Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Tim Ombudsman Sidak ke LP CIbinong: Temukan Bangunan Mirip Hotel dan Deretan Mobil Mewah!

badge-check


					Petugas KP Cibinong mengawal ketat tim Ombudsman yang tengah melakukan sidak, di Cibinong, Bogor. Foto: ist Perbesar

Petugas KP Cibinong mengawal ketat tim Ombudsman yang tengah melakukan sidak, di Cibinong, Bogor. Foto: ist

Penulis: Mayang K. Mahardhika   |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, CIBINONG, BOGOR — Tim Ombudsman Republik Indonesia melakukan aksi inspeksi mendadak (Sidak) ke lembaga pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, kabupaten Bogor, Jawa Barat, berujung pada penemuan yang mengejutkan sekaligus memprihatinkan.

Tim dipimpin langsung dua Anggota Ombudsman RI, Fikri Yasin dan Syafrida R. Rasahan, didampingi jajaran staf pengawasan, menemukan ada klaster bangunan berfasilitas sangat lengkap menyerupai apartemen mewah.

Bukan cuma itu, tampak puls deretan kendaraan bermewahan yang diduga diperuntukkan bagi narapidana tertentu yang menempati hunian istimewa tersebut.

Diadang Petugas LP

Kedatangan tim pengawas tidak berjalan mulus sejak awal. Sebelum dapat meninjau area yang dimaksud, rombongan Ombudsman diadang oleh petugas di lingkungan lapas.

Para petugas yang berjaga di pintu masuk menolak memberi izin masuk, sehingga terjadi perdebatan sengit yang berujung pada saling dorong-mendorong antara tim Ombudsman dengan jajaran petugas keamanan dan sipir Lapas Cibinong.

Hingga saat ini, belum ada nama individu yang disebutkan sebagai pelaku pengadangan tersebut; peristiwa ini dinyatakan dilakukan secara bersama-sama oleh petugas yang sedang bertugas di lokasi saat itu, khususnya di akses menuju bagian belakang kompleks penjara.

Berbekal ketegasan dan wewenang pengawasan yang dimilikinya, tim akhirnya berhasil menembus penghalang dan masuk ke area yang selama ini tertutup dari pengawasan publik.

Di sanalah terlihat jelas bangunan-bangunan yang tidak wajar ditemui di lingkungan pemasyarakatan: unit hunian yang tersusun rapi, lengkap dengan fasilitas penunjang berstandar tinggi, menyerupai apartemen atau hotel pribadi, jauh berbeda dengan kondisi bangunan lain di sekitarnya.

Tidak hanya itu, di area yang sama terparkir kendaraan-kendaraan mewah yang keberadaannya pun tidak dapat dijelaskan secara resmi sebagai aset negara maupun kendaraan dinas.

Kesimpulan sementara yang dikemukakan tim Ombudsman adalah dugaan kuat ada perlakuan istimewa yang diberikan kepada kelompok narapidana tertentu.

Mereka  dapat menempati hunian eksklusif, dilengkapi fasilitas di luar standar layanan pemasyarakatan, serta memiliki akses ke kendaraan pribadi yang tidak seharusnya berada di dalam kawasan lapas.

Hal ini dinilai sangat menciderai rasa keadilan sekaligus melanggar prinsip kesetaraan perlakuan bagi seluruh warga binaan.

Ada Pelanggaran

Ombudsman menegaskan bahwa penemuan ini merupakan indikasi ada pelanggaran berat terhadap tata kelola pemasyarakatan serta kemungkinan pemanfaatan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Hasil pemeriksaan ini akan diserahkan kepada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, untuk ditindaklanjuti dengan penertiban, pemeriksaan, serta penjatuhan sanksi terhadap pihak-pihak yang terbukti bertanggung jawab.

Masyarakat pun diimbau untuk terus memantau perkembangan tindak lanjut dari penemuan ini, guna memastikan bahwa pelaksanaan pemasyarakatan di seluruh Indonesia kembali berjalan transparan, adil, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kronologi

  • Kedatangan Tim Ombudsman — Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin dan Syafrida R. Rasahan memimpin sidak ke Lapas Kelas IIA Cibinong, didampingi staf pengawasan
  • Pengadangan di Pintu Masuk — Rombongan dihalangi oleh petugas keamanan dan sipir yang berjaga; terjadi cekcok hingga saling dorong
  • Belum Ada Nama Individu — Oknum yang menghalangi belum disebutkan namanya; dinyatakan dilakukan petugas yang berjaga secara kolektif
  • Berhasil Masuk ke Area Tertutup — Tim menembus penghalang dan menuju area bagian belakang kompleks lapas
  • Penemuan Bangunan Mewah — Ditemukan klaster hunian menyerupai apartemen lengkap berfasilitas mewah, tidak sesuai standar lapas
  • Ditemukan Kendaraan Mewah — Di area yang sama terlihat deretan mobil mewah yang diduga milik atau diperuntukkan narapidana tertentu
  • Dugaan Perlakuan Istimewa — Fasilitas diduga disediakan khusus bagi kelompok narapidana tertentu, melanggar prinsip kesetaraan
  • Hasil Diserahkan ke Pihak Berwenang — Laporan dikirim ke Ditjen Pemasyarakatan / Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk penertiban & sanksi
  • Pemantauan Berlanjut — Masyarakat diimbau memantau tindak lanjut agar transparansi terjaga.**
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menteri Yusril Minta Ombudsman Buka Semuanya, Izinkan Wartawan Masuk ke LP Cibinong

25 September 2026 - 13:11 WIB

Komisi C Soroti Proyek Revitalisasi 128 Gedung SD/ SMP Jombang dengan Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:52 WIB

Marathon KPK Geledah Kanwil ATR/ BPN Jatim, Malang dan Rumah Milik Lampri di Pace Nganjuk

25 September 2026 - 10:46 WIB

Kantor Digeledah, Istri Dirjen ATR/ BTN Krystianti Lampri Cuti Menghilang Secara Misterius

24 September 2026 - 23:50 WIB

Oknum Diknas Minta Jatah 10% dari Dana Revitalisasi 180 Gedung SD/ SMP di Bangkalan Rp38 Miliar

24 September 2026 - 16:56 WIB

Eri Cahyadi Melarang Sekolah Jualan Seragam, Bupati Sidoarjo Melarang Sekolah Acara ODL

24 September 2026 - 09:24 WIB

Hasil Tes DNA Jenazah yang Ditemukan adalah Surakman Awak Arupadatu 1, Posisi 380 Km di Perairan Enggano

24 September 2026 - 03:23 WIB

351 Siswa SMAN 1 Sampang Cilacap Keracunan MBG: 6 Rawat Inap 19 Kondisi Memburuk Dirujuk ke RSUD

23 September 2026 - 23:02 WIB

Trending di News