Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Indonesia Diprediksi Terpanggang saat Musim Kemarau 2026

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Memasuki April 2026, suhu udara di berbagai wilayah Indonesia mulai naik perlahan, menandai awal musim kemarau yang diprediksi terasa lebih gerah di sejumlah daerah. Wilayah Kalimantan Timur dan Jambi diprediksi akan mengalami anomali suhu tertinggi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mulai bersiap menghadapi transisi cuaca menuju musim kemarau.

Meski belum mencapai puncak, tren kenaikan suhu sudah mulai terasa di sejumlah wilayah.

Dalam laporan Climate Outlook 2026 yang dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu (4/4), BMKG menyebut, suhu rata-rata tahunan di Indonesia berada di kisaran 25 hingga 29 derajat Celsius.

Beberapa daerah diperkirakan akan mengalami kondisi yang lebih panas dibandingkan wilayah lain, terutama yang berada di zona dengan proyeksi suhu di atas 28 derajat Celsius.

Wilayah tersebut mencakup sebagian Sumatra bagian selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, pesisir utara Jawa, hingga Papua Selatan.

Jika dibandingkan dengan rata-rata klimatologis periode 1991–2020, sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan tetap mengalami kondisi yang lebih hangat, dengan anomali suhu sekitar 0,2 hingga 0,6 derajat Celsius.

BMKG memperkirakan puncak musim kemarau akan terjadi pada Agustus hingga September, dengan suhu rata-rata bulanan yang dapat menembus 30 derajat Celsius.

Meski demikian, tren pemanasan sudah mulai terasa sejak bulan-bulan awal kemarau, termasuk April.

BMKG juga menyampaikan bahwa kondisi panas pada 2026 diprediksi tidak akan setinggi tahun 2024.

“Kita memang ekspektasikan tahun 2026 itu tidak sepanas tahun 2024. Demikian pula prediksi pusat global iklim lainnya di negara lain itu mayoritas dikarenakan saat ini berlangsung fenomena La Nina yang biasanya ikut secara temporer mendinginkan suhu permukaan bumi selama kurang lebih 1 tahun hingga 1,5 tahun,” tutur Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan.

Secara umum, anomali suhu udara permukaan pada 2026 diperkirakan berada di kisaran -0,5 hingga +0,6 derajat Celsius.

Secara akumulatif, wilayah Kalimantan Timur dan Jambi diprediksi akan mengalami anomali suhu tertinggi. Sementara itu, dataran tinggi Jawa Tengah dan Nusa Tenggara diperkirakan mengalami anomali terendah atau relatif lebih stabil.

Bagi masyarakat yang mencari wilayah dengan suhu lebih sejuk, daerah dataran tinggi seperti Bukit Barisan di Sumatra, Pegunungan Latimojong di Sulawesi, dan Pegunungan Jaya Wijaya di Papua diperkirakan tetap berada di bawah 25 derajat Celsius.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

ESDM Tegaskan Isu Pertalite Naik Hoaks, Harga Tak Berubah

25 September 2026 - 21:29 WIB

Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Beredar, Komdigi Buka Suara

25 September 2026 - 21:17 WIB

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Pengusaha Kapal Akui Tak Semua Operator Berani Angkut Kendaraan Listrik

24 September 2026 - 19:48 WIB

Sekolah Negeri Bakal Digratiskan, Mendikdasmen: Dimulai dari TK hingga Kuliah

23 September 2026 - 20:43 WIB

Warga RI Usia 17 Tahun Bakal Dapat Rp 50 Ribu, Pemerintah Siapkan Rp 3,8 T

23 September 2026 - 19:59 WIB

Pastikan Sesuai Spek, LSM Seven Gab Bersama Dinas PU Sidoarjo Pantau Proyek Jalan Bluru

23 September 2026 - 10:27 WIB

PHK Massal Bayangi Industri Keramik Jatim Imbas Pasokan Gas Terbatas

22 September 2026 - 20:36 WIB

Pemprov Jatim Amankan 411 Aset Idle dari Ancaman Mafia Tanah

22 September 2026 - 20:07 WIB

Trending di Nasional