Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Pelaku Perampokan Bersenjata Toko Emas Tapaktuan Ternyata Oknum Polisi, Kini Ditahan di Mapolda Banda Aceh

badge-check


					Reskrim Polda Banda Aceh berhasil meringkus MZ, 28, oknum polisi yang merampok toko peehiasan emas di Tapaktuan, Aceh Selatan,  Sabtu18 Juli 2026. Foto: instgaram@ovangverse Perbesar

Reskrim Polda Banda Aceh berhasil meringkus MZ, 28, oknum polisi yang merampok toko peehiasan emas di Tapaktuan, Aceh Selatan, Sabtu18 Juli 2026. Foto: instgaram@ovangverse

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, TAPAKTUAN – Kejadian perampokan bersenjata yang mengguncang Toko Emas Amin Setia, Jalan Merdeka, Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, pada Sabtu (18/7/2026) mengungkap fakta yang mengejutkan, pelakunya ternyata adalah anggota Kepolisian Republik Indonesia yang masih aktif bertugas.

Pengungkapan ini ditegaskan langsung oleh Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, yang menyatakan tim gabungan dari Ditreskrimsus Polda Aceh dan Polres Aceh Selatan berhasil mengungkap kasus ini dalam waktu yang sangat singkat.

Peristiwa perampokan terjadi sekitar pukul 11.10 WIB, dan hanya berselang kurang lebih 10 jam kemudian, tepatnya pukul 20.00 WIB di hari yang sama, pelaku sudah berhasil diringkus.

Pelaku berinisial MZ, berusia 28 tahun, ditangkap di kawasan Ujung Pasir, Gampong Lhok Bengkuang, Kecamatan Tapaktuan. Saat penangkapan, seluruh barang bukti berhasil diamankan secara utuh.

Barang bukti itu meliputi perhiasan emas seberat sekitar 495 gram dengan perkiraan nilai kerugian mencapai Rp350 juta, satu pucuk senjata api laras panjang yang digunakan saat beraksi, helm, jaket penyamaran, serta kendaraan bermotor yang dipakai untuk melarikan diri.

Dalam peristiwa itu, pelaku datang dengan menyamar lengkap, langsung mengancam pegawai toko menggunakan senjata api, merusak kaca etalase, mengambil sejumlah perhiasan, lalu melepaskan satu tembakan ke udara untuk mengintimidasi warga sebelum kabur.

Keterlibatan oknum yang seharusnya menjaga keamanan justru melakukan kejahatan memicu kemarahan masyarakat.

Pihak Polda Aceh menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, dan menegaskan akan memproses hukum serta menjatuhkan sanksi kedinasan seberat-beratnya tanpa pandang bulu.

Penyelidikan kini berjalan untuk menelusuri motif di balik perbuatan tersebut, serta memastikan tidak ada pihak lain yang terlibat dalam jaringan kejahatan ini.

Pemerintah daerah dan tokoh masyarakat berharap kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh aparat penegak hukum untuk tetap menjaga amanah dan kepercayaan yang diberikan masyarakat.

Kronologi

1. Sabtu, 18 Juli 2026 pukul 11.10 WIB: Pelaku tiba dan melakukan perampokan di Toko Emas Amin Setia dengan menyamar lengkap.
2. Saat kejadian: Mengeluarkan senjata api, mengancam pegawai, merusak kaca etalase, lalu mengambil perhiasan emas.
3. Pelarian: Melepaskan satu tembakan ke udara, kemudian melarikan diri membawa barang curian.
4. Tindak lanjut: Tim gabungan Reskrim segera mengamankan lokasi, memeriksa saksi dan rekaman CCTV, lalu menyebar tim pengejar.
5. Penangkapan: Sekitar pukul 20.00 WIB atau hanya berselang sekitar 10 jam kemudian, pelaku diringkus di kawasan Ujung Pasir, Gampong Lhok Bengkuang, Tapaktuan.
6. Saat ini: Pelaku ditetapkan tersangka, seluruh barang bukti diamankan, kasus ditangani langsung oleh Polda Aceh.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Semburan Lumpur Pekat di Oro-oro Kesongo Blora Bergemuruh Mencapai 20 Meter

7 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (46): Desalines Dirangsek Hingga Mati, Christhope Bunuh Diri

7 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Rp124 Miliar Hak 302 Anggota Tidak Cair, KPRI Sejahtera Jombang Punya Catatan Transaksi Rp248 Miliar

7 Agustus 2026 - 18:19 WIB

Ruang Rahasia Gedung Yayasan Pendidikan BGC: Berisi 995 Pucuk Senjata, Ganja dan VCD Porno

6 Agustus 2026 - 21:39 WIB

Viral Unggahan Yurizal, Meninggal setelah 8 Jam di IGD tak Mendapat Kamar Rawat di RSD IA Moeis

6 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Tiga Kiriman Narkoba dari Malaysia Libatkan Pilot dan Kopilot, Nilai Rp 127 Miliar

6 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (45): Orang Mapan Eropa-Amerika Isap Darah Budak

5 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Rp124 Miliar Macet di KPRI Jombang, Bupati Warsubi Copot Hartono sebagai Kepada Bapperinda

5 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Ringkus Kopilot Malaysia Bawa Narkoba, Datul Husein Kagum Sekaligus Heran kepada BC dan BNN

5 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Trending di News