Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Tiga Kali Aksi Pencurian di Masjid, Musala dan Kuburan, Warga Sukopinggir Gudo Jombang Resah

badge-check


					Tiga kali pencurian di desa Sukopinggir, Gudo, Jombang menyasar kotak amal, nixer masjid dan kuburan. Foto: instgran@jombanginformasi_ Perbesar

Tiga kali pencurian di desa Sukopinggir, Gudo, Jombang menyasar kotak amal, nixer masjid dan kuburan. Foto: instgran@jombanginformasi_

Penulis: Arief H. Soesatyo  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG— Maling bertindak ugal-ugalam beroperasi di desa Sukopinggir, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang,  tiga kali berturut-turut dalam sepekan terakhir.

Sasaran pelaku adalah tempat ibadah dan kotak amal di area pemakaman umum desa.

Pada salah satu kejadian, pelaku terekam kamera CCTV saat masuk ke Masjid Bachrul Muttaqin dengan mengenakan kaos atau jaket berwarna merah.

Dari rekaman itu, pelaku terlihat berjalan kaki sambil membawa tas, lalu pergi setelah diduga mengambil mixer pengeras suara masjid.

Dalam tiga kali ini, pelaku itu menggasak mixer (pengeras suara) masjid dan kotak amal, di musala Sukopinggir mengambil kotak amal. Bahkan diduga pelaku yang sama menggondol kotak amal di pemakaman setempat.

Sekretaris Desa Sukopinggir, Agus Wijaya, mengatakan rangkaian pencurian itu menimbulkan keresahan di tengah warga, demikian mengutip akun instagram@jombangibformasi_, Sabtu 3 Mei 2026.

Ia menyebut aksi tersebut sudah terjadi tiga kali dalam waktu singkat dengan sasaran berbeda, mulai dari masjid, musala, hingga kotak amal di makam umum desa.

“Sudah tiga kali kejadian dalam seminggu. Warga sangat resah karena sasarannya tempat ibadah,” ujar Agus Wijaya dalam keterangan yang dikutip dari pemberitaan tersebut.

Agus juga menuturkan, kotak amal di area pemakaman baru diketahui dibobol pada Selasa pagi, 27 April 2026, sementara pencurian di masjid terjadi lebih dulu.

Warga menduga pelaku merupakan spesialis pencurian kotak amal dan peralatan ibadah karena modusnya berulang dan menyasar benda-benda yang mudah dibawa.

Sementara itu, Kapolsek Gudo AKP Rido Bargowo menyatakan pihaknya telah menerima laporan dan masih melakukan penyelidikan.

Polisi juga disebut baru menerima laporan resmi terkait pencurian amplifier masjid, sedangkan kasus kotak amal di musala dan makam masih dikumpulkan keterangannya.

“Warga yang menjadi korban diimbau segera melapor agar kasus bisa ditindaklanjuti,” demikian keterangan polisi dalam pemberitaan tersebut.

Hingga kini, identitas pelaku belum terungkap karena rekaman CCTV yang ada belum memperlihatkan wajah maupun kendaraan secara jelas. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi untuk mengusut rangkaian pencurian itu.**

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PT Pegadaian XII Surabaya Resmikan Jembatan Gantung di Temas Batu dan 100 Mushaf dan Paket Siswa

17 Juni 2026 - 19:42 WIB

Menelisik Akar Teroris (20): Para Penjahat dan Gerilyawan

17 Juni 2026 - 18:59 WIB

2027 Polri Minta Tambah Anggaran Rp61 Triliun Menjadi Rp184 Triliun

17 Juni 2026 - 17:17 WIB

Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji Hadiri Doa Bersama Sambut Tahun Baru Hijriah 1448

17 Juni 2026 - 13:46 WIB

Komisi D DPRD Jombang Hearing Rencana PHK 1.000 Orang PT SGS, Karyawan Minta Buka Data

17 Juni 2026 - 12:35 WIB

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist
Trending di News