Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Dipanggil ke KPK, Nusron Wahid Malah Pergi Malaysia Ada Apa?

badge-check


					Menteri ATR/BPN Nusron Wahid
Perbesar

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA — Hingga hari Sabtu, 17 Oktober 2026, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid dilaporkan belum kembali ke Indonesia, saat yang bersangkutan seharusnya memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan pelacakan yang dipublikasikan Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, berikut perkiraan keberadaan Nusron Wahid di luar negeri:

* 16–18 Oktober 2026 (Jumat–Minggu): Diduga berada di Singapura, setelah sebelumnya tercatat melakukan kegiatan di Johor Bahru, Malaysia

* 19 Oktober 2026 (Senin): Diperkirakan akan kembali ke Johor Bahru, Malaysia

* 20 Oktober 2026 (Selasa): Diperkirakan baru akan terbang pulang menuju Indonesia

Boyamin Saiman menegaskan bahwa informasi ini merupakan hasil pelacakan yang dilakukan pihaknya, namun belum ada konfirmasi resmi dari Kementerian ATR/BPN maupun dari Nusron Wahid sendiri mengenai rincian agenda, siapa yang mendampingi, serta tujuan pasti perjalanan dinas tersebut.

Dua Kali Mangkir

Pada Rabu, 14 Oktober 2026, Nusron Wahid untuk kedua kalinya tidak hadir memenuhi panggilan penyidik KPK dalam kapasitasnya sebagai saksi pada kasus dugaan korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor.

Melalui surat yang disampaikan ke KPK, alasan ketidakhadiran disebutkan adalah perjalanan dinas luar negeri.

Sebelumnya, pada panggilan pertama tanggal 7 Oktober 2026, Nusron juga berhalangan hadir dengan alasan agenda internal kementerian.

Respon KPK

Plt. Direktur Penyidikan KPK, Ahmad Taufik Husein, menyatakan pihaknya akan menunggu Nusron Wahid kembali ke tanah air sebelum menjadwalkan ulang pemeriksaan.

“Kami akan menunggu yang bersangkutan selesai dengan kegiatannya. Setelah kembali, kami akan segera menjadwalkan ulang waktu pemeriksaannya,” ungkap Taufik.

Pihak KPK juga mengingatkan bahwa jika berulang kali tidak memenuhi panggilan tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, komisi berwenang untuk melakukan penjemputan paksa.

Sebagai Saksi

Perlu dipahami bahwa Nusron Wahid saat ini dipanggil dalam kapasitas saksi, bukan tersangka. Namun ketidakhadirannya yang berulang memicu sorotan publik.

Hingga saat ini belum ada penjelasan resmi mengenai urgensi perjalanan dinas yang bertepatan dengan jadwal pemeriksaan yang sudah ditetapkan jauh sebelumnya.

Informasi jadwal kepulangan di atas berdasarkan data yang dipublikasikan MAKI — belum terkonfirmasi resmi.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dari Halaman Polres Jombang Kapolri Resmikan Desk Ketenagakerjaan: 7-8 Harus Selesai Secara Adil

17 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Soto Ayam Golkar Rp10.000 Laris Manis, Agus Karim 8 Tahun Menggelar Jumat Legi Berkah Makan Gratis

17 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Praktek Goreng Saham, OJK Jatuhkan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun kepada DSSA, BREN dan CUAN

17 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Penutupan Jombang Fest, Bupati Warsubi Bagikan Penghargaan Juara dan Santunan untuk Yatim Piatu

16 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Bupati Warsubi dan Danrem 082 Tinjau Operasi 8 Gerai KDKMP di Mojoagung dan Mojowarno

16 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Tibatiba Angin Berbalik Arah, Empat Relawan Tewas Terbakar Saat Padamkan Kebakaran Hutan Bromo

16 Oktober 2026 - 14:15 WIB

OTT ke 23 KPK Ringkus Bupati Klaten, Wajar Ismoyo: Warga Masyarakat Saya Mohon Maaf

16 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Terlibat Kasus OTT ATR/BTN Bogor, Hercules Serahkan Rp800 Juta kepada KPK

16 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Lantik Empat Wamen Baru, Kabinet Prabowo 112 Orang tapi Kabinet Dwikora Bung Karno Sebanyak132 Orang

15 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Trending di News