Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

Menyantap Sup Sirip Ikan Hiu di Restoran Ahian Pontianak

badge-check


					Ahian (kiri) di depan tungku masaknya. Ia harus meracik sendiri menu untuk menjaga kualitas. (Foto: KREDONEWS.COM/ Khristina A Kencana Kheng) Perbesar

Ahian (kiri) di depan tungku masaknya. Ia harus meracik sendiri menu untuk menjaga kualitas. (Foto: KREDONEWS.COM/ Khristina A Kencana Kheng)

Penulis: Khristina Kencana | Editor: Hadi S Purwanto

ANDA pernah menyantap sup sirip ikan hiu? Dimana, dan bagaimana sensasinya? Sedalam apa Anda merogoh kocek?

Di restoran atau hotel Bintang 5 di Jakarta serta beberapa kota besar di Indonesia, banyak tempat yang menyediakan menu seperti itu. Tapi, pernahkah Anda menikmati sup sirip ikan hiu di restoran kelas biasa-biasa di Pontianak, Kalimantan Barat?

Sup sirip ikan hiu memang terkenal mahal, apalagi Anda masuk ke restoran atau hotel Bintang 5. Semangkuk sup Anda harus menyiapkan kisaran Rp1 juta atau lebih. Bahkan, di salah satu hotel Bintang 5 di Jakarta, ada yang memasang tarif hingga lebih Rp5 juta/ mangkuk.

Tapi tidak, jika Anda datang ke Pontianak.

Salah satu restoran yang menyediakan sup sirip ikan hiu di Pontianak ada restoran Bubur Ikan Ahian di Jl. WR Supratman No. 2, Benua Melayu Darat, Pontianak. Disini, tidak hanya sirip ikan hiu, tapi kadang tersedia sumsum ikan hiu serta berbagai jenis sup ikan seperti kakap merah, alu-alu, barakuda, napoleon dan lain-lain.

Ahian (62), pemilik sekaligus chef restoran itu mengatakan, untuk melayani pelanggan ia harus memilih dan memasak sendiri menu yang dipesan.

Menu utama mereka berfokus pada berbagai jenis ikan dan seafood, disajikan dalam bentuk bubur (yang sebenarnya adalah nasi dengan sup ikan) yang langsung dibeli dari nelayan.

“Kita harus memilih dan mengolah sendiri ikan itu. Karena ikan (laut) gampang rusak, tidak seperti ayam,” ujar Ahian kepada KREDONEWS.COM, Jumat (13/12/2024).

Ahian mengelola restoran itu bersama istri dan ketiga anaknya. Restoran yang berdiri sejak 1983 itu memang salah satu restoran bubur/ sup ikan yang terkenal di Pontianak. Untuk menjaga kualitas, Ahian tidak pernah memasak ikan beku.

“Kami selalu menggunakan ikan segar (langsung dari nelayan),” ujar Ahiang, istri Ahian.

Untuk menu sup sirip atau sumsum hiu, kadang tidak tersedia lantaran barangnya terbatas. Untung-untungan saja dan Anda harus memesan satu-dua hari sebelumnya.

Untuk menjikmati sup sumsum hiu, Anda harus pesan satu-dua hari sebelumnya, karena tidak selalu tersedia. (Foto: KREDONEWS.COM/ Khristina A Kencana Kheng)

Jika sepi ikan, ia terpaksa menutup restorannya. “Ya, kan gak ada ikan. Gak ada yang dimasak,” timpal salah seorang putrinya.

Buka Cabang
Restoran yang dikelola keluarga ini buka mulai pukul 06;00 sampai 14:00 WIB. Begitu buka, para pelanggan sudah mengantri sampai restoran itu tutup pukul 14:00.

“Sore gak buka lagi. Tenaganya gak kuat,” ujar Ahiang.

Untuk harga menu, di restoran ini variative, antara Rp30 ribu sampai Rp100 ribu/ porsi.
Anda pingin tahu berapa harga semangkuk sup sirip hiu? Rp76 ribu, gak sampai Rp100 ribu.

Namun, bagi pengunjung yang mencari opsi vegetarian, mungkin perlu mempertimbangkan bahwa restoran ini tidak secara khusus menawarkan menu vegetarian. Sebaiknya, jika Anda memiliki kebutuhan diet tertentu, Anda dapat menghubungi restoran langsung untuk menanyakan tentang kemungkinan penyesuaian atau pilihan sayuran yang mungkin tersedia.

Di restoran yang menawarkan sup ikan, pilihan menu vegetarian biasanya terbatas, mengingat fokus utama mereka adalah pada hidangan berbasis ikan. Namun, beberapa restoran mungkin menyediakan opsi vegetarian atau dapat menyesuaikan menu mereka.

Ditanya berapa omzet yang didapat setiap hari, Ahiang tidak bisa menjelaskan. “Tidak tentu. Kadang ramai, kadang sepi,” tutur Ahiang.

Sup sirip hiu, salah satu menu favorit yang tidak selalu tersedia. Harganya tidak berjuta-juta. (Foto: KREDONEWS.COM/ Khristina A Kencana Kheng)

Namun, Ahiang mengaku sudah bisa membeli tanah sebelah restorannya untuk memperluas usaha sup ikannya. Bahkan, katanya, keluarga ini juga akan membuka cabang di Jakarta Utara.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polisi Tahan Oknum Guru SMK di Pare, Pakai Akun Cewek untuk Berbuat Cabul ke Siswinya

19 Juni 2026 - 05:40 WIB

Kiai Said dan Kiai Imjaz Serukan Pesantren Sudah Saatnya Menjadi Top of the Mind Masa Depan

19 Juni 2026 - 05:14 WIB

Tour de Mawil-4, 50 Aktivis Lingkungan Bersihkan Pesisir Taman Penyu Tatar Sepang Sumbawa Barat

18 Juni 2026 - 21:01 WIB

Presenter Piala Dunia ASAL Italia Ini Sosmednya Dibanjiri Ribuan Like

18 Juni 2026 - 19:47 WIB

Siapkan Saldo Segini, Jakarta Surabaya Tanpa Diskon Libur Sekolah

18 Juni 2026 - 19:30 WIB

Wamenperin Ungkap Industri Kecil Belum Siap Ikut Wajib Halal Oktober

18 Juni 2026 - 19:23 WIB

Dinsos Jombang Sosialisasi Pembinaan: Hadirkan Narasumber dari Kejaksaan Pendamping Hukum LKS/LKSA

18 Juni 2026 - 18:35 WIB

MBG Dihentikan Sementara saat Libur Sekolah

17 Juni 2026 - 20:06 WIB

PT Pegadaian XII Surabaya Resmikan Jembatan Gantung di Temas Batu dan 100 Mushaf dan Paket Siswa

17 Juni 2026 - 19:42 WIB

Trending di News