Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Laporan dari Makkah, Amirul Haj Prof Muhadjir Effendy Temui Haji Jatim di Hotel Rehab Almahaba

badge-check


					Amirul Haj untuk Jawa Timur Prof Dr. Muhadjir Efendi didampingi wartawan senior Anwar Hudijono melakukan peninjauan lokasi penginapan para jamaah haji do Makkah. Foto: ist
Perbesar

Amirul Haj untuk Jawa Timur Prof Dr. Muhadjir Efendi didampingi wartawan senior Anwar Hudijono melakukan peninjauan lokasi penginapan para jamaah haji do Makkah. Foto: ist

Penulis: Anwar Hudiono  |   Editor: Hadi S. Purwanto

KREDONEWS.COM, MAKKAH— Amirul Haj Prof Dr Muhadjir Effendy MAp mendadak blusukan ke pemukiman jamaah haji Indonesia, Rabu, 20 Mei 2026.

Ia menemui jamaah selain untuk silaturahmi, juga untuk melihat secara langsung kondisi jamaah dan mencek persiapan puncak haji di Armuzna (Arafah Muzdalifah Mina), 26-30 Mei 2026).

Wartawan senior Anwar Hudijono yang sedang menunaikan ibadah haji ketika dihubungi mengatakan di antara yang dikunjungi Penasihat Khusus Presiden untuk Urusan Haji ini adalah jamaah di Hotel Rehab Almahaba (307) Sektor 3 daerah Syisyah, sekitar 8 km dari Masjid Haram yang ditempati jamaah dari Jawa Timur.

Prof Dr Muhadjir Effendy berfoto bersama para jamaah haji di Makkah, saat melakukan peninjauan ke lokasi menginap haji Jawa Timur. Foto: ist

Meski kunjungan mendadak, kedatangan Muhadjir mendapat sambutan hangat dari jamaah. Mereka berebut minta foto.

Mantan Mendikbud dan Menko PMK era Presiden Jokowi ini meminta jamaah agar fokus mempersiapkan diri untuk Armuzna, khususnya wukuf di Arafah. Karena wukuf itu rukun haji yang tidak bisa diwakilkan.

“Jaga kesehatan. Jangan memaksakan diri ke Masjid Haram. Karena kondisinya saat ini sudah sangat padat. Shalat di hotel tidak masalah, karena ini juga wilayah haram,” kata Muhadjir.

Bukan hanya sangat padat. Saat ini cuaca juga sangat panas. Pada siang hari bisa mencapai 48 derajat celcius. Batuk mulai menghinggapi jamaah. Setiap kerumunan terdengar seperti ada lomba keras- kerasan batuk.

Muhadjir berpesan agar saat wukuf jamaah membawa makanan seperti kurma. Hal itu untuk mengantisipasi jika terjadi kendala distribusi makanan dari syarikah.

“Kalau terjadi keterlambatan distribusi makanan pemerintah pun tidak bisa berbuat banyak karena itu otoritas syarikah,” katanya.

Menjawab pertanyaan Ketua Rombongan 5 Kloter 54 Surabaya Muhammad Sufyan tentang kampung haji, Muhadjir menjelaskan proses pembebasan tanah masih berlangsung. Kini sudah lebih 50 hektar berhasil dibebaskan. Mudah-mudahan musim haji tahun depan sudah terwujud.

Kampung haji adalah postofolio Presiden Prabowo. Pengadaan kampung haji untuk memberi pelayanan lebih baik bagi jamaah haji Indonesia yang jumlahnya tiap tahun meningkat. Demikian pula jumlah jamaah umrahnya.

Muhadjir berharap pelayanan haji tahun ini lebih baik setelah lahir Kemenhaj.

“Karena ditangani kementerian sendiri saya berharap lebih baik. Dulu kan ditangani Kemenag yang diurus itu banyak,” kata mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) 4 periode ini.

Jamaah haji menurut rencana akan bergerak ke Arafah mulai 24 atau 25 Mei. Ada dua pola. Kebanyakan akan langsung menuju Arafah.

Pola kedua yang sesuai sunah Nabi, dari Mekah menuju Mina dan bermalam (mabit) untuk keesokan harinya lanjut ke Arafah. Pola ini antara lain dilakuka jamaah KBIHU Al Multazam Sidoarjo.

Selama sehari tanggal 9 Dzulhijah Jamaah tinggal di Arafah. Salah satu kegiatannya mengikuti Khutbah Wukuf yang akan disampaikan Muhadjir.

Pada malam harinya jamaah akan meninggalkan Arafah menuku Muzdalifah. Selanjutnya pagi harinya akan bergerak menuju Mina untuk melakukan lempar Jumrah Aqabah.

Setelah tahalul ( potong rambut) jamaah tinggal di perkemahan Mina.

Ada dua opsi mabit di Mina. Ada yang pilih selama 2 hari atau disebut navar awal. Ada yang navar tsani atau 3 hari. “Kami ikut navar tsani karena sunah Nabi, “kata Sufyan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Demi Nyawa, Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah

24 Juli 2026 - 07:03 WIB

Kurun Waktu 11 Bulan: Dadan, Nanik Kini BGN Dikendalikan Sudaryono

24 Juli 2026 - 06:37 WIB

Warga Gresik Dihebohkan Munculnya Buaya 3 Meter di Aliran Bengawan Solo

24 Juli 2026 - 06:35 WIB

Antisipasi Disalahgunakan Polres Gresik Mitigasi Senjata Api Dinas Anggota

23 Juli 2026 - 11:05 WIB

Polres Gresik Raih Juara 2 Patroli Harkamtibmas Terbanyak Samapta Polda Jatim

23 Juli 2026 - 11:04 WIB

Pemkab Gresik Bantu Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni Warga Miskin

23 Juli 2026 - 11:00 WIB

Menelisik Akar Terorisme (39): Frankenstein dari Gunung Liar Swiss

23 Juli 2026 - 05:37 WIB

Polres Jombang Berikan Beasiswa Putra-Putri Pegawai Negeri Pada Polri Berprestasi

22 Juli 2026 - 15:01 WIB

Bidpropam Polda Jatim Mitigasi Personil Polres Jombang

22 Juli 2026 - 13:43 WIB

Trending di News