Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Syafiq Empat Hari Hilang di Gunung Slamet, SAR Terkendala Cuaca Buruk

badge-check


					Tim SAR Gabungan  melakukan pencairan hari keempat Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki asal Magelang yang hilang di Gunung Slamet sejak 27 Desember 2025. Namun sampai saat ini kasih belum ditemukan, terutama akibat  meski terkendala cuaca buruk' Kamis  1 Januari 2026. Foto: Instagram@pemalangupdate Perbesar

Tim SAR Gabungan melakukan pencairan hari keempat Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki asal Magelang yang hilang di Gunung Slamet sejak 27 Desember 2025. Namun sampai saat ini kasih belum ditemukan, terutama akibat meski terkendala cuaca buruk' Kamis 1 Januari 2026. Foto: Instagram@pemalangupdate

Penulis: Adi Wardhono   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWSW.COM, MAGELANG– Memasuki hari keempat, Kamis, 1 Januari 2026, upaya pencarian Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki asal Magelang yang hilang di gunung Slamet sejak 27 Desember 2025, masih berlangsung oleh tim SAR gabungan meski terkendala cuaca buruk.

Hingga 1 Januari 2026, ia belum ditemukan setelah terpisah dari rekannya saat mencari bantuan.Syafiq dan Himawan Choidar Bahran mendaftar pendakian tektok via jalur Dipajaya Clekatakan, Pemalang,  27 Desember pukul 23.00 WIB.

Mereka terpisah di Pos 9, karena Himawan cedera kaki, dan Syafiq turun mencari pertolongan. Himawan telah ditemukan selamat dan dievakuasi pada 30 Desember 2025.

Tim SAR melakukan apel dan penerjunan personil hingga Plawangan meski hujan, kabut, dan badai menghambat. Fokus pencarian di area Pos 9, pelawangan, dan titik terakhir keberadaan korban. Koordinasi intensif dari BPBD Pemalang terus dilakukan.

Kondisi cuaca terbaru di lokasi pencarian Gunung Slamet pada 1 Januari 2026 malam hari menunjukkan berawan tebal dengan suhu sekitar 20°C, kelembaban 96%, dan angin ringan dari ESE.

Cuaca buruk seperti hujan, kabut, dan badai sebelumnya telah menghambat tim SAR, meski pencarian tetap dimaksimalkan hingga Plawangan. Kondisi saat ini dengan cloud cover 100% dan visibilitas rendah (sekitar 8 km) masih menantang, terutama di ketinggian.

Tim SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian Syafiq Ridhan Ali Razan di Gunung Slamet melibatkan beberapa pihak utama.

 Slamet Riyadi memberikan keterangan terkait kendala cuaca buruk seperti hujan, badai, dan angin. Bagian dari tim SAR gabungan yang melakukan penerjunan personil. Kepala Pelaksana Andri Adi menyatakan apel dan pencarian tetap lanjut meski cuaca ekstrem.

Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf. Muhammad Arif menekankan operasi kemanusiaan dan meminta doa masyarakat. Bupati Pemalang Anom Widiyantoro juga memantau dan memberikan santunan relawan.

Kronologi hilangnya Syafiq Ridhan Ali Razan (18) di Gunung Slamet via jalur Dipajaya Clekatakan, Pemalang, dapat dirangkum secara point-to-point berdasarkan laporan terkini.

Timeline Utama

  • 27 Desember 2025, pukul 23.00 WIB: Syafiq dan Himawan Haidar Bahran (rekan) mendaftar pendakian tektok (tanpa bermalam) di basecamp Clekatakan.

  • 28 Desember 2025: Rencana turun ke basecamp, tapi Himawan cedera kaki di Pos 9 atau sekitar. Syafiq turun duluan cari bantuan; keduanya terpisah.

  • 29 Desember 2025 malam: Himawan ditemukan selamat di Pos 5 oleh tim porter; lapor Syafiq hilang.

  • 30 Desember 2025: Himawan dievakuasi ke basecamp; pencarian Syafiq intensif hingga Plawangan oleh tim SAR gabungan.

  • 31 Desember 2025: Pencarian lanjut meski terkendala cuaca ekstrem; jalur Ditutup sementara.

  • 1 Januari 2026: Operasi SAR masih berlangsung, kendala cuaca buruk (hujan, kabut); belum ditemukan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (38): Kasus Pemimpin Teroris Mati Saat Mandi

21 Juli 2026 - 21:02 WIB

Sambut Muktamar 35 NU, PUPR Jombang Kebut Perbaikan Infrastruktur ke Area Tambakberas

21 Juli 2026 - 20:26 WIB

Bareskrim Ringkus 12 Orang Sindikat Pencuri 600 Modul BTS, Kerugian Rp60 Miliar

21 Juli 2026 - 19:39 WIB

Bahlil Ungkap CNG Merah Putih 3 Kg Bakal Digarap Bersama Pindad

21 Juli 2026 - 18:52 WIB

Polres Bangkalan Ungkap Kekerasa Seksual Anak Bawah Umur

21 Juli 2026 - 18:40 WIB

Indonesia Punya Bullion, Prabowo: Simpan 231 Ton Emas Senilai Rp231 Triliun

21 Juli 2026 - 08:15 WIB

5 Badai Persoalan Timpa Hotman Paris: Dua Kali Minta Maaf, Kematian Rocky dan Angpao dari Prayogo Pangestu

21 Juli 2026 - 07:07 WIB

Perundungan Seksual Beruntun Libatkan 27 Pelaku, Polisi Sampang Ringkus 17 Tersangka

20 Juli 2026 - 23:05 WIB

Menelisik Akar Terorisme (37): Seni dan Sastra Awal Teror

20 Juli 2026 - 20:37 WIB

Trending di News