Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Trans Jatim Koridor Malang Raya Diluncurkan 30 Oktober 2026

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Sapteng M Nunggal | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, MALANG-Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah mematangkan persiapan peluncuran Trans Jatim Koridor 2 untuk wilayah Malang Raya yang dijadwalkan akan resmi beroperasi pada 30 Oktober 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Nyono menjelaskan peresmian trayek anyar moda angkutan umum massal tersebut akan dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Pendopo Kabupaten Malang, Kepanjen pada akhir Oktober mendatang.

“Insyaallah mohon doanya, mohon support-nya, 30 Oktober jam 14.00 WIB Ibu (Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa) launching (Trans Jatim Koridor 2) di Pendopo Kabupaten Malang Kepanjen. Persiapan akhir sudah oke dan tidak ada masalah,” ujar Nyono, Minggu (18/10/2026).

Dalam operasionalnya, Nyono memastikan armada Trans Jatim Koridor 2 tidak akan melintasi Terminal Arjosari. Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil pertemuan pemerintah provinsi bersama 20 paguyuban angkutan umum di Kota Malang guna menjaga harmonisasi layanan transportasi lokal.

“Kami pastikan (Trans Jatim Koridor 2) tidak melalui Terminal Arjosari. Kami memang ingin bahwa nanti ada feeder dari teman-teman paguyuban ini yang mengantar penumpang dari halte Trans Jatim Koridor 2 ini menuju ke Arjosari,” ujarnya.

Menurut Nyono, layanan Trans Jatim Koridor 2 akan difokuskan untuk melayani simpul transportasi dengan kualifikasi Terminal Tipe B. Sementara itu, Terminal Arjosari yang berstatus sebagai Terminal Tipe A merupakan simpul utama origin-destination angkutan antar kota.

“Dari awal kami sudah sampaikan kami ingin melayani di Terminal Tipe B. Kalau Arjosari kan Terminal Tipe A, dan itu adalah origin destination-nya dari terminal-terminal lain. Kami hadir untuk bekerja sama, bukan untuk melindas. Kita hadir untuk merangkul, bagaimana semua paguyuban di Malang bisa berharmoni, saling bekerja sama, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Nyono.

Sebagai bentuk perwujudan integrasi angkutan, ia menjelaskan para pengemudi angkutan umum dari 20 paguyuban lokal tersebut akan disiapkan menjadi armada pengumpan (feeder). Nyono menyebut mereka akan bertugas mengantar dan menghubungkan penumpang dari halte Trans Jatim Koridor 2 menuju Terminal Arjosari.

Nyono menyebut anggota dari paguyuban-paguyuban angkutan umum (angkot) tersebut telah menyatakan kesiapannya untuk mengisi peran feeder tersebut, baik dari aspek armada maupun kelayakan operasional.

“Mereka siap. Nanti secara bertahap ya, secara bertahap. Kita ingin feeder-nya secara bertahap juga dipenuhi oleh teman-teman paguyuban,” tutur dia.****

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Karhutla Gambut Bisa Diprediksi Secara Sains

19 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Aturan Baru Ojol 2026: Pengemudi Bebas Kerja di Banyak Aplikator

19 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Diundur Jadi Oktober 2028

18 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Untuk Keselamatan Kemenhub Perketat Pengawasan ODOL Tanjung Perak

18 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Wapres Kunjungi Pabrik Sepeda di Sidoarjo, Dorong Penyelarasan Pendidikan dan Kebutuhan Industri

16 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Menteri Sosial Ungkap Warga RI yang Kebagian HP Gratis dari Pemerintah

15 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pertalite Kosong di Sejumlah SPBU Surabaya

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Bantuan Pangan Oktober-Desember Mulai Disalurkan Via Kopdes

14 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Akibat Modifikasi, KM Feronia Tak Tahan Digempur Hukum Fisika

14 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Trending di Nasional