Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Penolakan Parkir Digital, Ada Polisi Terjadi Pencopotan Spanduk di Gerai Mie Surabaya

badge-check


					Sejumlah orang melakukan aksi perusakan di sebuah gereai mie di Jl. Mayjen Singkono, Surabaya saat menggelar aksi penolakan parkir digital. Mereka mencopoti spanduk-spanduk di gerai, meskipun saat itu ada aparat keamanan. Foto: Instagram@surabayakabarmetro Perbesar

Sejumlah orang melakukan aksi perusakan di sebuah gereai mie di Jl. Mayjen Singkono, Surabaya saat menggelar aksi penolakan parkir digital. Mereka mencopoti spanduk-spanduk di gerai, meskipun saat itu ada aparat keamanan. Foto: Instagram@surabayakabarmetro

Penulis: Saifudin   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Sekelompok orang yang mengklaim mewakili organisasi masyarakat (ormas) mendatangi gerai Kedai Mie Gacoan di Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya, Jumat siang, 26 Desember 2025. Mereka  menolak penerapan sistem parkir digital.

Bukan sekadar menyampaikan aspirasi, tetapi mereka melakukan aksi dengan cara mencopoti spanduk. Mereka berkumpul di depan gerai, menyuarakan penolakan terhadap sistem parkir digital berbasis portal yang dikelola BSS Parking, dengan alasan kontrak parkir konvensional sebelumnya masih sah dan khawatir kehilangan mata pencaharian.

Petugas Polri, bersama TNI, Satpol PP, dan Dishub, dikerahkan untuk menjaga keamanan saat manajemen mencoba memasang sistem parkir digital, mencegah eskalasi dari kelompok demonstran.

Aksi ini bertujuan  memaksa manajemen menunda pemasangan alat parkir digital di lokasi tersebut. Mereka tetap melakukan aksi peruskan spanduk, meskipun saat itu ada petugas  aparat keamanan

Insiden ini merupakan bagian dari polemik berkelanjutan sejak Agustus 2025, di mana manajemen Mie Gacoan beralih ke parkir portal berbasis teknologi dikelola BSS Parking demi mengatasi parkir semrawut dan kemacetan.

Manajemen Mie Gacoan telah memulai transisi di beberapa gerai seperti Manukan, Tandes, Mayjen Sungkono, dan Wiyung, dengan pengawalan dari Polrestabes Surabaya, Dishub, Satpol PP, serta PASMAR 2.

Penolakan muncul karena kelompok tersebut merasa kontrak parkir konvensional sebelumnya masih sah dan khawatir kehilangan mata pencaharian juru parkir lokal. Meski ada sosialisasi dan mediasi, aksi ini memaksa penundaan pemasangan alat parkir digital di lokasi tersebut.

Pemilik brand PT Pesta Pora Abadi, melalui J Handy R, menegaskan komitmen tegas untuk melanjutkan digitalisasi demi keamanan dan kenyamanan, didukung Pemkot Surabaya.

BSS Parking akan memperluas implementasi ke 11 gerai lainnya dalam waktu dekat, meskipun protes berlanjut di beberapa titik. Sebelumnya, insiden serupa melibatkan karang taruna dan juru parkir yang diamankan polisi.

Protes ini viral di media sosial seperti Instagram dan TikTok, mencerminkan ketegangan antara modernisasi parkir dengan kepentingan warga lokal di Surabaya. Kebijakan ini dianggap membuka lapangan kerja baru sekaligus lebih tertib, tapi ditentang karena dianggap sepihak. Hingga 29 Desember 2025, belum ada laporan tindak lanjut resmi pasca-insiden. **

Terkait
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ada Promo Bright Gas Diskon Rp 25 Ribu, Begini Cara Dapatnya

4 September 2026 - 19:56 WIB

Praktik Curang Produsen Diduga Jadi Penyebab Naiknya Harga Beras

4 September 2026 - 19:45 WIB

Taman Wisata Alam Kawah Ijen Ditutup Sementara Imbas Karhutla

4 September 2026 - 19:33 WIB

Gus Alex ‘Gigit’ 24 Anggota DPR: Minta Oleholeh 3.000 Riyal/ Orang Saat Kunker di Makkah

4 September 2026 - 18:00 WIB

William Gunawan Minta Bantuan Presiden Prabowo: Emas 2.2 Kg Senilai Rp6.6 Miliar Hilang di Bank BJB

3 September 2026 - 21:31 WIB

Menelisik Akar Terorisme (52): Potong Tangan dan Hidung

3 September 2026 - 20:57 WIB

Insiden Keracunan MBG di SMPN Kabuh Jombang: 256 Siswa dan 4 Guru Dirawat, Santap Udang Saus Padang

3 September 2026 - 20:24 WIB

Pisang Cavendish Lumajang Siap Ekspor, Hong Kong dan Malaysia Jadi Sasaran

3 September 2026 - 19:03 WIB

Purbaya Pastikan Tak Ada Pengampunan Pajak Selama Masih Jabat

3 September 2026 - 18:37 WIB

Trending di Nasional