Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Mindanao Gempa Magnetudo 7.7 Guncang Indonesia Utara, Diimbau Menjauh dari Bibir Pantai

badge-check


					Gempa berkekuatan magnetudo  7.7 terjadi di wilayah Mindanao Selatam, terasa getarannya di Indonesia utara, Senin 8 Juni 2026. Foto: ist
Perbesar

Gempa berkekuatan magnetudo 7.7 terjadi di wilayah Mindanao Selatam, terasa getarannya di Indonesia utara, Senin 8 Juni 2026. Foto: ist

Penulis: Mulawarman  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MOTORAI— Data resmi BMKG, terjadi  gempa berkekuatan Magnitudo 7,7, pusatnya di perairan selatan Mindanao, Filipina. Getarannya paling kuat dirasakan persis di Morotai, Maluku Utara (skala IV MMI). Adan imbauan agar menjauh dari bibir pantai.

Gempa hahsyat magbetudo 7.6 – 7.7 guncang Filipina, terjadi Senin, 8 Juni 2026, pukul 06.37.42 WIB (pagi hari).

Getaran Paling Kuat Terasa di Morotai Maluku Utara; BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami

Meski pusat gempa berada di luar negeri, guncangan sangat kuat dan jelas dirasakan hingga ke wilayah Indonesia, khususnya Kota Morotai, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, menjadi daerah dengan getaran terkuat di dalam negeri .

Terjadi gempa bumi dahsyat berskala besar, dirasakan kuat di wilayah Indonesia Timur, memicu peringatan dini potensi tsunami di sejumlah wilayah pesisir utara Indonesia. Belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa hingga berita ini .

Teuku Faisal Fathani, Kepala BMKG, dan Wijayanto, Direktur Gempa dan Tsunami BMKG memberi penjelasan sebagai berikut.

Wilayah Terdampak Utama: Kota Morotai, Halmahera Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, hingga Kalimantan Timur .

Lokasi Pusat Gempa (Episenter): Koordinat 5,80° Lintang Utara – 125,14° Bujur Timur, di laut sekitar 244 km arah Barat Laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, perbatasan Indonesia‑Filipina. Kedalaman hanya 47 km (gempa dangkal) .

Wilayah Rasa Terkuat: Kota Morotai, Halmahera Utara → Intensitas IV MMI (getaran sangat jelas, banyak orang merasakan, jendela berderik, dinding berbunyi) .
– Wilayah lain: Manado, Bitung, Gorontalo, Palu (III‑IV MMI) .

Gempa ini disebabkan aktivitas zona tumbukan/penunjaman lempeng bumi (subduksi). Mekanisme gerakan berupa sesar naik (thrust fault), yang sangat berpotensi menimbulkan pergerakan air laut atau tsunami .

Pagi hari warga Morotai dan sekitarnya dikejutkan guncangan yang berlangsung cukup lama.

Banyak warga langsung keluar rumah dan berkumpul di tempat terbuka karena takut bangunan roboh atau disusul tsunami.

BMKG langsung mengeluarkan pemodelan bahaya dan menetapkan status SIAGA dan WASPADA tsunami di wilayah pesisir Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara, dan Sulawesi Tengah .

Keterangan BMKG

Dalam konferensi pers virtual pagi ini, Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, membenarkan data gempa dan rasa guncangan yang sangat kuat di Morotai.

“Data konfirmasi: Magnitudo 7,7, kedalaman dangkal 47 km. Getaran paling kuat tercatat di Morotai, Halmahera Utara skala IV MMI.” Kata dia.

Artinya sangat jelas terasa, barang bergerak, banyak warga merasakan sampai terbangun. Ini gempa akibat tumbukan lempeng, kami pantau terus potensi gelombang laut.

Ditambahkan Direktur Gempa & Tsunami BMKG, Wijayanto, bahwa meski pusat gempa di Filipina, dampaknya sangat terasa di Indonesia bagian utara.

“Kami imbau warga pesisir tetap waspada, hindari bibir pantai sementara waktu. Belum ada laporan kerusakan, tapi aktivitas susulan masih mungkin terjadi,” ungkap Wijayanto.

Saat ini tim pemantau BMKG dan BPBD daerah terus memantau pergerakan tanah dan air laut. Masyarakat diminta tenang namun tetap waspada dan mengikuti arahan resmi dari pemerintah.**

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

57 ASN di Kukar Terima Transferan Rp36,7 Miliar, BPK Kaltim: Bukan Kelebihan Bayar Biasa

15 Juli 2026 - 21:26 WIB

Yuenchi Arwindi Merasa Difitnah: Demi Allah, Saya tak Ada Hubungan dengan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

15 Juli 2026 - 20:17 WIB

Hentikan Oven Dumping 2028, Menteri LH Jumhur Hidayat Turun Langsung ke TPA Banjardowo Jombang

15 Juli 2026 - 16:57 WIB

Hutan Anjasmoro Mulai Terbakar, Wiku Diaz: Jombang Butuh Tambahan Satu Pos Damkar Lagi!

15 Juli 2026 - 13:28 WIB

Teluk Makin Membara, Presiden Trump Tegaskan Siap Serang Iran untuk Jangka Waktu 60 Hari ke Depan

15 Juli 2026 - 01:08 WIB

Analisis Prof Mahfud MD: Skenario Loloskan Jerat Hukum untuk Febrie Adriansyah

15 Juli 2026 - 00:25 WIB

Jadi Tersangka Kasus Pembakaran Santri, Ahmad Muzakki Ajukan Praperdilan Polres Lombok Timur

14 Juli 2026 - 19:32 WIB

Pengacara Don Ritto Buka Suara: Uang Yang Disita Polisi untuk Bangun Pelabuhan

14 Juli 2026 - 18:11 WIB

Datangi Kejaksaan Agung, Tim Penyidik Polri Serahkan Bukti Dokumentasi Administrasi Kasus Febrie Adriansyah

14 Juli 2026 - 17:09 WIB

Trending di News