Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Meriam Bellina Kondisi Sehat dan Suka Olahraga, Pasang Ring, Kok Bisa?

badge-check


					Meriam Bellina Kondisi Sehat dan Suka Olahraga, Pasang Ring, Kok Bisa? Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, SINGAPURA- Aktris Meriam Bellina, yang populer sejak tahun 1980-an hingga kini, ramai dibicarakan di media sosial setelah menjalani prosedur pemasangan ring jantung. Banyak warganet mempertanyakan mengapa Meriam, yang dikenal menjalani gaya hidup sehat—termasuk rutin berolahraga dan mendaki gunung—masih bisa terkena penyakit jantung.

Meriam sendiri mengaku tidak menyangka harus menjalani prosedur tersebut.

Kasus seperti ini ternyata bukan yang pertama. Pada ajang Euro 2020, gelandang Denmark Christian Eriksen tiba-tiba kolaps di tengah lapangan. Ia mengalami serangan jantung di usia 29 tahun, meski tampak sangat bugar.

Contoh lain, pada 2021, Sergio Aguero—pemain sepak bola asal Argentina—terpaksa pensiun dini setelah mengalami nyeri dada saat bertanding. Ia didiagnosis mengidap aritmia jantung. Sementara itu, Iker Casillas, mantan kapten tim nasional Spanyol, juga pernah mengalami serangan jantung saat latihan pada 2019.

Jangan Lewatkan

Baca juga: Percakapan Ridwan Kamil dan Lisa Mariana Bocor, Ada yang Janggal

Baca juga: Meskipun Priguna Bawa Kondom, Dua Sampel Sperma Berhasil Ditemukan

Kenapa Atlet Bisa Kena Penyakit Jantung?

Meski terlihat sehat dan bugar, atlet juga bisa mengalami penyakit jantung. Menurut dr. Reginald Liew, kardiolog dari Mount Elizabeth Hospitals, beberapa orang—termasuk atlet profesional—mungkin memiliki kondisi jantung tersembunyi yang berbahaya dan bisa muncul tiba-tiba saat berolahraga.

Beberapa penyebab medis yang bisa menjelaskan hal ini antara lain:

– Kondisi genetik seperti sindrom Long QT, sindrom Brugada, dan kardiomiopati (penebalan atau kelemahan otot jantung).

– Miokarditis: infeksi atau peradangan jantung.

– Penyakit arteri koroner: penyumbatan atau pecahnya plak di pembuluh darah jantung.

– Kelainan anatomi pembuluh darah jantung.

– Masalah katup jantung seperti stenosis aorta.

Namun dr. Liew menyorot bahwa untuk penyakit arteri koroner lebih sering menyerang atlet dewasa, terutama jika mereka memiliki faktor risiko seperti kolesterol tinggi, hipertensi, atau diabetes.

Apakah Terlalu Banyak Olahraga Berbahaya?

Dr. Liew menjelaskan bahwa berolahraga secara berlebihan dalam waktu singkat — tanpa persiapan dan peningkatan bertahap — bisa berisiko. Hal ini dapat menyebabkan tekanan darah dan detak jantung melonjak tajam, memicu serangan jantung atau aritmia, terutama jika ada kondisi jantung yang tersembunyi.

Latihan ketahanan ekstrem seperti maraton atau triatlon juga bisa memberi tekanan besar pada jantung, yang dalam jangka panjang berpotensi menyebabkan pembesaran jantung dan gangguan irama jantung.

Kesimpulannya, gaya hidup sehat memang penting, tapi bukan jaminan bebas dari risiko jantung. Faktor genetik, kondisi medis tersembunyi, dan pola olahraga ekstrem tetap harus diwaspadai — bahkan oleh mereka yang terlihat sangat bugar.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tuntut Keadilan, 50 Perwakilan Karyawan PT SGS Unjuk Rasa di Disnaker Jombang

17 Juli 2026 - 21:12 WIB

Cinta Laura Beradegan Intim di Series WeTV ‘Sleeping With The Enemy’

17 Juli 2026 - 21:01 WIB

Wibisono: Patut Diduga Langgar Tiga UU Sekaligus, Uang Anggota Rp124 M Dibelikan Tanah oleh Pengurus KPRI Jombang

17 Juli 2026 - 15:05 WIB

Kosmak Ungkap Dugaan Gurita Bisnis Besar yang Libatkan Nama Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

17 Juli 2026 - 10:17 WIB

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Rasa Nano-nano Pacar Bek Argentina Berkebangsaan Inggris

16 Juli 2026 - 20:24 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

Trending di News