemohon adalah dugaan pemenuhan syarat pendidikan calon wakil presiden sebagaimana diatur dalam Pasal 169 huruf r UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu tidak terpenuhi oleh Gibran saat pendaftaran Pilpres 2024.

Pemohon berpendapat bahwa syarat pendidikan minimal SLTA atau sederajat bersifat imperatif — wajib dipenuhi secara sah dan tidak dapat ditawar. Jika terbukti tidak terpenuhi, maka proses pencalonan hingga pelantikan dinilai cacat sejak awal.

Sebanyak 101 alat bukti turut disertakan ke dalam berkas permohonan.

Perspektif Hukum

Pihak yang memandang gugatan ini memiliki sejumlah keraguan prosedural.

Pertama, hasil Pilpres 2024 telah berkekuatan hukum tetap dan telah dilantik — asas ne bis in idem dan batas waktu pengajuan PHPU telah berlalu.

Kedua, KPU saat tahapan pencalonan telah memverifikasi dokumen penyetaraan kelulusan luar negeri milik Gibran dan dinyatakan sah sesuai PKPU No. 19/2023 yang memberi pengecualian bagi lulusan sekolah asing yang memiliki ijazah perguruan tinggi.

Ketiga, persoalan verifikasi administrasi pencalonan secara hukum merupakan ranah Bawaslu dan PTUN pada saat pemilu berlangsung, bukan objek PHPU di MK pasca-pelantikan.

Status Perkara

Permohonan baru saja diterima di kantor Mahkamah Konstitusi pada 10 September 2026.

MK belum menetapkan jadwal sidang maupun memutuskan menerima atau menolak permohonan tersebut. Masyarakat dimohon menunggu proses hukum berjalan tanpa menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Truk Angkut 14 Sapi Tabrak Dua Truk, hingga Terguling di Perak Jombang

28 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Kinerja Disdikbud 2026, Wor Windari: Rerata Lama Sekolah di Jombang 9,15 Tahun Lampaui Program Nasional

28 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Meriahkan Operasi Patuh Semeru 2026 Satlantas Polres Gresik Bagikan Cokelat

28 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Pemkab Gresik Lakukan Seleksi Sertifikasi BNSP Pelaku Kuliner

28 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Terjaring Operasi Patuh di Lumajang, Pelajar Nekat Terobos Hingga Menabrak Jatuh Wanita Polantas

27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Jombang Terjadi Hujan Cukup Deras , Wiko Diaz: Ini Hujan Rekayasa Pemprov Jatim untuk Atasi Karhutla

27 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Perempuan Mati Mendadak Dalam Posisi Tertidur

27 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Kasus Pembunuh Istri Siri dan Anaknya, Polisi Ringkus Dwi Bagus Sembunyi di Desa Mejoyolosari, Gudo Jombang

27 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Ketua DPRD Hadi Atmaji dan Rombongan Hadir Nonton de’Massiv Penutupan Peringatan Hari Jadi Jombang

27 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Trending di News