Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Oknum ASN Parengan Mengamuk, 4 Pegawai SPBU Babak Belur

badge-check


					Oknum ASN Parengan Mengamuk, 4 Pegawai SPBU Babak Belur Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, TUBAN– Aksi kekerasan seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, memicu perhatian luas setelah rekaman CCTV peristiwa tersebut beredar di media sosial.

Dalam tayangan itu, pelaku tampak brutal memukuli sejumlah pegawai SPBU hingga beberapa di antaranya mengalami luka serius dan harus dirawat di rumah sakit.

Informasi yang beredar menyebutkan, pelaku adalah staf Kecamatan Parengan yang bertugas di bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (PMD).

Ia juga diketahui merangkap sebagai sopir pribadi Camat Parengan. Dalam keterangan video disebutkan, “Seorang oknum staf Kecamatan Parengan yang bertugas di bidang PMD sekaligus sopir pribadi Camat Parengan terekam CCTV melakukan kekerasan terhadap 4 karyawan SPBU di wilayah Parangbatu, Kecamatan Parengan, Tuban, Sabtu (7/2/2026) malam.”

Insiden bermula ketika pelaku datang ke SPBU dengan mobil berwarna hitam dan diduga tidak mengikuti antrean pengisian bahan bakar.

Saat itu, operator SPBU bernama Ferdi sedang mengecek stok BBM menggunakan deepstick manual sebelum melayani pengendara motor yang sudah menunggu.

Tanpa alasan jelas, pelaku turun dari mobil lalu menjambak rambut Ferdi berulang kali. “Tanpa tahu sebabnya, rambut saya ditarik (dijambak) berulang kali. Padahal posisi saya sedang melayani motor yang memang sudah antre di depan dia,” ujar Ferdi, Senin (9/2/2026).

Upaya melerai justru memperburuk keadaan. Mandor SPBU, Ali Nasroh, dipukul di bagian perut ketika mencoba menanyakan kronologi kejadian. Pelaku bahkan sempat berkata, “Kamu tidak tahu siapa aku?” menurut penuturan Ferdi.

Korban lain, Prasojo, mengalami luka paling parah. Wajahnya dipukul hingga terjatuh, hidungnya berdarah, dan kakinya diinjak saat berusaha melerai.

Ia harus segera dibawa ke rumah sakit. Pemeriksaan medis awal menunjukkan Prasojo mengalami patah tulang hidung yang menyebabkan pendarahan berkelanjutan serta gangguan pernapasan.

Camat Parengan, Darmadin Noor, mengonfirmasi bahwa pria dalam video viral tersebut memang pegawai di kantornya. Ia menyatakan, pihak kecamatan berupaya menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

“Saya baru dikabari kemarin. Kejadian di pom sudah saya konfirmasi ke yang bersangkutan dan akan diupayakan penyelesaian secara kekeluargaan,” ujarnya.

Namun, Kasatreskrim Polres Tuban AKP Bobby Wirawan menegaskan kasus ini tetap diproses secara hukum setelah adanya laporan dari para korban.

Hingga kini, polisi telah memeriksa enam orang, terdiri dari empat korban dan dua saksi. Tak lama setelah pemeriksaan, pelaku diamankan di rumahnya di Kecamatan Parengan sekitar pukul 19.00 WIB.

“Iya benar tapi belum sampai di polres. Masih perjalanan kesini (Polres). Nanti biar kami periksa dulu ya,” pungkasnya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mirip Film Perang Fiksi, RRT Lawan Nyamuk Gunakan Senjata Laser

10 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Ritual Malam Bakar Obat Nyamuk Nasional, Nilai Pasar Rp7,8 Triliun/ Tahun

10 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Prakiraan APBD Jombang 2027: Cuma Naik Rp167 Miliar

10 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Harga Naik Terus, Koperasi Unggas Sejahtera Bagikan Gratis 600 Ekor Ayam kepada Warga Batang

10 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Diduga Kasus Tanah Kaveling, Polresta Malang Terbitkan Surat DPO terhadap Ipda Wibowo Hari Sucahyo

10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Mobil Peserta Drag Rage Hilang Kendali, Enam Penonton Tewas Tertabrak 11 Lukaluka di Kotamobagu

9 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Menelisik Akar Terorisme (47): Hector Pahlawan Troya Mati Ketakutan

9 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Ilustrasi. Foto: ist

Beroperasi Pakai Ambulans, Petugas Satpol PP Tangkap Pencuri Bangku di Taman Mundu Surabaya

9 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Diduga Praktek Mafia Hukum, Istri Cari Keadilan Tiba-tiba Jadi Pengaju Gugatan Cerai di PA Karawang

9 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Trending di News