Menu

Mode Gelap

Internasional

Tiongkok Sukses Transplantasi Paru-paru Babi ke Manusia

badge-check


					Tiongkok Sukses Transplantasi Paru-paru Babi ke Manusia Perbesar

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Tim dokter di Cina berhasil melakukan transplantasi paru-paru dari babi ke manusia, menunjukkan bahwa prosedur ini memungkinkan dilakukan meskipun masih diperlukan banyak uji lanjutan.

Menurut ilmuwan dari National Clinical Research Center for Respiratory Disease di Guangzhou, paru-paru babi yang dimodifikasi secara genetik dan ditanamkan ke tubuh pasien manusia yang telah dinyatakan mati otak, tetap hidup dan berfungsi selama 216 jam (sembilan hari) tanpa mengalami infeksi atau penolakan dari tubuh penerima.

Apa itu xenotransplantasi?
Xenotransplantasi adalah praktik transplantasi organ antarspesies. Cara ini dianggap sebagai solusi potensial atas krisis kekurangan organ dunia.

Studi dari Guangzhou menyebutkan bahwa kemajuan telah dicapai dalam transplantasi jantung dan ginjal babi ke manusia. Namun, transplantasi paru-paru menghadapi tantangan khusus karena kompleksitas anatomi dan fungsinya. Salah satu tantangan utama adalah paru-paru langsung bersentuhan dengan udara luar sehingga risiko infeksi lebih tinggi.

“Penelitian ini membuktikan bahwa paru-paru babi hasil rekayasa genetik bisa tetap hidup dan berfungsi di penerima mati otak selama 216 jam, tanpa tanda penolakan hiperakut ataupun infeksi tak terkendali,” tulis tim peneliti.

Mereka menambahkan bahwa keberhasilan ini menunjukkan kemajuan besar dalam teknik modifikasi genetik dan strategi imunosupresif, sekaligus mengingatkan adanya tantangan besar yang masih harus diatasi sebelum bisa diterapkan secara klinis.

Dalam studi ini, paru-paru dari babi jantan jenis Bama Xiang berusia 22 bulan dengan berat 70 kilogram berhasil ditransplantasikan ke pria berusia 39 tahun dan tetap berfungsi selama lebih dari seminggu dalam pemantauan.***

Dalam studi ini, paru-paru dari babi jantan jenis Bama Xiang berusia 22 bulan dengan berat 70 kilogram berhasil ditransplantasikan ke pria berusia 39 tahun dan tetap berfungsi selama lebih dari seminggu dalam pemantauan.****

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Chee Kit Chong WN Australia Dinyatakan Bersalah Memperbudak Lansia Indonesia

28 Mei 2026 - 21:45 WIB

Partai Kecoak Merayap ke Politik India

22 Mei 2026 - 18:17 WIB

Komputer Tak Laku, Terancam Tak Ada Orang Mau Beli Laptop

10 Mei 2026 - 19:12 WIB

Naskah Alkitab Perjanjian Baru 42 Halaman yang Hilang Ditemukan

3 Mei 2026 - 19:02 WIB

Pakar Estetik Bedah Plastik, Dr Sophia Heng: Penyempurnaan, Bukan Perubahan Total

26 April 2026 - 10:40 WIB

KPJ Sabah Specialist Hospital, Pusat Perawatan Kesehatan yang Makin Mendunia Pilihan Pasien Indonesia

22 April 2026 - 11:39 WIB

Kabar Baik 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas Selat Hormuz

19 April 2026 - 19:52 WIB

Ke Sabah, Merawat Kesehatan Sekaligus Berwisata

19 April 2026 - 16:43 WIB

Kutu Pembunuh Menyerang Korea Selatan, 422 Orang Meninggal

15 April 2026 - 19:06 WIB

Trending di Internasional