Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Tim SAR Facus Evakuasi 7 Santri yang Terjebak Reruntuhan Musala Al Khoziny

badge-check


					Tim SAR Gabungan saat fokus untuk segera bisa mengevakuasi sekitar 7 korban rereuntuhan, dan berdasarkan informasi mereka masih dalam kondisi hidup, dalam upaya pertolongan kepada santri korban ambruknya musala Ponpes Al Khoziny, Minggu sore, 29 September 2025. Foto: Instagram@inisurabaya Perbesar

Tim SAR Gabungan saat fokus untuk segera bisa mengevakuasi sekitar 7 korban rereuntuhan, dan berdasarkan informasi mereka masih dalam kondisi hidup, dalam upaya pertolongan kepada santri korban ambruknya musala Ponpes Al Khoziny, Minggu sore, 29 September 2025. Foto: Instagram@inisurabaya

Penulis: Saifudin    |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWSW.COM, SIDOARJO- Sampai saat berita ini turunkan, Senin sore, 30 September 2025, dilaporkan  masih ada tujuh santri yang terjebak dalam reruntuhan musala Ponpes Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo. Tim SAR gabungan terus melakukan upaya evakuasi korban yang masih hidup di bawah reruntuhan bangunan tersebut.

Total korban yang sudah berhasil dievakuasi sebanyak 102 orang, namun masih ada sekitar 7 hingga 38 orang yang diduga masih terjebak, menurut beberapa laporan, dan pencarian masih berlangsung intensif.

Tujuh santri itu diinformasikan masih masih hidup dan dapat berkomunikasi dengan tim evakuasi. Mereka tersebar di tiga titik reruntuhan yang berbeda: satu di belakang, satu di tengah, dan lima di sisi kanan reruntuhan. Evakuasi dilakukan secara hati-hati tanpa alat berat untuk menghindari keruntuhan susulan.

Sementara itu, terdapat daftar nama sejumlah santri yang sudah dievakuasi dan dirawat di rumah sakit, tapi nama spesifik tujuh santri yang terjebak ini belum dipublikasikan secara resmi oleh pihak berwenang hingga saat ini.

Nanang Sigit, Kepala Kantor SAR Surabaya, menjelaskan bahwa hanya satu korban yang bisa diajak komunikasi secara verbal, sedangkan sisanya hanya menunjukkan gerak-gerik, saat memberikan keterangan di lokasi, Senin 30 September.

Sedangkan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, menegaskan target utama hari ini adalah menyelamatkan tujuh santri tersebut yang masih bisa berkomunikasi dan diberikan oksigen.

Korban jiwa ada 3 orang:
* Maulana Alfan Ibrahim (15 tahun) dari Surabaya yang ditemukan pada Senin, 29 September 2025.
* Selasa, 30 September 2025, dua korban tambahan meninggal dunia, yaitu Mochammad Mashudulhaq (14) dari Surabaya dan Muhammad Soleh (22) dari Bangka Belitung.

Total ada 98 santri yang menjadi korban luka-luka dalam peristiwa ini, dan mereka dirawat di beberapa rumah sakit seperti RSUD Sidoarjo, RSI Siti Hajar, dan RS Delta Surya. Salah satu korban mengalami amputasi karena luka parah akibat reruntuhan bangunan.

Polisi juga melibatkan satu pleton Sabhara, satu pleton Brigade Mobil (Brimob), serta didukung tiga Satuan Setingkat Kompi (SSK) Polresta Sidoarjo untuk pengamanan lokasi.

Kepolisian bahkan merencanakan koordinasi dengan ahli konstruksi dari ITS untuk membantu evakuasi korban yang masih terjebak dan jika diperlukan akan menggunakan alat berat seperti crane untuk mengangkat reruntuhan secara aman.

Kabid Humas juga menyampaikan kondisi cuaca saat ini menjadi pertimbangan dalam kelanjutan evakuasi, mengingat hujan deras bisa menimbulkan risiko bahaya tambahan. Polisi memastikan seluruh personel dari Polresta Sidoarjo, Polda Jatim, dan tim gabungan masih siaga di lokasi evakuasi. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Membuka dan Menutup Muktamar ke 35, Presiden Prabowo Terima KTA NU dari KH Miftachul Akhyar

31 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Harga BBM Pertamax Diramal Naik Rp300—Rp550 pada September 2026

31 Agustus 2026 - 19:05 WIB

IDI Usul ke Menkes Standar Gaji Dokter hingga Rp110 Juta

31 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Komdigi Larang Sisa Kuota Internet Hangus, Tetapkan Tanggal Berlaku

31 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Tidak Ada Saksi, Posko DPP GRIB Milik Hercules Tibatiba Terbakar!

31 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Diduga Tak Kuat Tahan Beban Jembatan Gantung Anjlok, Saat Dilewati Bupati Pangandaran Bersama 50 Orang

31 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Terpilih Jadi Ketum PB NU, KH Abdul Halim Mahfudz Tanda Tangan Fakta Integritas

31 Agustus 2026 - 10:49 WIB

KH Nurul Huda Djazuli Pimpin AHWA: Putuskan KH Miftachul Akhyar Kembali Duduki Rais Aam PB NU 2026-2031

31 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Bahar Smith Tantang Duel Hercules: Memperkusut Kasus Hukum Tewasnya Bambang Setiawan

30 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Trending di News