Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

OPM Tembaki Pos Jaga Satgas Yonif 753 di Kiwirok, Tiga Personel Luka-luka

badge-check


					Tiga prajurit Saygas Yonisf 753 alami luka berat dan ringan, akibat serangan dari sayap militer OPM yang bergerak di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, dilaporkan menyerang Pos Pantau Satgas Yonif 753, Pos Kout Kiwirok, Kamis siang, 12.15 WIT, 25 September 2025. Foto: dok/Satgas Yonif 753 Perbesar

Tiga prajurit Saygas Yonisf 753 alami luka berat dan ringan, akibat serangan dari sayap militer OPM yang bergerak di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, dilaporkan menyerang Pos Pantau Satgas Yonif 753, Pos Kout Kiwirok, Kamis siang, 12.15 WIT, 25 September 2025. Foto: dok/Satgas Yonif 753

Penulsi: Bambang Tjuk    |     Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PEGUNUNGAN BINTANG– Sayap militer OPM yang bergerak di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, dilaporkan menyerang Pos Pantau Satgas Yonif 753, Pos Kout Kiwirok, Kamis siang, 12.15 WIT, 25 September 2025.

Dikabarkan, di wilayah dataran tinggi pegunungan tengah itu, para pemberontak menembak 3 prajurit TNI yang tengah siaga di pos tersebut. Ketiga korban masing-masing mengalami luka tembak di bagian kepala, rekoset di pelipis, dan pinggang.

Salah satu dari ketiga korban dalam kondisi kritis. Mereka  masing-masing:

  • Prada Haris Umaternate (luka tembak di kepala/dalam kondisi kritis)
  • Pratu Hidayat (luka rekoset di pelipis/sadar)
  • Serda Yulianus Adrianto Erarl (luka tembak di pinggang).

Menurut rencana, ketiga prajurit TNI yang terluka itu akan dievakuasi menggunakan helikopter, menuju RS Marthen Indey, Jayapura, guna perawatan medis lanjutan.

Sementara pasca serangan gerilyawan OPM itu, seluruh personel Satgas Pamtas Yonif 751, Satgas Prayudha Mamta dan Satgas Ketapang Koops Swasembada yang berada di wilayah Distrik Kiwirok dalam kondisi siaga satu pengamanan.

“Penyerangan terhadap Pos Yonif 753 itu sudah kami rencanakan, sesuai dengan target. Tiga militer Indonesia kena tembak. Salah satunya mati. Terkait itu, kami TPNPB-OPM Kodap XV-Ngalum Kupel siap bertanggung jawab,” klaim Sebby Sambom, juru bicara TPNPB-OPM, dalam siaran pers yang diterima koresponden, Kamis 18.48 Wit, 25 September 2025.

Sambom mengatakan, kombatan Kodap XV-Ngalum Kupel yang melakukan serangan itu dipimpin Brigjen OPM Lamek Taplo. Pihaknya, sambung Sambom, akan tetap melakukan serangan terhadap siapa pun yang masuk wilayah perang.

Corong narasi perjuangan OPM itu juga menyinggung peringatan bagi penerbangan sipil maupun militer, baik pesawat maupun helikopter, yang melintas yang melintas wilayah perang.

“Jika tidak didengar dan tidak diindahkan peringatan kami ini, jangan salahkan kami jika kami lakukan penyerangan,” cetus Sambom.

Sementara Pen Satgas Pamtas Koops Swasembada, Letda Inf Iqbal Fauzan, yang dikonfirmasi terkait penyerangan pembangkang negara terhadap Pos Pantau Yonif 753, masih melakukan penggalian informasi di lapangan.

“Kami masih menunggu informasi detil dari personel di lapangan ya,” respon tertulis Letda Inf Iqbal Fauzan kepada koresponden. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

IDI Usul ke Menkes Standar Gaji Dokter hingga Rp110 Juta

31 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Komdigi Larang Sisa Kuota Internet Hangus, Tetapkan Tanggal Berlaku

31 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Tidak Ada Saksi, Posko DPP GRIB Milik Hercules Tibatiba Terbakar!

31 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Diduga Tak Kuat Tahan Beban Jembatan Gantung Anjlok, Saat Dilewati Bupati Pangandaran Bersama 50 Orang

31 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Terpilih Jadi Ketum PB NU, KH Abdul Halim Mahfudz Tanda Tangan Fakta Integritas

31 Agustus 2026 - 10:49 WIB

KH Nurul Huda Djazuli Pimpin AHWA: Putuskan KH Miftachul Akhyar Kembali Duduki Rais Aam PB NU 2026-2031

31 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Bahar Smith Tantang Duel Hercules: Memperkusut Kasus Hukum Tewasnya Bambang Setiawan

30 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

30 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Cuaca Panas di Sidoarjo Belum Reda, Musim Hujan Datang Akhir Oktober

30 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Trending di Nasional