Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Rekaman Detik-detik Gunung Dukono Terjadi Erupsi

badge-check

Penulis: Mulawarman   | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MALUKU UTARA-Akun instagram @echa_thawil  memposting detik-detik Gunung Dukono Erupsi yang terekam dengan sangat jelas.

Gunung Dukono adalah gunung api yang terletak Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara.

Gunung ini sangat aktif dengan ketinggian 1.087 meter di atas permukaan laut dan terletak 14 km di sebelah barat daya Kota Tobelo, kota paling padat penduduk di Halmahera Utara, yang dapat dicapai  menggunakan perahu cepat dari Kota Ternate ke Sopipi.

Perjalanan diperkirakan memakan waktu sekitar 45 menit. Kemudian melanjutkan perjalanan dengan kendaraan menuju Desa Mamuya sekitar 4 jam.

Dari tempat pemberhentian terakhir, pendaki dapat melakukan pendakian dengan jalan kaki ke arah selatan.

Diperlukan waktu sekitar 7 jam bagi para pendaki untuk sampai ke puncak Gunung Dukono.

Seluruh aktivitas Gunung Dukono dapat diamati melalui pos pengamatan gunung api yang berada di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara.

Gunung Dukono termasuk gunung api bertipe strato atau berbentuk kerucut. Struktur geologi yang berkembang di sekitar gunung berupa sesar dan kawah.

Terdapat beberapa kawah yang ada di sekitar puncak Gunung Dukono, tapi beberapa di antaranya sudah padam atau tidak aktif.

Kawah-kawah tersebut antara lain Kawah Tanah Lapang, Dilekene (A dan B), Malupang Magiwe (C), Telori (D), Heneowara (G ), dan Malupang-Warirang.

Kawah Malupang-Warirang merupakan kawah paling aktif di Gunung Dukono, demikian mengutip akun instagram@zonautara_com, Sabtu 1 Januari 2025.

Gunung Dukono termasuk gunung yang sering mengalami erupsi, tapi dampak letusan relatif rendah bagi masyarakat di daratan.

Gunung ini meletus berkali-kali sejak ratusan tahun silam. Mengutip laman PVMBG, Gunung Dukono pernah mengalami erupsi dahsyat yang merusak Kota Tolo pada tahun 1550.

Aliran lava letusan menghubungkan Gunung Mamuya dengan Pulau Halmahera yang sebelumnya dipisahkan oleh laut.

Saat ini Gunung Dukono sering erupsi dan berada pada Status Level II (Waspada).**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Indonesia Punya Bullion, Prabowo: Simpam 231 Ton Emas Senilai Rp231 Triliun

21 Juli 2026 - 08:15 WIB

5 Badai Persoalan Timpa Hotman Paris: Dua Kali Minta Maaf, Kematian Rocky dan Angpao dari Prayogo Pangestu

21 Juli 2026 - 07:07 WIB

Perundungan Seksual Beruntun Libatkan 27 Pelaku, Polisi Sampang Ringkus 17 Tersangka

20 Juli 2026 - 23:05 WIB

Menelisik Akar Terorisme (37): Seni dan Sastra Awal Teror

20 Juli 2026 - 20:37 WIB

Habiburrokhman: Awas UU Perampasan Aset Berubah Jadi Abuse of Power Aparat Penegak Hukum

20 Juli 2026 - 20:12 WIB

19 Siswa SDN Sendangrejo Blora Keracunan, Diduga dari Susu Kotak

20 Juli 2026 - 19:45 WIB

Kekeringan Meluas, BPBD Jatim Catat 14 Kabupaten Berstatus Darurat

20 Juli 2026 - 19:14 WIB

Usaha Rumahan Ikut Didata, BPS Pastikan Bukan untuk Urusan Pajak

20 Juli 2026 - 18:54 WIB

Pengacara Muda Rocky Martin Napitupulu Tewas Terjatuh dari Tingkat 46 Apartemen Mastepiece Jakarta

20 Juli 2026 - 14:08 WIB

Trending di News