Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Puting Beliung Terjang Kecamatan Lekok Pasuruan, 112 Rumah dan Banguan Berantakan

badge-check


					Rumah roboh dan berantakan di kawasan kecamatan Lekok, kabupaten Pasuruan, akibat diterjang angin puting beliung yang melanda kawasan itu   pukul 16.30 wib, Minggu 19 Januari 2025. Foto: Kominfo Pasuruan Perbesar

Rumah roboh dan berantakan di kawasan kecamatan Lekok, kabupaten Pasuruan, akibat diterjang angin puting beliung yang melanda kawasan itu pukul 16.30 wib, Minggu 19 Januari 2025. Foto: Kominfo Pasuruan

Penulis: Yoli Andi Purnomo  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PASURUAN- Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, melaporkan bahwa sebanyak 112 rumah warga rusak, akibat puting beliung menerjang wilayah kecamatan Lekok, kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada hari Minggu,  19 Januari 2025.

Dia menyebutkan sebanyak 112 rumah mengalami kerusakan, termasuk empat bangunan berat seperti bengkel, warung, pos kamling, tempat pelelangan ikan, dan toko ambruk.

Sugeng menjelaskan bahwa kerusakan umumnya terjadi di bagian atap, dengan material seperti asbes dan seng beterbangan akibat angin kencang.
 Ia juga menekankan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, dan saat ini warga bersama pihak berwenang sedang melakukan kerja bakti untuk membersihkan puing-puing dan memperbaiki kerusakan
Kepala BPBD itu menambahkan untuk meringatnkan beban penderita, pihak instansinya telah menyalurkan bantuan darurat kepada warga terdampak, termasuk terpal dan paket kebutuhan dasar.
BPBD Kabupaten Pasuruan telah menyalurkan berbagai bentuk bantuan kepada korban puting beliung, terinci sebagai berikut: 115 terpal untuk penampungan sementara.; 50 paket family kit, yang berisi kebutuhan dasar keluarga; 112 matras untuk tempat tidur.Dari Dinas Sosial, bantuan tambahan berupa:

    • 360 paket makanan siap saji.
    • 124 lembar selimut.
    • 91 paket family kit.
    • 20 paket sandang anak.
    • 89 lembar tenda guling.
    • 24 paket kids ware.
    • 45 kasur.

Bantuan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang rumahnya rusak akibat bencana, serta untuk mendukung pemulihan pasca bencana di kawasan terdampak seperti di Kecamatan Lekok dan Nguling

Ia mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di masa mendatang

 

Disasar angin puting beliung, menyebabkan 70 rumah dan bangunan di wilayah kecamatan Lekok, kabupaten Pasuruan, berantakan.

Peristiwa ini terjadi Sabtu 19 Januari 2025, sekitar pukul 16.30 WIB.  Peristiwa ini menyebabkan kerusakan signifikan, dengan laporan menyebutkan bahwa puluhan rumah di beberapa desa, termasuk desa Tambaklekok, Semedusari, Wates, dan Jatisari, mengalami kerusakan parah. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Festival Gambus Misri Muncul di Sumobito setelah 40 Tahun Menghilang

11 Agustus 2026 - 16:17 WIB

Bupati Warsubi Lantik Pusoko Jadi Kades Antar Waktu Sumberteguh Kudu

11 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Mirip Film Perang Fiksi, RRT Lawan Nyamuk Gunakan Senjata Laser

10 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Ritual Malam Bakar Obat Nyamuk Nasional, Nilai Pasar Rp7,8 Triliun/ Tahun

10 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Prakiraan APBD Jombang 2027: Cuma Naik Rp167 Miliar

10 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Harga Naik Terus, Koperasi Unggas Sejahtera Bagikan Gratis 600 Ekor Ayam kepada Warga Batang

10 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Diduga Kasus Tanah Kaveling, Polresta Malang Terbitkan Surat DPO terhadap Ipda Wibowo Hari Sucahyo

10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Mobil Peserta Drag Rage Hilang Kendali, Enam Penonton Tewas Tertabrak 11 Lukaluka di Kotamobagu

9 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Menelisik Akar Terorisme (47): Hector Pahlawan Troya Mati Ketakutan

9 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Ilustrasi. Foto: ist
Trending di News