Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

182 Personel SAR Gabungan Sukses Evakuasi 110 Pendaki G. Arjuno yang Terbakar Hebat

badge-check


					Terjadi kebakaran hebat di kawasan Gunung Arjuno dan Ringgiy, wilayaj Pasuruan dan Batu, Sabtu-Minggu, 17-18 Oktobet 2026. Foto: ist Perbesar

Terjadi kebakaran hebat di kawasan Gunung Arjuno dan Ringgiy, wilayaj Pasuruan dan Batu, Sabtu-Minggu, 17-18 Oktobet 2026. Foto: ist

Penulis: Yoli Andi Purnomo  |  Editor: Priyo Suwarno

KEDONEWS.COM, PASURUAN — Kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan Gunung Arjuno, yang membentang di wilayah Kabupaten Pasuruan dan Kota Batu, Jawa Timur.

Ternyata  saat terjadi karhutla itu, di area Gunung Arjuno ada 110 pendaki. Bahkan, mereka terjebak di tengah kepungan asap tebal dan api pada Sabtu malam.

Namun berkat kerja cepat tim gabungan, seluruh pendaki yang terjebak berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

Terdebar Tiga Kelompok

Berdasarkan keterangan resmi dari Sugeng Hariadi, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, total ada 110 pendaki yang berada di berbagai jalur pendakian saat kebakaran terjadi.

Mereka terpisah dalam tiga kelompok yang tersebar di jalur-jalur berbeda, sehingga tim penyelamat harus menempuh rute masing-masing untuk menjangkau mereka.

Kelompok pertama berjumlah 29 orang yang berada di jalur Kopkopan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Kelompok ini menjadi yang pertama ditemukan dan dievakuasi, sehingga informasinya paling cepat terungkap ke publik.

Kelompok kedua berjumlah 46 orang yang berada di jalur Coban Canggu, wilayah Kota Batu.

Sementara kelompok ketiga berjumlah 35 orang yang terjebak di jalur Lembah Anuk, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.

“Seluruh 110 pendaki yang sempat terjebak asap dan api di kawasan Gunung Arjuno sudah berhasil dievakuasi dan dinyatakan dalam keadaan aman.”

Demikian penjelasan Sugeng Hariadi, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, saayt memberikan keterangan kepada awak media, Sabtilu malam 17 Oktober 2026.

Dia menambahkan dalam operadi evakuasi ini berhasi dihimpun 180 personel yang diterjunkan ke lokasi.

Data Tim Penyelamat

* BPBD Kabupaten Pasuruan 45 orang Menangani jalur Kop-Kopan dan Lembah Anuk (wilayah Kabupaten Pasuruan)

* BPBD Kota Batu 32 orang Menangani jalur Coban Canggu (wilayah Kota Batu)

* Basarnas 18 orang Koordinasi pencarian, komunikasi, dan dukungan teknis evakuasi

* Aparat Kepolisian & TNI 35 orang Pengamanan jalur, pengaturan akses, dan pendampingan evakuasi

* Relawan Garuda dan Komunitas Pendaki 52 orang Pandu jalur, bantu pendaki yang kelelahan, komunikasi dengan kelompok yang terjebak

* TOTAL PERSONEL ±182 orang

Koordinasi Tim Operasi

– Dua BPBD bekerja secara terpisah namun terkoordinasi di bawah satu komando penanganan darurat
​
– Relawan sangat membantu karena mengetahui medan pendakian lebih baik — kehadiran mereka mempercepat proses penemuan dan evakuasi
​
– Angka di atas adalah estimasi resmi yang disampaikan dalam keterangan pers. Jumlah bisa bertambah atau berkurang sesuai kebutuhan di lapangan
​
– Tidak ada laporan personel yang terluka selama proses evakuasi berlangsung

Penyelamatan dilakukan secara bertahap oleh tim gabungan yang terdiri dari personel BPBD Kabupaten Pasuruan, BPBD Kota Batu, Basarnas, relawan, dan aparat keamanan setempat.

Tingkat kesulitan cukup tinggi karena kebakaran terjadi di tiga titik terpisah dengan medan berbukit dan jarak antar jalur yang cukup jauh. Selain itu, asap tebal menyulitkan visibilitas tim penyelamat saat naik ke lokasi para pendaki.

Setelah berhasil dijangkau, masing-masing kelompok dibawa turun ke posko terdekat untuk pemeriksaan kesehatan dan istirahat: kelompok Kopkopan dibawa ke Posko Kopkopan.

kelompok Coban Canggu ke Posko Kedaruratan Coban Canggu,

kelompok Lembah Anuk ke Posko Lembah Anuk.

Beberapa pendaki mengalami sesak napas dan kelelahan ringan akibat paparan asap, namun tidak ada yang memerlukan perawatan rawat inap.

Semuanya kini sudah dalam keadaan baik dan sebagian besar telah dipulangkan kepada keluarga masing-masing.

Menyikapi peristiwa ini, pihak berwenang telah menutup sementara seluruh jalur pendakian di kawasan Gunung Arjuno sampai situasi dinyatakan aman.

Operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan masih terus dilakukan di beberapa titik yang terbakar, dengan harapan api dapat sepenuhnya padam dalam waktu dekat.

Masyarakat dan calon pendaki diimbau untuk tidak melakukan pendakian hingga ada pemberitahuan resmi pembukaan kembali dari pihak pengelola kawasan.

Keterangan peta: Tiga kelompok pendaki terpisah di jalur berbeda. Tim penyelamat naik ke masing-masing titik, lalu menurunkan korban ke posko terdekat di kaki gunung. Jarak antar jalur cukup jauh sehingga evakuasi dilakukan secara bergantian dan memakan waktu.

Kronologi

Sabtu sore, 17 Oktober 2026 Kebakaran hutan dan lahan mulai terlihat di kawasan Gunung Arjuno, asap mulai membumbung tinggi

Sekitar pukul 18.00 WIB Beberapa pendaki yang masih di atas melaporkan mulai terjebak asap tebal di tiga jalur berbeda

Pukul 19.15 WIB Laporan diterima BPBD Kabupaten Pasuruan, tim penyelamat segera berangkat ke ketiga titik sekaligus

Pukul 21.30 WIB, Kelompok pertama (29 orang) berhasil ditemukan dan dievakuasi turun ke Posko Kop-Kopan

Pukul 22.45 WIB, Kelompok kedua (46 orang) berhasil dievakuasi turun melalui jalur Coban Canggu ke Kota Batu

Pukul 23.15 WIB, Kelompok ketiga (35 orang) berhasil dievakuasi turun melalui jalur Lembah Anuk

Pukul 23.30 WIB  Keterangan resmi disampaikan Sugeng Hariadi: seluruh 110 pendaki sudah aman dan tidak ada korban jiwa

Minggu dini hari, 18 Oktober 2026 Pendaki yang sudah diperiksa kesehatannya mulai dipulangkan; operasi pemadaman karhutla masih berlanjut.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Asap Karhutla, NEA Singapura Beri Surat Pencegahan kepada Tujuh Perusahaan Konsesi Hutan di RI

17 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Nyekar Makam Gus Dur, Kapolri Suyudi: Utamakan Kerukunan dan Toleransi

17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Dari Halaman Polres Jombang Kapolri Resmikan Desk Ketenagakerjaan: 7-8 Harus Selesai Secara Adil

17 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Dipanggil ke KPK, Nusron Wahid Malah Pergi Malaysia Ada Apa?

17 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Soto Ayam Golkar Rp10.000 Laris Manis, Agus Karim 8 Tahun Menggelar Jumat Legi Berkah Makan Gratis

17 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Praktek Goreng Saham, OJK Jatuhkan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun kepada DSSA, BREN dan CUAN

17 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Penutupan Jombang Fest, Bupati Warsubi Bagikan Penghargaan Juara dan Santunan untuk Yatim Piatu

16 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Bupati Warsubi dan Danrem 082 Tinjau Operasi 8 Gerai KDKMP di Mojoagung dan Mojowarno

16 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Tibatiba Angin Berbalik Arah, Empat Relawan Tewas Terbakar Saat Padamkan Kebakaran Hutan Bromo

16 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Trending di News