Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Internasional

Tiongkok Sukses Transplantasi Paru-paru Babi ke Manusia

badge-check


					Tiongkok Sukses Transplantasi Paru-paru Babi ke Manusia Perbesar

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Tim dokter di Cina berhasil melakukan transplantasi paru-paru dari babi ke manusia, menunjukkan bahwa prosedur ini memungkinkan dilakukan meskipun masih diperlukan banyak uji lanjutan.

Menurut ilmuwan dari National Clinical Research Center for Respiratory Disease di Guangzhou, paru-paru babi yang dimodifikasi secara genetik dan ditanamkan ke tubuh pasien manusia yang telah dinyatakan mati otak, tetap hidup dan berfungsi selama 216 jam (sembilan hari) tanpa mengalami infeksi atau penolakan dari tubuh penerima.

Apa itu xenotransplantasi?
Xenotransplantasi adalah praktik transplantasi organ antarspesies. Cara ini dianggap sebagai solusi potensial atas krisis kekurangan organ dunia.

Studi dari Guangzhou menyebutkan bahwa kemajuan telah dicapai dalam transplantasi jantung dan ginjal babi ke manusia. Namun, transplantasi paru-paru menghadapi tantangan khusus karena kompleksitas anatomi dan fungsinya. Salah satu tantangan utama adalah paru-paru langsung bersentuhan dengan udara luar sehingga risiko infeksi lebih tinggi.

“Penelitian ini membuktikan bahwa paru-paru babi hasil rekayasa genetik bisa tetap hidup dan berfungsi di penerima mati otak selama 216 jam, tanpa tanda penolakan hiperakut ataupun infeksi tak terkendali,” tulis tim peneliti.

Mereka menambahkan bahwa keberhasilan ini menunjukkan kemajuan besar dalam teknik modifikasi genetik dan strategi imunosupresif, sekaligus mengingatkan adanya tantangan besar yang masih harus diatasi sebelum bisa diterapkan secara klinis.

Dalam studi ini, paru-paru dari babi jantan jenis Bama Xiang berusia 22 bulan dengan berat 70 kilogram berhasil ditransplantasikan ke pria berusia 39 tahun dan tetap berfungsi selama lebih dari seminggu dalam pemantauan.***

Dalam studi ini, paru-paru dari babi jantan jenis Bama Xiang berusia 22 bulan dengan berat 70 kilogram berhasil ditransplantasikan ke pria berusia 39 tahun dan tetap berfungsi selama lebih dari seminggu dalam pemantauan.****

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kardinal Pietro Parolin Gantikan sementara Tugas Paus Leo XIV

15 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Dari Matras Kamar Sempit hingga Raksasa Teknologi: Kisah Ren Zhengfei Membangun Huawei Lewat Badai Krisis

10 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Dari Inggris hingga Singapura, Penolakan Gugatan Ijazah Wapres Jadi Perhatian

7 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Christa Pike Dua Kali Diinjeksi Mati, Namun Tetap Hidup

2 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Drama Berdarah di Balik Kokpit Flydubai Tujuan Israel 

1 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Kemenpar- KJRI Dukung Rute Baru Hong Kong-Surabaya

29 September 2026 - 20:48 WIB

Kian Liar, AI Gemini Bobol 3 Perusahaan Nyata Saat Uji Coba Keamanan

21 September 2026 - 18:49 WIB

Setiap Ketukan “Prompt” AI Diam-Diam Menguras Listrik Jepang dan Air Afrika

20 September 2026 - 17:38 WIB

“Cium” Asisten Cantik di Lapangan Golf, Trump Gemparkan Netizen

17 September 2026 - 16:00 WIB

Trending di Internasional