Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Korban Mutilasi Tinggal Satu Kos dengan Tersangka Mahasiswa PTS di Bangkalan

badge-check


					(Kiri) Tersangka Alvi Maulana, 24, seorang mahasiswa PTS di Bangkalan, Madura, asal Labuhan Batu, Sumataera Utara. (Kanan) Tiara Anjelina Saraswati, satu kampus dengan tersangka, warga Made, Lamongan. (Bawah) Saat petugas kepolisian melakukan pencarian ceceran tubuh korban di kawasan Pacet, Mojokerto, Sabtu 6 September 2025. Foto: Kolase Perbesar

(Kiri) Tersangka Alvi Maulana, 24, seorang mahasiswa PTS di Bangkalan, Madura, asal Labuhan Batu, Sumataera Utara. (Kanan) Tiara Anjelina Saraswati, satu kampus dengan tersangka, warga Made, Lamongan. (Bawah) Saat petugas kepolisian melakukan pencarian ceceran tubuh korban di kawasan Pacet, Mojokerto, Sabtu 6 September 2025. Foto: Kolase

Penulis: Gandung Kardiyono   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MOJOKERTO- Polisi bergerak cepat mengungkap kasus mutilasi sadis yang menggemparkan Mojokerto. Kurang dari 14 jam setelah kejadian, pelaku berinisial Alvi Maulana (24), asal Labuhan Batu, Sumatera Utara, berhasil ditangkap di kamar kos kawasan Lidah Wetan, Lakarsantri, Surabaya, Minggu dini hari, 7 September 2025.

Alvi Maulana ditangkap di kamar kos kawasan Lidah Wetan, Lakarsantri, Surabaya. Ia memiliki hubungan sebagai suami istri siri dengan korban dan diketahui telah menjalin hubungan asmara sejak kuliah.

Polisi menegaskan bahwa Alvi Maulana melakukan aksi mutilasi tersebut seorang diri. Pelaku mutilasi Tiara Angelina Saraswati, mahasiswa Universitas Trunojoyo, Bangkalan, Madura.  Ia dikenal sebagai pacar korban dan telah menjalin hubungan selama lima tahun. Polisi memastikan bahwa Alvi Maulana melakukan mutilasi tersebut seorang diri.

Sedangkan korban mutilasi, Tiara Angelina Saraswati,  mahasiswi asal Lamongan yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Trunojoyo Madura. Ia tercatat sebagai mahasiswa jurusan Manajemen di universitas tersebut.

Selain sebagai mahasiswi, berdasarkan profil LinkedIn, Tiara juga pernah bekerja atau magang di beberapa perusahaan, namun statusnya yang paling utama adalah sebagai mahasiswa.

Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, seperti pisau dapur, pisau daging, gunting taman, dan palu yang digunakan pelaku untuk membunuh, memutilasi, serta membuang potongan tubuh korban ke semak-semak di jalur Pacet-Cangar.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Fauzy Pratama, Minggu, 7 September 2025, menjelaskan bahwa pelaku bertindak seorang diri dengan cara yang sangat keji. Polisi masih mendalami motif di balik pembunuhan ini dan mencari tahu penyebab pasti kematian korban.

“Pelaku sudah kami amankan untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ujarnya. Kasus ini menambah keterkejutan publik, apalagi sebelumnya ditemukan 65 potongan tubuh korban yang berserakan di jalur Pacet-Cangar.

Tetangga kamar kos korban mutilasi di Lidah Wetan, Lakarsantri, Surabaya, mengungkap bahwa pelaku dan korban tinggal bersama sejak April 2025 dan mengaku telah menikah siri.

Tetangga, Indah, sering mendengar suara cekcok dan pertengkaran dari kamar kos tersebut, bahkan pernah melihat korban mengunci pelaku dari dalam kamar saat mereka bertengkar. Pada malam penangkapan pelaku sekitar pukul 01.10 WIB, tetangga mendengar suara dobrakan pintu dan keramaian, namun takut keluar.

Ketua RT setempat juga mengungkap bahwa polisi datang dengan empat mobil untuk menangkap pelaku yang dikenal bernama Alvi, dan pelaku tampak tenang saat ditangkap.

Di rumah kos pelaku ditemukan bercak darah dan beberapa barang bukti yang diduga digunakan untuk membunuh dan memutilasi korban. Polisi juga menemukan beberapa potongan tubuh korban di rumah kontrakan pelaku.

Tetangga lainnya juga mengungkapkan tidak mendengar suara mencurigakan saat kejadian, hanya mendengar pelaku memukul-mukul dinding rumah pada malam itu. Informasi ini memberikan gambaran suasana di sekitar kos sebelum dan saat kejadian pembunuhan sadis tersebut berlangsung. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menteri Yusril Minta Ombudsman Buka Semuanya, Izinkan Wartawan Masuk ke LP Cibinong

25 September 2026 - 13:11 WIB

Komisi C Soroti Proyek Revitalisasi 128 Gedung SD/ SMP Jombang dengan Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:52 WIB

Marathon KPK Geledah Kanwil ATR/ BPN Jatim, Malang dan Rumah Milik Lampri di Pace Nganjuk

25 September 2026 - 10:46 WIB

Kantor Digeledah, Istri Dirjen ATR/ BTN Krystianti Lampri Cuti Menghilang Secara Misterius

24 September 2026 - 23:50 WIB

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Pengusaha Kapal Akui Tak Semua Operator Berani Angkut Kendaraan Listrik

24 September 2026 - 19:48 WIB

Oknum Diknas Minta Jatah 10% dari Dana Revitalisasi 180 Gedung SD/ SMP di Bangkalan Rp38 Miliar

24 September 2026 - 16:56 WIB

Tim Ombudsman Sidak ke LP CIbinong: Temukan Bangunan Mirip Hotel dan Deretan Mobil Mewah!

24 September 2026 - 15:32 WIB

Trending di News