Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Keunggulan Ban RFT Cocok Untuk Mobil EV dan Jalan Sewu Jeglongan

badge-check


					Ban RFT lebih kuat Perbesar

Ban RFT lebih kuat

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM-NASHVILLE: Teknologi Ban terus dikembangkan, salah satunya adalah kemunculan Run Flat Tyre (RFT), Ban Run-Flat (RTF) diciptakan sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengendara, baik pada mobil konvensional maupun listrik (EV).

Teknologi ini memungkinkan kendaraan tetap dapat dikendarai meski ban mengalami kebocoran atau kehilangan tekanan udara secara tiba-tiba.

Ban RTF mengurangi risiko pengemudi terpaksa berhenti di lokasi berbahaya, seperti jalan tol atau area terpencil dan tidak mengurangi waktu penting Anda alias anti ribet.

Hal ini sangat penting bagi mobil konvensional yang sering digunakan untuk perjalanan jarak jauh, sekaligus mendukung EV yang mengutamakan efisiensi dan kepraktisan.

Apa Itu Run Flat Tyre? dan Bagaimana Kinerjanya?

Ban RFT adalah jenis ban yang dirancang khusus untuk tetap bisa digunakan sementara meski terkena bocor atau kehilangan tekanan udara, sehingga pengemudi tidak perlu langsung berhenti di tempat berbahaya atau tergesa-gesa mengganti ban.

Baca Juga: Niatnya Diet, Namun Pemanis Sukralosa Malah Tingkatkan Rasa Lapar

Baca juga: Update Kasus Lisa dan Ridwan Kamil: Kedua Pihak Siap Tempuh Jalur Hukum

Cara Kerja Ban Run-Flat:

1. Dinding Samping Kuat:
– Memiliki dinding samping (sidewall) yang diperkuat untuk menahan beban kendaraan meski tekanan udara hilang.
– Contoh: Teknologi Self-Supporting Run-Flat (SSR) pada merek seperti Bridgestone atau Michelin.

2. Ring Penguat Internal:
– Beberapa ban (misalnya Continental ContiSeal) menggunakan ring logam atau struktur khusus di bagian dalam pelek untuk menopang berat mobil saat ban kempes.

3. Jarak Tempuh Terbatas:
– Setelah bocor, ban RFT biasanya bisa dipakai untuk jarak 80–100 km dengan kecepatan maksimal 80 km/jam.

Keuntungan Ban Run-Flat:

– Tidak perlu ban serep, menghemat ruang dan berat (cocok untuk mobil listrik).
– Lebih aman saat bocor tiba-tiba (hindari risiko berhenti di jalan raya).
– Umumnya kompatibel dengan sistem monitoring tekanan ban (TPMS) yang sudah terinstall di mobil

Kekurangan:

– Kenyamanan berkurang: Dinding ban yang keras membuat getaran lebih terasa.
– Harga lebih mahal: Biaya penggantian bisa 2–3× lipat ban biasa.
– Tidak bisa diperbaiki: Jika rusak parah, harus diganti baru.

Contoh Mobil yang Pakai Run-Flat:

– BMW (seri 3, 5, X5)
– Tesla Model S/X (opsional)
– Mercedes-Benz C-Class

Sumber Referensi: Bridgestone – Run-Flat Tire Technology***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jatim Park Group dan Investor Malaysia Bangun Aquarium Underwater Senilai Rp120 Miliar

24 September 2026 - 20:11 WIB

Adegan Berani Nana di “The Scandal” Picu Perdebatan Netizen

22 September 2026 - 19:55 WIB

Solar MAMAMOO Jadi Korban Teror Kursi Terbang di Los Angeles

20 September 2026 - 18:10 WIB

Baifern Pimchanok Siap Menghibur di Film Action-Romance Terbaru ‘My Dearest Assassin’

15 September 2026 - 18:07 WIB

Miss Indonesia Audrey Bianca Raih Prestasi di Panggung Dunia

8 September 2026 - 18:59 WIB

Inilah Putri Bungsu, Tercantik dan Pintar Sultan Brunei

2 September 2026 - 19:18 WIB

Mi Goreng, Paling Disuka Konsumen Indonesia

30 Agustus 2026 - 19:19 WIB

KPJ Perdana Kelantan Bangun Gedung Baru 13 Lantai, Siap Menyambut Ledakan Pasien

28 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Modal Miliaran Jadi Triliunan, Intip Kesuksesan Bisnis Skincare Zhang Ziyi

26 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Trending di Life Style