Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Viral Video Pengeroyokan Puluhan Siswa kepada Agus Saputra Guru SMKN 3 Tanjung Jabung Jambi

badge-check


					Berawal dari teguran dan penamparan menyebablan guru olahraga Agus Saputra dikeroyok oleh puluhan siswanya. Persitiwa ini terjadi Selas, 13 Januairi 2026. Foto: Instagram@kabarjambi Perbesar

Berawal dari teguran dan penamparan menyebablan guru olahraga Agus Saputra dikeroyok oleh puluhan siswanya. Persitiwa ini terjadi Selas, 13 Januairi 2026. Foto: Instagram@kabarjambi

Penulis: Sri Muryanto   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM,COM, JAMBI–  Agus Saputra, guru di SMK Negeri 3 (Pertanian) Tanjung Jabung Timur, Jambi, menjadi korban pengeroyokan oleh puluhan  siswanya pada Selasa, 13 Januari 2026, sekitar pukul 16.00 WIB.

Peristiwa tersebut dipicu dugaan kesalahpahaman setelah siswa merasa tersinggung oleh ucapan guru terkait kondisi ekonomi orang tua yang ditegur itu.

Dalam video yang beredar, beberapa siswa tampak memukul dan menendang guru di dalam kelas hingga situasi menjadi ricuh. Guru tersebut sempat melakukan perlawanan. Pihak sekolah kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Berbak.

Insiden ini viral di media sosial setelah video merekam aksi kekerasan tersebut beredar luas.Konflik bermula saat Agus menegur dan menampar seorang siswa selama jam olahraga pagi hari.

Ia mendatangi kelas untuk menegur balik, yang berujung pada tamparan refleks terhadap siswa tersebut, memicu tantangan dan mediasi yang gagal hingga sore hari.

Agus melaporkan kejadian ke Dinas Pendidikan Provinsi Jambi pada 14 Januari 2026 untuk klarifikasi. Ia mengaku mengacungkan celurit dari ruang alat pertanian hanya sebagai gertakan pertahanan diri saat dilempari batu, bukan untuk melukai.

Pengeroyokan melibatkan siswa lintas angkatan (kelas 1-3), menyebabkan luka memar di wajah dan tubuh Agus. Beberapa siswa menuduhnya menghina kondisi ekonomi orang tua murid, tapi Agus menyebutnya sebagai motivasi pendidikan.

Guru Agus Saputra diklaim mengucapkan kata “miskin” kepada siswa yang menegurnya kasar selama jam olahraga, yang dianggap menghina kondisi ekonomi orang tua murid.

Beberapa siswa menuduh ucapan itu sebagai ejekan tidak pantas, memicu tantangan dan mediasi gagal hingga berujung pengeroyokan.

Agus membantah maksud menghina, menyatakan ucapan tersebut hanyalah motivasi pendidikan agar siswa termotivasi belajar, bukan ejekan.

Konteks kasus pengeroyokan Agus Saputra di SMK N 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi, bermula dari teguran kasar siswa saat jam olahraga, yang memicu konflik berantai hingga mediasi gagal dan kekerasan fisik.

Agus mendengar siswa menegurnya dengan kata-kata tidak sopan di depan kelas, sehingga ia masuk untuk menanyakan pelaku dan menampar siswa yang mengaku sebagai bentuk pendidikan moral, memicu tantangan dari siswa tersebut.

Mediasi melibatkan guru lain gagal karena Agus meminta siswa berubah atau membuat petisi, sementara siswa menuntut permintaan maaf atas dugaan hinaan “miskin” yang diklaim sebagai motivasi pendidikan.

Eskalasi Kekerasan

Setelah mediasi buntu, saat menuju ruang guru Agus dikeroyok siswa lintas angkatan hingga memar, berlanjut sore hari dengan lemparan batu; Agus mengacungkan celurit dari ruang alat pertanian sebagai gertakan pertahanan diri.

Kondisi terkini kasus pengeroyokan Agus Saputra di SMK N 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi, menunjukkan bahwa ia telah melaporkan kejadian ke Dinas Pendidikan Provinsi Jambi pada 14 Januari 2026 untuk mediasi dan klarifikasi.

Agus mengalami memar dan luka lebam di wajah serta sekujur tubuh akibat pengeroyokan, tapi belum ada laporan perawatan medis lanjutan atau pemulihan signifikan.​ **

En lien
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dugaan Permintaan Aborsi Seret Runner-up Raka Raki Jatim 2026, Begini Respons Pemkot Surabaya

10 Agustus 2026 - 20:54 WIB

DJP Tegaskan Belum Ada Rencana Pajaki Pemilik Rumah Kontrakan pada 2027

10 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Mirip Film Perang Fiksi, RRT Lawan Nyamuk Gunakan Senjata Laser

10 Agustus 2026 - 20:34 WIB

BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP

10 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Ritual Malam Bakar Obat Nyamuk Nasional, Nilai Pasar Rp7,8 Triliun/ Tahun

10 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Prakiraan APBD Jombang 2027: Cuma Naik Rp167 Miliar

10 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Harga Naik Terus, Koperasi Unggas Sejahtera Bagikan Gratis 600 Ekor Ayam kepada Warga Batang

10 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Diduga Kasus Tanah Kaveling, Polresta Malang Terbitkan Surat DPO terhadap Ipda Wibowo Hari Sucahyo

10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Mobil Peserta Drag Rage Hilang Kendali, Enam Penonton Tewas Tertabrak 11 Lukaluka di Kotamobagu

9 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Trending di News