Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

KPK Dalami Dugaan Aliran Dana ke Ida Fauziyah

badge-check


					Mantan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menerima uang dalam kasus dugaan pemerasan sertifikat K3. Ist Perbesar

Mantan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menerima uang dalam kasus dugaan pemerasan sertifikat K3. Ist

Penulis: Agung Sedayu | Editor: Gandung Kardiyono

KREDONEWS.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan menelisik lebih jauh kesaksian persidangan yang menyebut mantan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menerima uang dalam kasus dugaan pemerasan sertifikat K3.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan setiap keterangan saksi akan dianalisis secara cermat dan dikonfirmasi ulang.

“Fakta-fakta yang muncul di persidangan akan kami uji, termasuk dengan memeriksa saksi lain bila diperlukan,” ujarnya di Jakarta, Sabtu.

Kesaksian yang menjadi sorotan datang dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Biro Umum Setjen Kemenaker, Dayoena Ivon Muriono.

Dalam sidang pada 6 Februari 2026, Ivon mengungkap adanya aliran dana Rp50 juta dari terdakwa Hery Sutanto yang dititipkan kepadanya untuk diserahkan kepada Ida Fauziyah.

“Pak Hery meminta saya menyampaikan kepada Bu Dirjen, yang nantinya ditujukan kepada Ibu Menteri,” kata Ivon di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

Kasus ini sendiri bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 22 Agustus 2025.

Dari OTT tersebut, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer bersama sepuluh orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat K3.

Budi menegaskan, perkara ini masih terus bergulir dan tidak menutup kemungkinan akan berkembang lebih luas.

“Semua kemungkinan terbuka, karena proses penyidikan masih berjalan,” ucapnya.**

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gunung Anak Krakatau Meletus Lagi: Semburkan Lava Pijar 15 Km

5 September 2026 - 22:22 WIB

Diseminasi 673 Vegetasi dalam Pranata Mangsa Suku Tengger di Candi Kidal Tumpang

5 September 2026 - 20:31 WIB

Menelisik Akar Terorisme (53): Kaum Thug Menganut Dewi Kali

5 September 2026 - 19:58 WIB

Mozza Setahun Hilang Jasadnya Ditanam di Lereng Tol, Pelaku Mahendra Anggara Ditangkap di Blora

5 September 2026 - 19:01 WIB

Gus Alex ‘Gigit’ 24 Anggota DPR: Minta Oleholeh 3.000 Riyal/ Orang Saat Kunker di Makkah

4 September 2026 - 18:00 WIB

William Gunawan Minta Bantuan Presiden Prabowo: Emas 2.2 Kg Senilai Rp6.6 Miliar Hilang di Bank BJB

3 September 2026 - 21:31 WIB

Menelisik Akar Terorisme (52): Potong Tangan dan Hidung

3 September 2026 - 20:57 WIB

Insiden Keracunan MBG di SMPN Kabuh Jombang: 256 Siswa dan 4 Guru Dirawat, Santap Udang Saus Padang

3 September 2026 - 20:24 WIB

Pisang Cavendish Lumajang Siap Ekspor, Hong Kong dan Malaysia Jadi Sasaran

3 September 2026 - 19:03 WIB

Trending di News