Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Penyakit Mulut dan Kaki Serang Jombang, 19 Sapi Jadi Korban

badge-check


					Plt. Kepala Dinas Peternakan Jombang, Mohammad Shaleh (kanan) saat sidak ke salah satu kandang peternak di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Kamis (9/1/2025). (Foto: KREDONEWS.COM/ Hadi S Purwanto) Perbesar

Plt. Kepala Dinas Peternakan Jombang, Mohammad Shaleh (kanan) saat sidak ke salah satu kandang peternak di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Kamis (9/1/2025). (Foto: KREDONEWS.COM/ Hadi S Purwanto)

Penulis: Hadi S Purwanto | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG – Sedikitnya 19 ekor sapi di Kabupaten Jombang, Jawa Timur dilaporkan mati akibat terserang penyakit mulut dan kuku (PMK) dari total 421 kasus.

Plt. Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Jombang, Mohammah Shaleh kepada KREDONEWS.COM (Kredo Media Grup) mengatakan, tim Disnak terus melakukan penyisiran ke berbagai wilayah untuk mendeteksi penyebaran PMK di Jombang.

“Hari ini kami mengecek di beberapa peternak dan pasar hewan. Kami sudah menginstruksikan agar sapi yang sakit dan bergejala dilarang masuk pasar hewan,” kata Shaleh, Kamis (9/1/2025).

Dikatakan, Disnak sudah membentuk team work untuk mengantisipasi penyebaran PMK di Jombang.

Setelah beberapa hari lalu menyisir wilayah Utara Brantas Kamis, 9 Desember 2025 hari ini menginspeksi Pasar Hewan Ngoro untuk monitoring kesehatan hewan, penyemprotan desinfektan dan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) terkait PMK.

“Hasil pemeriksaan terhadap hewan yang masuk pasar sapi dan kambing, tidak ada ternak yang menunjukkan gejala PMK. Ada penurunan jumlah sapi yg masuk ke pasar sekitar 75%,” papar Shaleh.

Ditambahkan, Shaleh juga memberi pengarahan kepada staf Dinas Peternakan Wilker Puskeswan (Pusat Kesehatan Hewan) Ngoro (Ngoro, Bareng dan Wonosalam) yang diikuti semua petugas yakni dokter hewan, paramedik, penyuluh dan inseminator dalam upaya terkait peningkatan kinerja serta penekanan tupoksi dan percepatan upaya pengendalian PMK melalui respon cepat dan tepat.

Shaleh mengatakan, Disnak juga mengecek salah satu peternak di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngoro yang memiliki 17 ekor sapi, ternyata ada 3 ekor terdampak PMK dimana satu ekor diantaranya mati.

“Sedangkan dua ekor dalam progres recovery menuju kesembuhan dan dilakukan pengobatan ulang serta bantuan desinfektan dan vitamin. Sisanya 14 ekor sudah dilakukan vaksinasi mandiri oleh dokter hewan mandiri beberapa hari sebelumnya,” papar Shaleh.

Ia mengimbau kepada para peternak dan rumah pemotongan hewan (RPH) agar segera memvaksin hewannya untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.

Data penanganan PMK di Jombang periode 8 Desember 2024 sampai 8 Januari 2025 tercatat jumlah kasus 421 ekor dengan data perkembangan: mati (19 ekor), potong paksa (61 ekor), sembuh (117 ekor) dan masih sakit (224 ekor).

“Saat ini ada 2 kecamatan yang masuk zona putih (zona nihil kasus aktif) yaitu Tembelang dan Kesamben,” jelas Shaleh.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Penggeledahan Rumah Sentul City, Polisi Temukan 74 Kg Emas dan Uang Tunai Ratusan Miliar

9 Juli 2026 - 10:43 WIB

Polisi Geledah Kafe Milik Jampidsus Agung Muda Febrie Ardiansyah, Temukan Brankas Berisi Uang Rp67 Miliar

8 Juli 2026 - 22:35 WIB

Kejati Kaltim Tahan Tujuh Tersangka Sita Uang Tunai Rp701,6 M, Kasus Tambang PT JMB

8 Juli 2026 - 18:02 WIB

Terjadi 2020-2025, Kelebihan Bayar Tunjangan Rp89,7 Miliar kepada 2.847 Guru Kutai Kartanegara

8 Juli 2026 - 16:24 WIB

Laka Beruntun Libatkan Tiga Motor, Empat Orang Terluka Termasuk Bocah 7 Tahun

8 Juli 2026 - 14:20 WIB

PM Modi Ucapkan Mantra Om Nimah Shivaya, Teken Prasasti Bersama Probowo Lestarikan Candi Prambanan

8 Juli 2026 - 13:39 WIB

Atraksi 8.000 Drone: Terima Kasih No. 7 dari Madeira untuk Dunia

8 Juli 2026 - 12:12 WIB

Pemerintah Serahkan Surat Keputusan Penetapan 13 Juli sebagai Hari Kepercaan kepada Tuhan Yang Mahaesa

8 Juli 2026 - 10:31 WIB

Pengacara Keluarga Korban: Sayembara Berhadiah Rp20 Juta untuk Mencari Erlan

8 Juli 2026 - 09:44 WIB

Trending di News