Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

KNKT: Investigator Sudah Berada di Lapangan

badge-check


					Kecelakaan melibatkan KA Argo Bromo Abggrek, KRL Commuterline, dan sebuah taksi listrik  terjadi di Bekasi, Senin 27 April 2026. Foto: antara Perbesar

Kecelakaan melibatkan KA Argo Bromo Abggrek, KRL Commuterline, dan sebuah taksi listrik terjadi di Bekasi, Senin 27 April 2026. Foto: antara

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono mengungkapkan pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait insiden tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur tersebut.

Tjahjono menyebut, setidaknya 3 orang investigator sudah turun sejak Senin, 27 April 2026 malam.

“Sejak tadi malam 3 orang investigator kami sudah di lapangan,” ujar Tjahjono dalam keterangannya, pada Selasa, 28 April 2026.

Tjahjono menuturkan, pihaknya telah mengumpulkan data awal dan menelusuri penyebab insiden dari lokasi kejadian.

Meski begitu, KNKT belum membuka hasil sementara. Proses investigasi masih berjalan.

“Jika nanti ada informasi yang dapat disampaikan, akan segera kami umumkan,” jelas Tjahjono.

Insiden Taksi hingga Sinyal Error

Dalam kesempatan berbeda, Dirut PT KAI, Bobby Rasyidin menuturkan kecelakaan itu diawali adanya temperan antara KRL Commuter Line lain dengan 1 unit taksi Green SM.

“Perlu disampaikan juga, kejadian ini terjadi pada jam 9 kurang, yang diawali dengan adanya temperan taksi Green SM itu di JPL 85,” kata Bobby di lokasi kejadian, Bekasi Timur, pada Senin, 27 April 2026.

Di sisi lain, Bobby juga mengungkapkan adanya dugaan sinyal pada sistem perkeretaapian di area stasiun, mengalami error atau tidak berfungsi.

“(Penyebab insiden) ini yang kami curigai itu sistem perkeretaapian di daerah stasiun emplasemen Bekasi Timur ini terganggu,” bebernya.

Terkait kronologi hingga penyebab pasti atas insiden tersebut, Bobby memastikan pihaknya menyerahkan kepada KNKT.

“Sementara itu kronologinya tentunya kami menyerahkan kepada KNKT untuk lebih detail mencari tahu penyebab dari kecelakaan,” tandasnya.****

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Pengusaha Kapal Akui Tak Semua Operator Berani Angkut Kendaraan Listrik

24 September 2026 - 19:48 WIB

Sekolah Negeri Bakal Digratiskan, Mendikdasmen: Dimulai dari TK hingga Kuliah

23 September 2026 - 20:43 WIB

Warga RI Usia 17 Tahun Bakal Dapat Rp 50 Ribu, Pemerintah Siapkan Rp 3,8 T

23 September 2026 - 19:59 WIB

Pastikan Sesuai Spek, LSM Seven Gab Bersama Dinas PU Sidoarjo Pantau Proyek Jalan Bluru

23 September 2026 - 10:27 WIB

PHK Massal Bayangi Industri Keramik Jatim Imbas Pasokan Gas Terbatas

22 September 2026 - 20:36 WIB

Pemprov Jatim Amankan 411 Aset Idle dari Ancaman Mafia Tanah

22 September 2026 - 20:07 WIB

Arahan Prabowo, Bahlil Godok Strategi Konversi Batu Bara Jadi BBM

21 September 2026 - 19:12 WIB

Beras di Ritel Modern Kosong Imbas Fortifikasi Disetop, Mentan Buka Suara

21 September 2026 - 19:02 WIB

Trending di Nasional