Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Nvidia Merajai Chip AI Dunia, Pendapatan 2025 sebesar Rp 2.202 Triliun!

badge-check


					Inilah dagangan Nvidia, perushaaan semikonduktor termasuk chip AI paling bergensgsi di dunia. CEO Nvidia, Jensen Huang memarkan produks chip unggulan persuahaannya. Foto: dok/Nvidia Perbesar

Inilah dagangan Nvidia, perushaaan semikonduktor termasuk chip AI paling bergensgsi di dunia. CEO Nvidia, Jensen Huang memarkan produks chip unggulan persuahaannya. Foto: dok/Nvidia

Penulis: Jacobus E. Pato   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, AMERIKA- AI modern memang bergantung pada silikon sebagai fondasi utama chip-nya, dan saat ini Nvidia mendominasi pasar chip pelatihan AI secara global, dengan nilai fiskal 2025 sebesar Rp 2.202 triliun (bandingkan dengan APBN RI 2026 Rp 3.153 tiliun).

Nvidia menguasai sekitar 80-92% pasar chip AI training, didukung ekosistem CUDA dan investasi besar seperti $100 miliar di OpenAI.

Pada 2026, proyeksi pendapatan Nvidia tumbuh 60%, dengan peluncuran platform Rubin untuk generasi AI berikutnya. Analis menobatkan Nvidia sebagai pick utama AI tahun 2026.

Nilai $130,5 miliar USD setara dengan sekitar Rp 2.202 triliun, menggunakan kurs terkini 1 USD = Rp 16.875 per 16 Januari 2026. Nilai ini bisa berfluktuasi sedikit karena kurs Januari 2026 berkisar Rp 16.675 hingga Rp 16.909.

AMD muncul sebagai penantang kuat meski pangsa pasarnya masih jauh tertinggal, sementara ARM menguasai arsitektur di miliaran perangkat mobile dan edge. Huawei melalui chip Ascend terus mengejar kemandirian teknologi China di tengah sanksi AS.

AMD menguasai 8-14% pasar AI chip, dengan CEO Lisa Su mengklaim chip MI350 setara performa Nvidia tapi lebih efisien. Meski demikian, pendapatan AI AMD masih jauh di belakang Nvidia yang tumbuh 400% YoY. AMD terus agresif dengan pengiriman chip baru untuk merebut pangsa pasar.

ARM mendominasi arsitektur di smartphone, wearables, dan diproyeksi capai 50% pasar data center hyperscaler pada 2026 berkat efisiensi daya. Chip seperti Cortex C1-Ultra tingkatkan performa AI hingga 5x untuk mobile AI. ARM juga ekspansi ke PC, potensial 30% pangsa pasar.

Huawei tingkatkan yield produksi chip Ascend 910C hingga 40%, target 600.000 unit pada 2026 menggunakan proses 7nm SMIC. Performa Ascend 910C capai 60% Nvidia H100 di inference, didukung pemerintah China untuk kurangi ketergantungan Nvidia. Ini bagian dari dorongan kemandirian semikonduktor China.​ **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mirip Film Perang Fiksi, RRT Lawan Nyamuk Gunakan Senjata Laser

10 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Ritual Malam Bakar Obat Nyamuk Nasional, Nilai Pasar Rp7,8 Triliun/ Tahun

10 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Prakiraan APBD Jombang 2027: Cuma Naik Rp167 Miliar

10 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Harga Naik Terus, Koperasi Unggas Sejahtera Bagikan Gratis 600 Ekor Ayam kepada Warga Batang

10 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Diduga Kasus Tanah Kaveling, Polresta Malang Terbitkan Surat DPO terhadap Ipda Wibowo Hari Sucahyo

10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Mobil Peserta Drag Rage Hilang Kendali, Enam Penonton Tewas Tertabrak 11 Lukaluka di Kotamobagu

9 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Menelisik Akar Terorisme (47): Hector Pahlawan Troya Mati Ketakutan

9 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Ilustrasi. Foto: ist

Beroperasi Pakai Ambulans, Petugas Satpol PP Tangkap Pencuri Bangku di Taman Mundu Surabaya

9 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Diduga Praktek Mafia Hukum, Istri Cari Keadilan Tiba-tiba Jadi Pengaju Gugatan Cerai di PA Karawang

9 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Trending di News