Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Ngaku Punya Toko Bangunan, FS Tipu Distributor Surabaya Rp9,1 Miliar

badge-check


					Kasatreskrim Polres Malang,AKP Muchammad Nur (memakai kaos hitam) saat melakukan pemeriksaan pada tersangka FS (memakai baju tahanan warna orange) Perbesar

Kasatreskrim Polres Malang,AKP Muchammad Nur (memakai kaos hitam) saat melakukan pemeriksaan pada tersangka FS (memakai baju tahanan warna orange)

Penulis: Hermin | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, MALANG– Berkedok sebagai pemilik 3 toko bangunan,seorang pelaku penipuan berinisial FS (47) mampu mengelabuhi,distributor bahan bangunan asal Surabaya hingga mengalami kerugian mencapai 9,1 Milyar Rupiah.

Dari keterangan,Kasatreskrim Polres Malang, AKP Muchammad Nur (4/6/25) dijelaskan “Pelaku berinisial FS (47) diamankan Tim Unit VI Siber Satreskrim Polres Malang, pada Selasa (3/6/25)

Penangkapan dilakukan setelah diperiksa sebagai tersangka dan tercukupinya alat bukti yang sah secara hukum. Modus pelaku adalah memesan semen dalam jumlah besar melalui 3 toko berbeda,dimana setelah barang dikirim dan diterima FS tidak pernah membayar,selain itu 2 toko yang di klaim milik tersangka ternyata adalah fiktif.

Kasus terungkap dari laporan PT Abadi Mitra Bersama Perdana,distributor bahan bangunan asal Surabaya yang mendapati adanya tunggakan pembayaran dari pelanggan atas pengiriman 35.776 sak semen yang dikirim sepanjang Februari- Desember 2023.

Setelah dilakukan penelusuran,diketahui bahwa pengiriman ditujukan ke 3 toko yang diklaim milik pelaku,yakni Toko Pelabuhan Ratu,di Jalan Raya Bugis No. 11 Pakis,Toko Berlian Jaya dan Toko Makmur Jaya,yang beralamat di Perum Sapto Raya,Desa Bugis,Kabupaten Malang.

Dari tangan tersangka,Polisi menyita sejumlah barang bukti,52 lembar faktur pembelian,308 surat jalan,hasil audit keuangan,serta dokumen identitas dan rekening koran yang terkait dengan transaksi pemesanan.

Sst ini pelaku telah ditahan di Rutan Polres Malang dan dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan serta Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman hingga 4 tahun penjara” Ungkap,AKP Muchammad Nur.

Disisi lain,Kasihumas Polres Malang,AKP Bambang Subinajar,mengingatkan para pengiat usaha agar lebih waspada dalam bertransaksi dalam skala besar,terlebih dengan pihak yang belum memiliki rekam jejak jelas.

Kami menghimbau agara masyarakat dan pelaku usaha untuk selalu melakukan verifikasi menyeluruh sebelum mengirimkan barang dalam jumlah besar, apalagi jika pembayaran dilakukan secara tempo.

Kemudian jika menemukan indikasi penipuan atau keraguan terhadap legalitas usaha mitra dagang,masyarakat diharapkan segera berkonsultasi atau melaporkannya kepada kepolisian terdekat” Himbau Kasihumas.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Petani Lapor Sulit Mendapat Pupuk Subsidi, Menteri Amran Langsung Copot Manajer Gudang Banggai

11 September 2026 - 19:29 WIB

Investasi Jatim Turun 2,6%, Apindo Soroti Kepastian Berusaha

11 September 2026 - 18:59 WIB

Keracunan Massal Pindah ke Lombok Tengah: 352 Siswa di Lima SDN dan MTs Bukitliang

11 September 2026 - 17:14 WIB

Lamaran Ditolak, Mantan Pacar Bunuh Dua Remaja Kakak Beradik 5 Tahun Baru Terkuak

11 September 2026 - 11:34 WIB

Zulhas: MBG, Kita Akui Gagal! Sabar, Kita Perbaiki Manajemennya

11 September 2026 - 10:54 WIB

Sayembara Bukti Ijazah Gibran Berhadiah Rp10,28 M Ditutup, Denny Indrayana: Dilanjut Gugatan ke MK

11 September 2026 - 09:58 WIB

SAR Gabungan Temukan Jaket Pelampung dan Botol, Belum Dipastikan Milik 5 Jurnalis dan 3 Kru Liputan Anak Krakatau

10 September 2026 - 21:46 WIB

Tim SAR Gabungan temulan satu jaket pelampung dan botol putih, tetapi belum bisa dipastikan yang dikenakan para jurnalis, Rabu 10 September 2026. Foto: okezone

Salah Injak Pedal: Alphard Santap 3 Mobil, 11 Motor, dan Rombong Bakso di Sukolilo

10 September 2026 - 03:46 WIB

Menelisik Akar Terorisme (55): Kisah Pembantaian 100 Pria dan 5 Wanita Pelancong

9 September 2026 - 19:53 WIB

Trending di News