Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Jembatan Baru BH 275 Siap Amankan Jalur KA

badge-check


					Jembatan baru KA Perbesar

Jembatan baru KA

Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, BANYUWANGI-Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan melaksanakan uji fungsi di Jembatan BH 275 di petak Stasiun Temuguruh–Singojuruh, Banyuwangi, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan menjadi bagian dari program uji berkala infrastruktur perkeretaapian yang dilaksanakan melalui Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya bersama Balai Pengujian Perkeretaapian.

Dalam pengujian kali ini, DJKA mengerahkan dua lokomotif CC300 produksi PT INKA milik Balai Perawatan sebagai simulasi beban maksimum.

Total beban yang digunakan mencapai lebih dari 180 ton guna mengukur tingkat kelendutan sekaligus kekuatan struktur jembatan baja baru tersebut.

Jembatan BH 275 diketahui dibangun ulang pada Februari 2025 untuk menggantikan jembatan lama peninggalan Staatsspoorwegen (SS) yang telah berusia lebih dari satu abad.

Denny Michels Adlan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya mengatakan, pengujian menjadi tahapan penting karena konstruksi jembatan mengalami perubahan total, termasuk pada bagian pondasi.

“Jembatan BH 275 kini menggunakan struktur rangka baja baru dengan dimensi yang lebih besar dibanding sebelumnya. Harapannya, ketika terjadi arus sungai yang deras, kondisi tersebut tidak lagi mengganggu keselamatan perjalanan kereta api,” ujar Denny.

Menurutnya, kawasan sungai di bawah jembatan tersebut sebelumnya pernah terdampak banjir besar yang menyebabkan pengikisan fondasi dan masuk dalam kategori titik rawan.

Oleh karena itu, pembangunan ulang dilakukan untuk meningkatkan aspek keselamatan dan ketahanan infrastruktur dalam jangka panjang.

Sebelum memasuki tahap uji fungsi, jembatan tersebut juga telah melewati serangkaian pengujian lain, mulai dari evaluasi rancang bangun hingga pemeriksaan fisik konstruksi.

“Uji fungsi ini menjadi bagian dari pengawasan berkala yang akan terus kami lakukan secara rutin sebelum nantinya diserahterimakan kepada operator, yakni PT KAI,” kata Denny.

Lurianto Lukito Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kegiatan Jatim 2 BTP Kelas I Surabaya menambahkan, hasil awal pengujian menunjukkan performa struktur jembatan masih dalam kondisi optimal.

“Dari uji fungsi ini terlihat struktur baru jembatan rangka baja kurung tetap prima dan diproyeksikan mampu mendukung operasional kereta api hingga lebih dari 60 tahun ke depan,” ujarnya. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Pengusaha Kapal Akui Tak Semua Operator Berani Angkut Kendaraan Listrik

24 September 2026 - 19:48 WIB

Sekolah Negeri Bakal Digratiskan, Mendikdasmen: Dimulai dari TK hingga Kuliah

23 September 2026 - 20:43 WIB

Warga RI Usia 17 Tahun Bakal Dapat Rp 50 Ribu, Pemerintah Siapkan Rp 3,8 T

23 September 2026 - 19:59 WIB

Pastikan Sesuai Spek, LSM Seven Gab Bersama Dinas PU Sidoarjo Pantau Proyek Jalan Bluru

23 September 2026 - 10:27 WIB

PHK Massal Bayangi Industri Keramik Jatim Imbas Pasokan Gas Terbatas

22 September 2026 - 20:36 WIB

Pemprov Jatim Amankan 411 Aset Idle dari Ancaman Mafia Tanah

22 September 2026 - 20:07 WIB

Arahan Prabowo, Bahlil Godok Strategi Konversi Batu Bara Jadi BBM

21 September 2026 - 19:12 WIB

Beras di Ritel Modern Kosong Imbas Fortifikasi Disetop, Mentan Buka Suara

21 September 2026 - 19:02 WIB

Trending di Nasional