Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Perkuat Ketahanan Pangan Alternatif, Polsek Kudu Tanam Uwi Ungu

badge-check


					Kapolsek Kudu bersama beberapa anggotanya tengah memeriksa kondisi tanaman uwi ungu Perbesar

Kapolsek Kudu bersama beberapa anggotanya tengah memeriksa kondisi tanaman uwi ungu

Penulis: Arief H Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG – Upaya penguatan ketahanan pangan alternatif terus digencarkan Polres Jombang. Seperti yang dilakukan melalui pengembangan tanaman uwi ungu di lahan produktif Desa Made, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang.

Program tersebut menjadi bentuk pemanfaatan lahan secara optimal guna mendukung ketersediaan pangan berkelanjutan bagi masyarakat.

Penanaman uwi ungu tersebut merupakan hasil kerja sama antara Polres Jombang dengan PCTA Indonesia. Melalui kolaborasi itu, lahan seluas 1.000 meter persegi dimanfaatkan sebagai area budidaya tanaman pangan alternatif tersebut.

Untuk itu, Kapolsek Kudu AKP Imam Subekti turun langsung meninjau progres pertumbuhan tanaman uwi ungu di lokasi penanaman, Senin (25/5/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman berjalan baik sesuai target program ketahanan pangan alternatif yang tengah dijalankan.

Dalam kegiatan tersebut, AKP Imam Subekti melihat langsung kondisi tanaman yang tumbuh subur. Rata-rata sulur uwi ungu diketahui telah menjalar sepanjang 70 hingga 100 sentimeter sejak masa tanam, menandakan perkembangan tanaman berjalan cukup baik.

“Melalui budidaya uwi ungu ini, kami ingin menunjukkan bahwa lahan yang ada bisa dimanfaatkan secara maksimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Imam.

Pengembangan tanaman pangan alternatif tersebut juga menjadi bentuk dukungan Polres Jombang terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Program itu diharapkan tidak berhenti pada tahap awal saja, melainkan terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan produktif.

Proses perawatan tanaman dilakukan anggota Polsek Kudu dengan pendampingan dari PCTA Indonesia. Perawatan meliputi penyiraman, pemupukan, hingga pengawasan pertumbuhan tanaman secara berkala guna memastikan hasil budidaya dapat berkembang maksimal.

Melalui program tersebut, diharapkan budidaya uwi ungu dapat menjadi contoh pemanfaatan lahan produktif di lingkungan Kepolisian sekaligus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan berbasis potensi lokal.

“Kami ingin program ini terus berkelanjutan dan bisa menjadi inspirasi, baik di internal maupun masyarakat, bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari pemanfaatan lahan sederhana,” pungkas Imam. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (56): Tak Usah Dibunuh, agar Bayar Pajak

13 September 2026 - 03:15 WIB

Empat Pria Bertopeng Bakar Warung Mie Babi Sukoharjo, Jodi Sutanto: Kami Siap Buka Kembali

13 September 2026 - 02:40 WIB

Sopir Mengantuk Tabrak Truk di KM 687 Sumo: 4 Penumpang Tewas, 7 lukaluka

12 September 2026 - 12:54 WIB

Petani Lapor Sulit Mendapat Pupuk Subsidi, Menteri Amran Langsung Copot Manajer Gudang Banggai

11 September 2026 - 19:29 WIB

Investasi Jatim Turun 2,6%, Apindo Soroti Kepastian Berusaha

11 September 2026 - 18:59 WIB

Keracunan Massal Pindah ke Lombok Tengah: 352 Siswa di Lima SDN dan MTs Bukitliang

11 September 2026 - 17:14 WIB

Lamaran Ditolak, Mantan Pacar Bunuh Dua Remaja Kakak Beradik 5 Tahun Baru Terkuak

11 September 2026 - 11:34 WIB

Zulhas: MBG, Kita Akui Gagal! Sabar, Kita Perbaiki Manajemennya

11 September 2026 - 10:54 WIB

Sayembara Bukti Ijazah Gibran Berhadiah Rp10,28 M Ditutup, Denny Indrayana: Dilanjut Gugatan ke MK

11 September 2026 - 09:58 WIB

Trending di News